Appi Siapkan Solusi Tingkatkan Ekonomi Ibu Rumah Tangga di Makassar
Senin, 12 Agu 2024 17:16
Bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengunjungi Kompleks CV Dewi, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang pada Senin (12/08/2024). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kandidat calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM yang ada di Kota Makassar.
Apalagi, UMKM yang ada di lorong-lorong dan daerah terpencil membuat basic para ibu-ibu rumah tangga khususnya, mampu menjadikan taraf ekonomi keluarga semakin meningkat.
Appi sapaannya mengatakan bahwa Kota Makassar punya banyak orang kreatif dan berbakat dalam hal pengembangan UMKM.
"Kita akan mencoba bagaimana membuat industri rumah tangga untuk merespon angkatan kerja di keluarga," kata Appi disela-sela kunjungannya di Kompleks CV Dewi, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang pada Senin (12/08/2024).
Misalnya, para ibu-ibu rumah tangga yang punya skill tambahan tapi tidak mempunyai modal dan ruang untuk mengembangkan keterampilannya.
"Kalau umpannya ibu-ibu yang bisa menjahit bagaimana modalnya dan bagaimana pasarnya, pemerintah harus hadir membentuk ini dalam menyiasati harga dengan berusaha menambah daya beli masyarakat," terangnya.
Karena itulah, dirinya terus menggalakkan agar para pelaku usaha di Kota Makassar mendapat ruang yang seluas-luasnya dalam mengembangkan UMKM-nya.
"Intinya bukan cuma orang tuanya tapi anak-anaknya juga harus dicover, misalnya anak muda yang terampil dalam hal perbengkelan. Nah itu yang nanti kita siapkan dengan memberi ruang pelatihan lewat BLK," ungkapnya.
Meski begitu, Appi berjanji jika mendapat amanah sebagai Wali Kota Makassar di Pilwali 2024 mendatang, maka fokus utamanya adalah di sektor pengembangan dan peningkatan UMKM masyarakat.
"Saat ini memang masih banyak sektor yang perlu dibenahi di Kota Makassar, tapi pengembangan UMKM ini justru dapat menyentuh semua bidang, mulai dari taraf ekonomi keluarga, pendidikan hingga mengurangi angka pengangguran," pungkasnya.
Apalagi, UMKM yang ada di lorong-lorong dan daerah terpencil membuat basic para ibu-ibu rumah tangga khususnya, mampu menjadikan taraf ekonomi keluarga semakin meningkat.
Appi sapaannya mengatakan bahwa Kota Makassar punya banyak orang kreatif dan berbakat dalam hal pengembangan UMKM.
"Kita akan mencoba bagaimana membuat industri rumah tangga untuk merespon angkatan kerja di keluarga," kata Appi disela-sela kunjungannya di Kompleks CV Dewi, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang pada Senin (12/08/2024).
Misalnya, para ibu-ibu rumah tangga yang punya skill tambahan tapi tidak mempunyai modal dan ruang untuk mengembangkan keterampilannya.
"Kalau umpannya ibu-ibu yang bisa menjahit bagaimana modalnya dan bagaimana pasarnya, pemerintah harus hadir membentuk ini dalam menyiasati harga dengan berusaha menambah daya beli masyarakat," terangnya.
Karena itulah, dirinya terus menggalakkan agar para pelaku usaha di Kota Makassar mendapat ruang yang seluas-luasnya dalam mengembangkan UMKM-nya.
"Intinya bukan cuma orang tuanya tapi anak-anaknya juga harus dicover, misalnya anak muda yang terampil dalam hal perbengkelan. Nah itu yang nanti kita siapkan dengan memberi ruang pelatihan lewat BLK," ungkapnya.
Meski begitu, Appi berjanji jika mendapat amanah sebagai Wali Kota Makassar di Pilwali 2024 mendatang, maka fokus utamanya adalah di sektor pengembangan dan peningkatan UMKM masyarakat.
"Saat ini memang masih banyak sektor yang perlu dibenahi di Kota Makassar, tapi pengembangan UMKM ini justru dapat menyentuh semua bidang, mulai dari taraf ekonomi keluarga, pendidikan hingga mengurangi angka pengangguran," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas dengan Gade Preneur UMKM 2026
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menggelar kegiatan Gade Preneur UMKM pada Senin, (18/05/2026) bertempat di Hotel Hyatt Makassar.
Kamis, 21 Mei 2026 12:18
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas, Kalla Institute Gandeng PT Tatanara
Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Selasa, 05 Mei 2026 13:52
Ekbis
Kartini BISA Fest: Langkah Nyata Telkom Perkuat UMKM Perempuan di Era Digital
Melalui gelaran Kartini BISA Fest, perusahaan menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM perempuan.
Kamis, 30 Apr 2026 18:31
Ekbis
UMKM dan Pesantren Sulsel Naik Kelas Lewat Program REWAKO 2026
Program REWAKO dirancang sebagai pengembangan end-to-end yang mencakup UMKM REWAKO (umum), UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, serta Pesantren REWAKO.
Selasa, 28 Apr 2026 11:13
Ekbis
BSI Dorong Pedagang Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox
Melalui berbagai inovasi, BSI ingin mendorong para pedagang agar lebih adaptif terhadap sistem pembayaran non-tunai sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Senin, 27 Apr 2026 15:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum