OJK-Stakeholders Daerah Kolaborasi Perkuat Tata Kelola & Integritas Sektor Jasa Keuangan
Rabu, 10 Jul 2024 16:53
Rangkaian kegiatan Roadshow Governansi di Makassar terdiri dari Governansi Insight Forum (In Fo) dan Student Integrity Camp (In Camp) yang dilaksanakan pada 8-9 Juli 2024. Foto/Dok OJK
MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya di daerah dalam memperkuat tata kelola dan integritas sektor jasa keuangan (SJK) secara berkelanjutan.
Untuk mendukung upaya tersebut, OJK kembali menggelar Roadshow Governansi Tahun 2024 di Kota Makassar dengan melibatkan seluruh stakeholders di wilayah kerja provinsi Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Rangkaian kegiatan Roadshow Governansi di Makassar terdiri dari Governansi Insight Forum (In Fo) dan Student Integrity Camp (In Camp) yang dilaksanakan pada 8-9 Juli 2024.
Pada kegiatan Governansi Insight Forum (In Fo), Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena menegaskan komitmen OJK untuk terus mengampanyekan pentingnya penegakan governansi dan integritas, khususnya di Sektor Jasa Keuangan.
“Jika kita lihat kondisi governansi di Indonesia dari berbagai hasil penilaian, seperti Corruption Perception Index (CPI) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, terlihat bahwa level governansi dan integritas di Indonesia masih belum seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, kita bersama-sama perlu berkolaborasi untuk memperbaiki kondisi tersebut dan mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi, termasuk pada sektor jasa keuangan,” kata Sophia.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Azis Bennu, menyampaikan tantangan Pemerintah Daerah semakin meningkat dan membutuhkan transparansi dan akuntabilitas.
Oleh karena itu, forum ini merupakan wadah penting untuk berkolaborasi dan meningkatkan harmonisasi sebagai pondasi kokoh bagi kemajuan SJK, khususnya di daerah.
Roadshow Governansi Makassar dilanjutkan dengan kegiatan Student Integrity Camp (In Camp) yang diikuti oleh kurang lebih 900 peserta civitas academica secara hybrid, yang terdiri dari perwakilan rektorat, guru besar, dosen, dan mahasiswa di wilayah Sulawesi, yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Bosowa, dan Universitas Islam Negeri, pada 9 Juli 2024.
Dalam kegiatan In Camp, Kepala Departemen Penegakan Integritas dan Audit Khusus OJK Siswani Wisudati menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan OJK dalam menegakkan integritas di sektor jasa keuangan, serta pentingnya peran mahasiswa sebagai penerus bangsa untuk dapat menjaga dan memperkuat integritas Indonesia, termasuk sektor jasa keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhamadyah Makassar Prof DR H Ambo Asse, juga menekankan pentingnya pengawasan, sesuai dengan tugas dan fungsi OJK, termasuk pada diri kita sendiri. “Setiap orang punya catatan amal, apa yang kita tulis seharusnya adalah apa yang kita lakukan, sebagai bagian pengawasan internalnya,” kata Ambo Asse.
Ke depan, OJK terus berkomitmen untuk tidak hanya memperkuat secara internal, tetapi bersama seluruh pemangku kepentingan juga mendorong governansi dan integritas bagi Industri Jasa Keuangan, dan Masyarakat.
Untuk mendukung upaya tersebut, OJK kembali menggelar Roadshow Governansi Tahun 2024 di Kota Makassar dengan melibatkan seluruh stakeholders di wilayah kerja provinsi Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Rangkaian kegiatan Roadshow Governansi di Makassar terdiri dari Governansi Insight Forum (In Fo) dan Student Integrity Camp (In Camp) yang dilaksanakan pada 8-9 Juli 2024.
Pada kegiatan Governansi Insight Forum (In Fo), Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena menegaskan komitmen OJK untuk terus mengampanyekan pentingnya penegakan governansi dan integritas, khususnya di Sektor Jasa Keuangan.
“Jika kita lihat kondisi governansi di Indonesia dari berbagai hasil penilaian, seperti Corruption Perception Index (CPI) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, terlihat bahwa level governansi dan integritas di Indonesia masih belum seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, kita bersama-sama perlu berkolaborasi untuk memperbaiki kondisi tersebut dan mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi, termasuk pada sektor jasa keuangan,” kata Sophia.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Azis Bennu, menyampaikan tantangan Pemerintah Daerah semakin meningkat dan membutuhkan transparansi dan akuntabilitas.
Oleh karena itu, forum ini merupakan wadah penting untuk berkolaborasi dan meningkatkan harmonisasi sebagai pondasi kokoh bagi kemajuan SJK, khususnya di daerah.
Roadshow Governansi Makassar dilanjutkan dengan kegiatan Student Integrity Camp (In Camp) yang diikuti oleh kurang lebih 900 peserta civitas academica secara hybrid, yang terdiri dari perwakilan rektorat, guru besar, dosen, dan mahasiswa di wilayah Sulawesi, yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Bosowa, dan Universitas Islam Negeri, pada 9 Juli 2024.
Dalam kegiatan In Camp, Kepala Departemen Penegakan Integritas dan Audit Khusus OJK Siswani Wisudati menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan OJK dalam menegakkan integritas di sektor jasa keuangan, serta pentingnya peran mahasiswa sebagai penerus bangsa untuk dapat menjaga dan memperkuat integritas Indonesia, termasuk sektor jasa keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhamadyah Makassar Prof DR H Ambo Asse, juga menekankan pentingnya pengawasan, sesuai dengan tugas dan fungsi OJK, termasuk pada diri kita sendiri. “Setiap orang punya catatan amal, apa yang kita tulis seharusnya adalah apa yang kita lakukan, sebagai bagian pengawasan internalnya,” kata Ambo Asse.
Ke depan, OJK terus berkomitmen untuk tidak hanya memperkuat secara internal, tetapi bersama seluruh pemangku kepentingan juga mendorong governansi dan integritas bagi Industri Jasa Keuangan, dan Masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pembiayaan UMKM Lewat Pindar Tembus Rp35,12 Triliun, Tumbuh 23,25 Persen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan Pindar ke UMKM hingga Juni 2026 mencapai Rp35,12 triliun, tumbuh 23,25 persen secara tahunan (year-on-year).
Jum'at, 21 Agu 2026 19:23
Ekbis
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah agar pertumbuhan industri tidak hanya tercermin dari skala bisnis.
Jum'at, 21 Agu 2026 09:35
News
Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla, Perkuat Patroli dan Edukasi Warga
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di tengah kondisi kemarau yang membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar.
Kamis, 20 Agu 2026 13:43
Ekbis
OJK Dorong Pramuka Jadi Generasi Cakap Keuangan
Ribuan anggota Pramuka Penggalang mendapat edukasi mengenai pengelolaan keuangan, budaya menabung, dan penggunaan produk jasa keuangan secara bijak dalam rangkaian Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Rabu, 19 Agu 2026 15:05
News
Pelindo Dukung Mudik Gratis Sulsel, Pemprov Beri Apresiasi
Dukungan Pelindo terhadap Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 2026 mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 19 Agu 2026 13:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa
3
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
4
Pelindo - Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
5
Kadiskominfo Makassar Paparkan Lontara+ di Forum Kota Cerdas ASEAN
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa
3
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
4
Pelindo - Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
5
Kadiskominfo Makassar Paparkan Lontara+ di Forum Kota Cerdas ASEAN