Peringati Nuzulul Quran, Pemkot Makassar Santuni 2.600 Anak Yatim
Senin, 17 Mar 2025 05:18
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim piatu Lapangan Karebosi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar buka puasa dan salat Tarawih bersama anak-anak panti asuhan serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar, di Tribun Lapangan Karebosi, Minggu (16/3/2025).
Acara tersebut dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Quran yang jatuh pada malam ke-17 Ramadan 1446 H. Dalam kegiatan ini, Pemkot Makassar menghadirkan 2.600 anak yatim piatu dari 66 panti asuhan yang telah terakreditasi, serta 1.000 anggota BKMT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah, santap malam, salat Isya, Tarawih, diakhiri dengan witir serta doa bersama.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan Ketua TP PKK Makassar memberikan santunan kepada anak yatim. Santunan ini diberikan kepada perwakilan 15 panti asuhan dari setiap kecamatan sebagai simbol kepedulian kepada anak yatim piatu.
Munafri Arifuddin dalam sambutannya menyampaikan Nuzulul Quran adalah salah satu peristiwa yang sangat dinanti oleh umat muslim di bulan Ramadan.
"Kami Pemkot Makassar bersama ribuan anak yatim dan ribuan anggota majelis taklim memperingati malam Nuzulul Quran, di mana malam tersebut Rasulullah Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT," ujarnya.
Appi sapaan karibnya juga mengapresiasi kegiatan ini yang diinisiasi dengan baik oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang juga dikenal sebagai Bunda Anak Yatim.
"Acara ini diinisiasi oleh ibu Aliyah atau bunda anak yatim dan dibantu oleh teman-teman OPD, alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar. Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," tambahnya.
Munafri juga menyampaikan bahwa ia bersama wakil wali kota dan jajaran OPD telah melaksanakan Safari Ramadan dengan buka puasa bersama dan salat berjemaah di berbagai masjid.
"Kegiatan ini mulai salat subuh, buka puasa bersama, salat Magrib, Isya dan Tarawih bersama. Ini menjadi ajang silaturahmi serta kesempatan untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekitar," kata dia.
Ketua Golkar Makassar itu juga berharap agar melalui berbagai kegiatan ibadah berjemaah, Pemkot Makassar dapat memberikan contoh yang baik dalam memaknai Ramadan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham mengatakan sebagai Bunda Anak Yatim dan Ketua BKMT Kota Makassar. Ia merasakan betul anak-anak yatim bukan hanya bagian dari masyarakat, tetapi juga bagian dari keluarga besar.
"Mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan dukungan dari kita agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, berdaya, dan penuh harapan. Karena sejatinya, kebahagiaan mereka adalah cerminan dari kepedulian kita sebagai masyarakat yang beriman dan berbudi luhur," ujarnya.
Aliyah pun berharap masyarakat Kota Makassar, dapat menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi dan menebar kebaikan.
Sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Quran, acara ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Prof Mohammad Nuh yang membawakan tausiah hikmah Nuzulul Quran.
Rangkaian acara ditutup dengan salat Tarawih dan witir dengan imam Syekh Abdul Aziz, asal Yaman yang membuat suasana semakin khusyuk dengan lantunan bacaan salat yang merdu.
Acara itu juga dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, jajaran Pemkot Makassar, Forkopimda Makassar, serta sejumlah tokoh agama.
Acara tersebut dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Quran yang jatuh pada malam ke-17 Ramadan 1446 H. Dalam kegiatan ini, Pemkot Makassar menghadirkan 2.600 anak yatim piatu dari 66 panti asuhan yang telah terakreditasi, serta 1.000 anggota BKMT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah, santap malam, salat Isya, Tarawih, diakhiri dengan witir serta doa bersama.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan Ketua TP PKK Makassar memberikan santunan kepada anak yatim. Santunan ini diberikan kepada perwakilan 15 panti asuhan dari setiap kecamatan sebagai simbol kepedulian kepada anak yatim piatu.
Munafri Arifuddin dalam sambutannya menyampaikan Nuzulul Quran adalah salah satu peristiwa yang sangat dinanti oleh umat muslim di bulan Ramadan.
"Kami Pemkot Makassar bersama ribuan anak yatim dan ribuan anggota majelis taklim memperingati malam Nuzulul Quran, di mana malam tersebut Rasulullah Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT," ujarnya.
Appi sapaan karibnya juga mengapresiasi kegiatan ini yang diinisiasi dengan baik oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang juga dikenal sebagai Bunda Anak Yatim.
"Acara ini diinisiasi oleh ibu Aliyah atau bunda anak yatim dan dibantu oleh teman-teman OPD, alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar. Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," tambahnya.
Munafri juga menyampaikan bahwa ia bersama wakil wali kota dan jajaran OPD telah melaksanakan Safari Ramadan dengan buka puasa bersama dan salat berjemaah di berbagai masjid.
"Kegiatan ini mulai salat subuh, buka puasa bersama, salat Magrib, Isya dan Tarawih bersama. Ini menjadi ajang silaturahmi serta kesempatan untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekitar," kata dia.
Ketua Golkar Makassar itu juga berharap agar melalui berbagai kegiatan ibadah berjemaah, Pemkot Makassar dapat memberikan contoh yang baik dalam memaknai Ramadan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham mengatakan sebagai Bunda Anak Yatim dan Ketua BKMT Kota Makassar. Ia merasakan betul anak-anak yatim bukan hanya bagian dari masyarakat, tetapi juga bagian dari keluarga besar.
"Mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan dukungan dari kita agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, berdaya, dan penuh harapan. Karena sejatinya, kebahagiaan mereka adalah cerminan dari kepedulian kita sebagai masyarakat yang beriman dan berbudi luhur," ujarnya.
Aliyah pun berharap masyarakat Kota Makassar, dapat menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi dan menebar kebaikan.
Sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Quran, acara ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Prof Mohammad Nuh yang membawakan tausiah hikmah Nuzulul Quran.
Rangkaian acara ditutup dengan salat Tarawih dan witir dengan imam Syekh Abdul Aziz, asal Yaman yang membuat suasana semakin khusyuk dengan lantunan bacaan salat yang merdu.
Acara itu juga dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, jajaran Pemkot Makassar, Forkopimda Makassar, serta sejumlah tokoh agama.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Munafri-Aliyah Undang Warga Makassar Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi, Perkuat Kebersamaan
Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA), mengimbau seluruh umat Islam di Kota ini, untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah dengan kebersamaan.
Jum'at, 20 Mar 2026 13:54
Makassar City
Pemkot Makassar Batasi Open House Lebaran, Hanya Hari Pertama
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membatasi pelaksanaan open house pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Jum'at, 20 Mar 2026 10:45
Sulsel
Administrasi Rampung, THR Anggota DPRD Makassar Cair Jelang Lebaran
Sekretariat DPRD Kota Makassar memastikan proses administrasi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi anggota DPRD telah rampung.
Selasa, 17 Mar 2026 14:51
Makassar City
Bentuk Penghargaan, Munafri-Aliyah Serahkan 7.100 Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan Makassar
Suasana penuh kegembiraan dan rasa syukur menyelimuti ribuan petugas garda terdepan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran sistem drainase se-Kota Makassar.
Minggu, 15 Mar 2026 19:00
Sulsel
Disdik Makassar Dukung Pembatasan Kepemilikan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Jum'at, 13 Mar 2026 23:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Bantah Isu Perselingkuhan, Tokoh Masyarakat Sarankan Jalur Hukum
2
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
3
Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi
4
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
5
MDA Salurkan 5.000 Paket Lebaran untuk Warga Luwu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Bantah Isu Perselingkuhan, Tokoh Masyarakat Sarankan Jalur Hukum
2
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
3
Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi
4
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
5
MDA Salurkan 5.000 Paket Lebaran untuk Warga Luwu