Pimpin Rakor, Munafri Arifuddin Dorong Percepatan 7 Program Prioritas
Selasa, 08 Apr 2025 14:20
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rakor di Ruang Sipakatau, lantai 2 Balai Kota Makassar, Selasa (8/4/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G.
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin langsung rapat koordinasi (rakor) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Ruang Sipakatau, lantai 2 Balai Kota Makassar, Selasa (8/4/2025).
Munafri mengatakan, Pemkot Makassar masih melakukan persiapan program yang telah disusun harus dapat tercapai dengan cepat dan tepat.
"Pemkot Makassar masih melakukan kesiapan sebagai tuan rumah saudagar Bugis tapi tergantung dari kondisi cuaca, kita akan lihat dulu di mana tempatnya supaya dapat berjalan lancar. Kemudian, proses tatanan pemerintah harus cepat dan tepat, ini akan berjalan sesuai dengan prosedur kota yang kita miliki," katanya dalam sambutan.
Appi sapaannya pun menuturkan, adapun progres internal, rencananya akan dilaksanakan proses-proses penyegaran struktur organisasi Pemkot Makassar, termasuk efisiensi anggaran.
"Saya akan melihat efisiensi yang kita akan jalankan dengan maksimalkan, ada program-program timpang tindih, makanya harus kita cermati hal-hal yang bisa diefisiensikan. Kita harus bekerja ekstra dengan kondisi seperti ini, dengan target nasional di angka 8%, tetapi kita tetap optimis," tuturnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar itu juga mendorong tujuh program prioritas, seperti program gratis iuran sampah hingga program gratis seragam sekolah agar dapat cepat terlealisasi.
"Program-program unggulan seperti gratis iuran sampah, dampaknya adalah supaya mempermudah anggaran rumah tangga di masyarakat. Pemerintah akan bantu itu semua," ujarnya.
"Program seragam gratis harus diperluas, proses pemberian baju sekolah tidak langsung diberikan tapi langsung dijahitkan oleh tukang jahit sekolah. Kita akan berikan program ini bagi masyarakat yang berada di ekonomi rendah," sambungnya.
Mantan CEO PSM Makassar itu juga membahas tentang pembangunan stadion sepak bola. Menurutnya, percepatan administratif sangat diperlukan agar program tersebut bisa tercapai.
"Pembangunan stadion, legalitas pertanahan harus cepat tuntas, lalu kita lakukan penimbunan. Program ini kami lakukan dengan maksimal karena ini merupakan salah satu harapan besar warga Kota Makassar," tandasnya.
Munafri mengatakan, Pemkot Makassar masih melakukan persiapan program yang telah disusun harus dapat tercapai dengan cepat dan tepat.
"Pemkot Makassar masih melakukan kesiapan sebagai tuan rumah saudagar Bugis tapi tergantung dari kondisi cuaca, kita akan lihat dulu di mana tempatnya supaya dapat berjalan lancar. Kemudian, proses tatanan pemerintah harus cepat dan tepat, ini akan berjalan sesuai dengan prosedur kota yang kita miliki," katanya dalam sambutan.
Appi sapaannya pun menuturkan, adapun progres internal, rencananya akan dilaksanakan proses-proses penyegaran struktur organisasi Pemkot Makassar, termasuk efisiensi anggaran.
"Saya akan melihat efisiensi yang kita akan jalankan dengan maksimalkan, ada program-program timpang tindih, makanya harus kita cermati hal-hal yang bisa diefisiensikan. Kita harus bekerja ekstra dengan kondisi seperti ini, dengan target nasional di angka 8%, tetapi kita tetap optimis," tuturnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar itu juga mendorong tujuh program prioritas, seperti program gratis iuran sampah hingga program gratis seragam sekolah agar dapat cepat terlealisasi.
"Program-program unggulan seperti gratis iuran sampah, dampaknya adalah supaya mempermudah anggaran rumah tangga di masyarakat. Pemerintah akan bantu itu semua," ujarnya.
"Program seragam gratis harus diperluas, proses pemberian baju sekolah tidak langsung diberikan tapi langsung dijahitkan oleh tukang jahit sekolah. Kita akan berikan program ini bagi masyarakat yang berada di ekonomi rendah," sambungnya.
Mantan CEO PSM Makassar itu juga membahas tentang pembangunan stadion sepak bola. Menurutnya, percepatan administratif sangat diperlukan agar program tersebut bisa tercapai.
"Pembangunan stadion, legalitas pertanahan harus cepat tuntas, lalu kita lakukan penimbunan. Program ini kami lakukan dengan maksimal karena ini merupakan salah satu harapan besar warga Kota Makassar," tandasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Komisi C DPRD Makassar Soroti Realisasi Belanja Daerah 4 Dinas
Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menyoroti rendahnya Realisasi Belanja Daerah APBD Tahun 2025 pada empat dinas teknis di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Rabu, 07 Jan 2026 13:07
Sulsel
Wali Kota Munafri Salurkan Langsung Bantuan Kemanusiaan ke Aceh
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyalurkan langsung bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam yang melanda Provinsi Aceh dan Sumatra Utara dan Sumatera Barat, Selasa (6/1/2026).
Selasa, 06 Jan 2026 20:12
Makassar City
Natsir Rurung Kritik Proyek PSEL di Tamalanrea, Sebut Boros Anggaran
Rencana pembangunan proyek PSEL di Kecamatan Tamalanrea menuai kritik tajam dari Legislator Partai Amanat Nasional, Muhammad Natsir Rurung, Selasa (6/1/2026).
Selasa, 06 Jan 2026 12:27
Makassar City
Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, memaparkan progres peningkatan pendapatan, kebijakan penarikan retribusi, penataan pedagang pasar.
Selasa, 06 Jan 2026 07:12
Sulsel
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar merilis data kekerasan terhadap anak dan perempuan sepanjang 2025.
Senin, 05 Jan 2026 21:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
726 Kasus Perceraian Terjadi di Maros Selama 2025, Faktor Ekonomi dan KDRT Dominan
2
Pemkab Bantaeng Perkuat Kedaulatan Benih Kentang
3
40 Ribu Peserta Meriahkan HAB di Kampung Menteri Agama, Bupati: Berkah untuk Bone
4
Pemkab Luwu Timur Perkuat Program MBG, SPPG Puncak Indah Jadi Percontohan
5
Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
726 Kasus Perceraian Terjadi di Maros Selama 2025, Faktor Ekonomi dan KDRT Dominan
2
Pemkab Bantaeng Perkuat Kedaulatan Benih Kentang
3
40 Ribu Peserta Meriahkan HAB di Kampung Menteri Agama, Bupati: Berkah untuk Bone
4
Pemkab Luwu Timur Perkuat Program MBG, SPPG Puncak Indah Jadi Percontohan
5
Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action