Makassar Bangun Sinergi Global pada World Cities Summit Mayors Forum di Austria 2025
Kamis, 03 Jul 2025 10:33
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 yang digelar di Vienna, Austria. Foto: Humas Pemkot Makassar
AUSTRIA - Dalam rangka memperkuat peran Kota Makassar di kancah internasional, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 yang digelar di Vienna, Austria.
Pada forum bergengsi ini, Munafri menggaungkan visi Makassar sebagai kota yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap berbagai tantangan masa depan.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar ini menjadi langkah strategis untuk membangun jejaring kolaborasi global, memperkaya wawasan kebijakan perkotaan, serta mempromosikan inovasi yang berpihak pada kualitas hidup seluruh warga kota.
Pada hari pertama hajatan internasional ini, Wali Kota Munafri Arifuddin, secara resmi menghadiri rangkaian acara World Cities Summit Mayors Forum 2025 yang digelar di Vienna, Austria, Rabu (2/7/2025) waktu setempat.
Forum bergengsi yang diikuti para kepala daerah dan pemimpin kota dari berbagai belahan dunia ini menjadi ajang strategis untuk berbagi pengalaman, menggali inovasi, dan membangun kolaborasi dalam menghadapi tantangan perkotaan masa depan.
Pada hari pertama, Walkot Munafri mengikuti agenda utama difokuskan pada SMU City Dialogues, sebuah platform diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan perkotaan serta peluang kolaborasi global.
Dalam sesi tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat inovasi tata kelola, serta memastikan pembangunan kota yang berorientasi pada keberlanjutan dan kenyamanan warga.
"Kehadiran kami di forum ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama antar kota dunia," ujar Munafri, dalam keterangan resminya pada Kamis (03/07/2025).
Menurut Appi, forum prestisius ini menjadi wadah pertemuan kepala daerah dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi dalam mewujudkan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
"Makassar ingin terus belajar, berbagi, dan tumbuh bersama dalam menciptakan kota yang lebih baik dan adaptif menghadapi masa depan," tambah Munafri di sela-sela acara.
Dalam SMU City Dialogues, berbagai tokoh internasional turut menjadi pembicara utama, di antaranya:
Kirck Arthur, perwakilan Microsoft yang memaparkan pemanfaatan teknologi cerdas untuk mendukung efisiensi layanan kota.
Prof. Loretta Less, Faculty Director Initiative on Cities Boston University, yang menekankan pentingnya partisipasi warga dalam proses pengambilan keputusan.
Dr. Cathy Oke, Director Melbourne Centre for Cities University of Melbourne, yang mempresentasikan inovasi kebijakan lingkungan perkotaan.
Forum ini juga dihadiri kepala daerah, pejabat pemerintah kota, pakar urban development, dan organisasi internasional dari berbagai negara. Diskusi panel yang berlangsung sepanjang hari membahas isu-isu krusial, seperti.
Penguatan tata kelola pemerintahan kota berbasis transparansi dan akuntabilitas, strategi mitigasi perubahan iklim melalui kebijakan ramah lingkungan.
Kemudian, transformasi digital untuk meningkatkan layanan publik. Serta partisipasi aktif Pemerintah Kota Makassar di World Cities Summit Mayors Forum 2025 menjadi bukti keseriusan dalam menjawab tantangan perkotaan masa kini dan masa depan.
Pada kesempatan ini, Munafri Arifuddin optimistis, forum ini akan membuka peluang kerja sama lebih luas, termasuk dalam pengembangan teknologi perkotaan, peningkatan kapasitas SDM, dan pertukaran praktik terbaik dalam pembangunan kota berkelanjutan.
"Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi global. Kami percaya, kolaborasi dan inovasi adalah kunci mewujudkan kota-kota yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing," jelas Munafri.
Diketahui, World Cities Summit Mayors Forum 2025 dijadwalkan berlangsung hingga 4 Juli 2025, dengan berbagai sesi diskusi, temu wicara, dan pertemuan bilateral yang memungkinkan tiap delegasi memaparkan potensi daerah serta menjajaki peluang kemitraan strategis.
Pada kegiatan World Cities Summit Mayors Forum 2025 di Vienna diawali dengan sambutan hangat (welcome address) dari Presiden Singapore Management University (SMU), Prof. Lily Kong.
Dalam pidatonya, Prof. Lily Kong menegaskan komitmen SMU sebagai institusi pendidikan yang berkembang pesat dan dinamis, yang tidak hanya berfokus pada kontribusi bagi kota Singapura, tetapi juga pada pengembangan pengetahuan global mengenai isu-isu perkotaan.
"Singapore Management University merupakan kampus yang berkembang pesat dan dinamis serta berusaha untuk memberikan nilai tambah tidak hanya bagi kota Singapura, tetapi juga berkontribusi pada studi dan pemahaman tentang kota," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan hari berupaya untuk meningkatkan pemahaman para pemimpin dan masyarakat tentang kota, dan untuk memberikan wawasan bagi kebijakan dan praktik perkotaan, khususnya, di bidang infrastruktur perkotaan, pertumbuhan perkotaan, dan kehidupan perkotaan.
"Kehadiran para pemimpin kota pada City Dialogues di Vienna menjadi representasi para pengambil kebijakan tertinggi untuk mewujudkan pembangunan yg berkualitas dan berkelanjutan," jelas Prof. Kong.
Pada forum bergengsi ini, Munafri menggaungkan visi Makassar sebagai kota yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap berbagai tantangan masa depan.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar ini menjadi langkah strategis untuk membangun jejaring kolaborasi global, memperkaya wawasan kebijakan perkotaan, serta mempromosikan inovasi yang berpihak pada kualitas hidup seluruh warga kota.
Pada hari pertama hajatan internasional ini, Wali Kota Munafri Arifuddin, secara resmi menghadiri rangkaian acara World Cities Summit Mayors Forum 2025 yang digelar di Vienna, Austria, Rabu (2/7/2025) waktu setempat.
Forum bergengsi yang diikuti para kepala daerah dan pemimpin kota dari berbagai belahan dunia ini menjadi ajang strategis untuk berbagi pengalaman, menggali inovasi, dan membangun kolaborasi dalam menghadapi tantangan perkotaan masa depan.
Pada hari pertama, Walkot Munafri mengikuti agenda utama difokuskan pada SMU City Dialogues, sebuah platform diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan perkotaan serta peluang kolaborasi global.
Dalam sesi tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat inovasi tata kelola, serta memastikan pembangunan kota yang berorientasi pada keberlanjutan dan kenyamanan warga.
"Kehadiran kami di forum ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama antar kota dunia," ujar Munafri, dalam keterangan resminya pada Kamis (03/07/2025).
Menurut Appi, forum prestisius ini menjadi wadah pertemuan kepala daerah dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi dalam mewujudkan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
"Makassar ingin terus belajar, berbagi, dan tumbuh bersama dalam menciptakan kota yang lebih baik dan adaptif menghadapi masa depan," tambah Munafri di sela-sela acara.
Dalam SMU City Dialogues, berbagai tokoh internasional turut menjadi pembicara utama, di antaranya:
Kirck Arthur, perwakilan Microsoft yang memaparkan pemanfaatan teknologi cerdas untuk mendukung efisiensi layanan kota.
Prof. Loretta Less, Faculty Director Initiative on Cities Boston University, yang menekankan pentingnya partisipasi warga dalam proses pengambilan keputusan.
Dr. Cathy Oke, Director Melbourne Centre for Cities University of Melbourne, yang mempresentasikan inovasi kebijakan lingkungan perkotaan.
Forum ini juga dihadiri kepala daerah, pejabat pemerintah kota, pakar urban development, dan organisasi internasional dari berbagai negara. Diskusi panel yang berlangsung sepanjang hari membahas isu-isu krusial, seperti.
Penguatan tata kelola pemerintahan kota berbasis transparansi dan akuntabilitas, strategi mitigasi perubahan iklim melalui kebijakan ramah lingkungan.
Kemudian, transformasi digital untuk meningkatkan layanan publik. Serta partisipasi aktif Pemerintah Kota Makassar di World Cities Summit Mayors Forum 2025 menjadi bukti keseriusan dalam menjawab tantangan perkotaan masa kini dan masa depan.
Pada kesempatan ini, Munafri Arifuddin optimistis, forum ini akan membuka peluang kerja sama lebih luas, termasuk dalam pengembangan teknologi perkotaan, peningkatan kapasitas SDM, dan pertukaran praktik terbaik dalam pembangunan kota berkelanjutan.
"Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi global. Kami percaya, kolaborasi dan inovasi adalah kunci mewujudkan kota-kota yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing," jelas Munafri.
Diketahui, World Cities Summit Mayors Forum 2025 dijadwalkan berlangsung hingga 4 Juli 2025, dengan berbagai sesi diskusi, temu wicara, dan pertemuan bilateral yang memungkinkan tiap delegasi memaparkan potensi daerah serta menjajaki peluang kemitraan strategis.
Pada kegiatan World Cities Summit Mayors Forum 2025 di Vienna diawali dengan sambutan hangat (welcome address) dari Presiden Singapore Management University (SMU), Prof. Lily Kong.
Dalam pidatonya, Prof. Lily Kong menegaskan komitmen SMU sebagai institusi pendidikan yang berkembang pesat dan dinamis, yang tidak hanya berfokus pada kontribusi bagi kota Singapura, tetapi juga pada pengembangan pengetahuan global mengenai isu-isu perkotaan.
"Singapore Management University merupakan kampus yang berkembang pesat dan dinamis serta berusaha untuk memberikan nilai tambah tidak hanya bagi kota Singapura, tetapi juga berkontribusi pada studi dan pemahaman tentang kota," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan hari berupaya untuk meningkatkan pemahaman para pemimpin dan masyarakat tentang kota, dan untuk memberikan wawasan bagi kebijakan dan praktik perkotaan, khususnya, di bidang infrastruktur perkotaan, pertumbuhan perkotaan, dan kehidupan perkotaan.
"Kehadiran para pemimpin kota pada City Dialogues di Vienna menjadi representasi para pengambil kebijakan tertinggi untuk mewujudkan pembangunan yg berkualitas dan berkelanjutan," jelas Prof. Kong.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Batasi Mutasi ASN, Fokus Kendalikan Belanja Pegawai
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih memberlakukan moratorium atau penghentian sementara proses pindah dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) ke lingkungan pemerintah kota.
Sabtu, 07 Mar 2026 09:07
Makassar City
Legislator Makassar Minta Pemkot Proaktif Awasi Ketersiaan BBM
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar mendapat sorotan dari Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir.
Jum'at, 06 Mar 2026 23:11
Makassar City
Wali Kota Makassar Tegaskan, 2027 Jadi Tahun Akselerasi Pembangunan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan tahun 2027 sebagai momentum akselerasi pembangunan Kota Makassar.
Jum'at, 06 Mar 2026 00:16
Makassar City
Menteri Perdagangan dan Wali Kota Sidak Harga di Pasar Terong
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Makassar tetap terjaga.
Rabu, 04 Mar 2026 17:43
Makassar City
Jaga Keamanan saat Libur Mudik, Wali Kota Appi Imbau Siskamling Diaktifkan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan pengawasan keamanan dan kebersihan lingkungan menjelang mudik Lebaran 2026.
Rabu, 04 Mar 2026 00:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Siapkan Road Show ke 24 Daerah, PPP Sulsel Gaspol Konsolidasi Jelang Muscab
2
Demokrasi “Islam” Indonesia
3
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
4
LBH Pers Makassar Tuntut Kasus Kekerasan Jurnalis Dilanjutkan Lewat Praperadilan
5
PT Grand Puri Apresiasi Gubernur Kawal Proyek PSEL Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Siapkan Road Show ke 24 Daerah, PPP Sulsel Gaspol Konsolidasi Jelang Muscab
2
Demokrasi “Islam” Indonesia
3
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
4
LBH Pers Makassar Tuntut Kasus Kekerasan Jurnalis Dilanjutkan Lewat Praperadilan
5
PT Grand Puri Apresiasi Gubernur Kawal Proyek PSEL Makassar