Wali Kota Makassar Hadiri Pelantikan Pengurus IMA, Dorong Kolaborasi untuk UMKM
Jum'at, 30 Mei 2025 23:48
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri pelantikan pengurus Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar di Saoraja Ballroom Wisma Kalla, Jumat (30/5/2025). Foto/Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri pelantikan pengurus Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar di Saoraja Ballroom Wisma Kalla, Jumat (30/5/2025). Ia berharap kolaborasi antara IMA dan Pemerintah Kota Makassar bisa berjalan baik dalam mendukung pengembangan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebelumnya, pemilihan Presiden IMA Chapter Makassar telah dilakukan pada April 2025 dan menetapkan CEO Kalla Land & Property, Ricky Theodores, sebagai pemimpin organisasi yang berfokus pada pengembangan bidang pemasaran.
Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kehadiran IMA membawa dampak positif bagi Makassar, mengingat organisasi ini memiliki rekam jejak panjang dalam dunia marketing.
"Dengan adanya IMA, Kota Makassar mendapatkan sparring partner untuk sama-sama berpikir bagaimana mem-branding kota ini. Kita ingin duduk bersama dengan IMA untuk melihat persoalan apa yang perlu kita benahi. Kita ingin menghasilkan pola-pola branding yang baik untuk memperkenalkan kota ini ke luar," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap program IMA dalam mendukung kemajuan UMKM Makassar. Menurutnya, sektor inilah yang menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi kota.
"Saya sangat sepakat dengan program IMA bersama UMKM. Ada banyak UMKM, tetapi hanya beberapa yang bisa ekspor. Nah, kita ingin UMKM ujungnya ekspor. Ini yang harus kita kejar dan push supaya dapat menambah perputaran ekonomi Kota Makassar," jelas Appi.
Presiden IMA Chapter Makassar, Ricky Theodores, menjelaskan bahwa IMA memiliki empat pilar utama: pengusaha, akademisi, profesional, dan pemerintah. Organisasi ini, katanya, selalu mengambil peran strategis di setiap pilar.
"Nah paling seru di pilar pemerintahan. Kita mengambil peran mitra strategis, utamanya mem-branding Kota Makassar sendiri dan memberikan bungkusan yang baik pada program pemerintah supaya lebih cantik dan memberikan dampak yang besar," ujarnya.
Pada pilar pengusaha, lanjut Ricky, IMA fokus meningkatkan daya saing pelaku usaha dan pariwisata Makassar, sejalan dengan program pemerintah kota.
"Dalam divisi small & medium enterprises, kita konsisten melakukan pendampingan UMKM. Bahkan saat ini sudah ada UMKM unggulan yang memenangkan award IMA pusat. Kami mengambil peran yang cukup strategis dalam memberikan bimbingan kepada UMKM," jelasnya.
Untuk pilar profesional, IMA menghadirkan forum berbagi pengalaman seperti business forum, tempat para praktisi saling berbagi ilmu dan praktik terbaik dalam dunia pemasaran. Sementara itu, di pilar akademisi, IMA aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu marketing yang relevan.
"Kita akan coba jalankan kembali beberapa program dalam kepengurusan ini. Saya berharap kita bisa kembali menggelar Marketer's Day dalam memperkuat networking dan meng-update ilmu marketing yang baru," ungkap Ricky.
Ia juga menambahkan harapannya agar kehadiran lebih banyak perempuan dalam struktur kepengurusan bisa menjadi awal peluncuran program Female Marketers. "Kita ingin perempuan sebagai pengusaha atau pun tokoh perempuan juga bisa membagikan pengalamannya kepada pelaku-pelaku usaha dalam mengembangkan UMKM," tutur Ricky.
Sebelumnya, pemilihan Presiden IMA Chapter Makassar telah dilakukan pada April 2025 dan menetapkan CEO Kalla Land & Property, Ricky Theodores, sebagai pemimpin organisasi yang berfokus pada pengembangan bidang pemasaran.
Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kehadiran IMA membawa dampak positif bagi Makassar, mengingat organisasi ini memiliki rekam jejak panjang dalam dunia marketing.
"Dengan adanya IMA, Kota Makassar mendapatkan sparring partner untuk sama-sama berpikir bagaimana mem-branding kota ini. Kita ingin duduk bersama dengan IMA untuk melihat persoalan apa yang perlu kita benahi. Kita ingin menghasilkan pola-pola branding yang baik untuk memperkenalkan kota ini ke luar," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap program IMA dalam mendukung kemajuan UMKM Makassar. Menurutnya, sektor inilah yang menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi kota.
"Saya sangat sepakat dengan program IMA bersama UMKM. Ada banyak UMKM, tetapi hanya beberapa yang bisa ekspor. Nah, kita ingin UMKM ujungnya ekspor. Ini yang harus kita kejar dan push supaya dapat menambah perputaran ekonomi Kota Makassar," jelas Appi.
Presiden IMA Chapter Makassar, Ricky Theodores, menjelaskan bahwa IMA memiliki empat pilar utama: pengusaha, akademisi, profesional, dan pemerintah. Organisasi ini, katanya, selalu mengambil peran strategis di setiap pilar.
"Nah paling seru di pilar pemerintahan. Kita mengambil peran mitra strategis, utamanya mem-branding Kota Makassar sendiri dan memberikan bungkusan yang baik pada program pemerintah supaya lebih cantik dan memberikan dampak yang besar," ujarnya.
Pada pilar pengusaha, lanjut Ricky, IMA fokus meningkatkan daya saing pelaku usaha dan pariwisata Makassar, sejalan dengan program pemerintah kota.
"Dalam divisi small & medium enterprises, kita konsisten melakukan pendampingan UMKM. Bahkan saat ini sudah ada UMKM unggulan yang memenangkan award IMA pusat. Kami mengambil peran yang cukup strategis dalam memberikan bimbingan kepada UMKM," jelasnya.
Untuk pilar profesional, IMA menghadirkan forum berbagi pengalaman seperti business forum, tempat para praktisi saling berbagi ilmu dan praktik terbaik dalam dunia pemasaran. Sementara itu, di pilar akademisi, IMA aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu marketing yang relevan.
"Kita akan coba jalankan kembali beberapa program dalam kepengurusan ini. Saya berharap kita bisa kembali menggelar Marketer's Day dalam memperkuat networking dan meng-update ilmu marketing yang baru," ungkap Ricky.
Ia juga menambahkan harapannya agar kehadiran lebih banyak perempuan dalam struktur kepengurusan bisa menjadi awal peluncuran program Female Marketers. "Kita ingin perempuan sebagai pengusaha atau pun tokoh perempuan juga bisa membagikan pengalamannya kepada pelaku-pelaku usaha dalam mengembangkan UMKM," tutur Ricky.
(TRI)
Berita Terkait
News
Momentum Ramadan, LPS Dukung UMKM Sejahtera di Kampung Karabba
Melalui program sosial LPS Peduli Bakti Bagi Negeri bertajuk “UMKM Sejahtera”, LPS menyalurkan dukungan bagi pelaku usaha kecil di Kampung Karabba, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Jum'at, 13 Mar 2026 13:43
News
Gandeng BSI, Percepat Legalisasi UMKM Lewat Pendaftaran Perseroan Perorangan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus bergerak proaktif dalam memperluas akses legalitas bagi pelaku usaha kecil di daerah.
Rabu, 04 Mar 2026 16:56
Sulsel
80 UMKM Ramaikan Festival Ramadhan Bangkit Bantaeng
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, resmi membuka Festival Ramadhan Bangkit Vol.2 Tahun 2026 di Lapangan Pantai Seruni, Sabtu (21/2/2026).
Minggu, 22 Feb 2026 09:33
Makassar City
Festival Mulia Ramadan Hadir di Pelataran Masjid Terapung Losari
Sebanyak 18 pelaku UMKM kuliner serta lima perusahaan berpartisipasi dalam Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Amirul Mukminin, kawasan Pantai Losari, Makassar.
Kamis, 19 Feb 2026 04:29
News
Dorong UMKM Sulsel Lindungi Merek Demi Masa Depan Bisnis
Perlindungan merek bukan sekadar formalitas hukum, melainkan investasi strategis yang menentukan keberlangsungan usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.
Rabu, 18 Feb 2026 16:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler