Legislator Zulhajar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Perumahan Dewi Karmila Sari
Senin, 13 Okt 2025 19:56
Suasana Reses Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2025/2026, di Perumahan Dewi Karmila Sari, Senin (13/10/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zulhajar, menyelenggarakan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2025/2026.
Kegiatan ini diselenggarakan di titik pertama, yakni di Perumahan Dewi Karmila Sari, RT 05, RW 03, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Zulhajar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat sekitar, karena telah hadir langsung dan menyuarakan aspirasi mereka lewat reses ini.
"Kalau ada urusan KIS, bisa hubungi saya secara langsung. Kemudian, nanti Pak Lurah yang mendata warga yang kurang mampu, itu bisa dicover oleh KIS, karena itu semua sudah kebijakan dari pemerintah," ucapnya, Senin (13/10/2025).
Pria yang akrab disapa Icul itu menambahkan bahwa semua aspirasi masyarakat bisa disampaikan langsung lewat reses ini, seperti bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan sebagainya.
"Semua pemilih PKB tidak boleh luput dari perhatian partai. Jadi semua harus kita perjuangkan untuk masyarakat, karena ini amanah partai. Ini juga bentuk komitmen kami dan menjadi konstituen dari partai kami," tambahnya.
Legislator Daerah Pemilihan III (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya) Kota Makassar itu menuturkan, akan terus mengawal permasalahan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang menjadi kesulitan warga di wilayah tersebut.
"Saya sudah bicara dengan Dirut PDAM, Insyallah saya akan terus memantau kondisi air yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setelah reses ini, saya akan meminta kepada pihak bersangkutan untuk mendatangkan dan menyalurkan air ke para warga lewat mobil tangki PDAM," tegasnya.
Di sisi lain, Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Bidang Perekonomian dan Keuangan itu menjelaskan, pihaknya terus mendorong agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar bisa mencapai Rp2,1 triliun pada tahun ini.
"Kami meminta dan memastikan kepada Pemkot Makassar untuk meningkatkan PAD, yang berawal dari Rp1,7 triliun bisa mendapatkan hingga Rp2,1 triliun. Jadi retribusi pajak harus bertambah, supaya pembangunan kota kita bisa berkembang lagi di masa yang akan datang," sebutnya.
Salah satu warga RT 05 Perumahan Dewi Karmilasari, Rusni, mengeluhkan kondisi air di wilayah Kota Makassar bagian timur, yang sering terjadi permasalahan air PDAM. Ia berharap, melalui reses ini bisa menyelesaikan persoalan tersebut.
"Ini menjadi permasalahan kami dari dulu soal air, belum ada masuk mobil tangki PDAM di wilayah kami. Jadi kita meminta agar kesulitan ini cepat ada jalan keluarnya. Minimal bantuan air langsung dari PDAM, semoga pak Zulhajar bisa mendengarkan dan menyelesaikan hambatan terkhusus warga di sini. Jadi kami minta tolong persoalan ini tidak berkepanjangan lagi ke depannya," keluhnya.
Lurah Tamalanrea, Sulaiman, mengatakan selain lewat reses, aspirasi dan keluhan masyarakat bisa pun bisa disampaikan lewat aplikasi Lontara+ yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
"Silakan mendownload Lontara+, semua permasalahan bisa disampaikan langsung lewat aplikasi ini, dan semua langsung dibaca oleh Pak Wali terkait hal tersebut. Jadi persoalan air PDAM bisa diaspirasikan, termasuk terkait permasalahan air PDAM," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sulsel, Muhammad Haekal, menuturkan kegiatan reses selalu diawasi oleh PKB dan pihaknya terus berusaha untuk melayani masyarakat dalam kebutuhan apa pun.
"Lewat kegiatan ini, warga bisa menyampaikan aspirasinya kepada anggota dewan kami. Insyallah dengan berbagai keluhan yang kami terima ini bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat. Kami harus hadir bersama, kita mendengar serta melaksanakan amanah. Sekali lagi, kami berjanji akan memaksimalkan dan tugas kedewanan ini ke depannya," kata Haekal di depan para tamu undangan.
Kegiatan ini diselenggarakan di titik pertama, yakni di Perumahan Dewi Karmila Sari, RT 05, RW 03, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Zulhajar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat sekitar, karena telah hadir langsung dan menyuarakan aspirasi mereka lewat reses ini.
"Kalau ada urusan KIS, bisa hubungi saya secara langsung. Kemudian, nanti Pak Lurah yang mendata warga yang kurang mampu, itu bisa dicover oleh KIS, karena itu semua sudah kebijakan dari pemerintah," ucapnya, Senin (13/10/2025).
Pria yang akrab disapa Icul itu menambahkan bahwa semua aspirasi masyarakat bisa disampaikan langsung lewat reses ini, seperti bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan sebagainya.
"Semua pemilih PKB tidak boleh luput dari perhatian partai. Jadi semua harus kita perjuangkan untuk masyarakat, karena ini amanah partai. Ini juga bentuk komitmen kami dan menjadi konstituen dari partai kami," tambahnya.
Legislator Daerah Pemilihan III (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya) Kota Makassar itu menuturkan, akan terus mengawal permasalahan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang menjadi kesulitan warga di wilayah tersebut.
"Saya sudah bicara dengan Dirut PDAM, Insyallah saya akan terus memantau kondisi air yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setelah reses ini, saya akan meminta kepada pihak bersangkutan untuk mendatangkan dan menyalurkan air ke para warga lewat mobil tangki PDAM," tegasnya.
Di sisi lain, Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Bidang Perekonomian dan Keuangan itu menjelaskan, pihaknya terus mendorong agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar bisa mencapai Rp2,1 triliun pada tahun ini.
"Kami meminta dan memastikan kepada Pemkot Makassar untuk meningkatkan PAD, yang berawal dari Rp1,7 triliun bisa mendapatkan hingga Rp2,1 triliun. Jadi retribusi pajak harus bertambah, supaya pembangunan kota kita bisa berkembang lagi di masa yang akan datang," sebutnya.
Salah satu warga RT 05 Perumahan Dewi Karmilasari, Rusni, mengeluhkan kondisi air di wilayah Kota Makassar bagian timur, yang sering terjadi permasalahan air PDAM. Ia berharap, melalui reses ini bisa menyelesaikan persoalan tersebut.
"Ini menjadi permasalahan kami dari dulu soal air, belum ada masuk mobil tangki PDAM di wilayah kami. Jadi kita meminta agar kesulitan ini cepat ada jalan keluarnya. Minimal bantuan air langsung dari PDAM, semoga pak Zulhajar bisa mendengarkan dan menyelesaikan hambatan terkhusus warga di sini. Jadi kami minta tolong persoalan ini tidak berkepanjangan lagi ke depannya," keluhnya.
Lurah Tamalanrea, Sulaiman, mengatakan selain lewat reses, aspirasi dan keluhan masyarakat bisa pun bisa disampaikan lewat aplikasi Lontara+ yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
"Silakan mendownload Lontara+, semua permasalahan bisa disampaikan langsung lewat aplikasi ini, dan semua langsung dibaca oleh Pak Wali terkait hal tersebut. Jadi persoalan air PDAM bisa diaspirasikan, termasuk terkait permasalahan air PDAM," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sulsel, Muhammad Haekal, menuturkan kegiatan reses selalu diawasi oleh PKB dan pihaknya terus berusaha untuk melayani masyarakat dalam kebutuhan apa pun.
"Lewat kegiatan ini, warga bisa menyampaikan aspirasinya kepada anggota dewan kami. Insyallah dengan berbagai keluhan yang kami terima ini bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat. Kami harus hadir bersama, kita mendengar serta melaksanakan amanah. Sekali lagi, kami berjanji akan memaksimalkan dan tugas kedewanan ini ke depannya," kata Haekal di depan para tamu undangan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Nasdem, Salmawati Paris, menggelar Reses dan Temu Konstituen Masa Persidangan Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Garassikang.
Sabtu, 25 Jul 2026 22:03
News
DPRD Makassar Telusuri Legalitas Rumah Contoh di Jalan Metro Tanjung Bunga
Komisi C DPRD Kota Makassar menyoroti keberadaan bangunan rumah contoh di tengah Jalan Metro Tanjung Bunga yang diduga berdiri di atas lahan fasilitas umum (fasum) atau fasilitas sosial (fasos).
Sabtu, 25 Jul 2026 11:57
News
DPRD Makassar Temukan Sejumlah Persoalan di Green River View, PSU hingga Air Bersih
Lintas Komisi A dan Komisi C DPRD Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Perumahan Green River View milik PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk, Kamis (24/7/2026).
Sabtu, 25 Jul 2026 07:54
Makassar City
DPRD Makassar Desak Pemkot Segera Sediakan Lahan Pemakaman Baru
Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, meminta pemerintah kota segera menyediakan lahan TP baru. Menurutnya, keterbatasan lahan pemakaman telah menjadi kebutuhan mendesak.
Rabu, 22 Jul 2026 20:23
Makassar City
DPRD Makassar Desak GMTD Segera Serahkan 18 Klaster PSU yang Tertunda 25 Tahun
DPRD Kota Makassar kembali menyoroti lambannya penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk.
Sabtu, 18 Jul 2026 07:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
2
Reses di Gowa, Andi Tenri Indah Serap Keluhan Warga Soal Zonasi dan Akses Sekolah Negeri
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
5
Realisasi Pendapatan APBD Maros Tertinggi di Sulsel, Capai 52,58 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
2
Reses di Gowa, Andi Tenri Indah Serap Keluhan Warga Soal Zonasi dan Akses Sekolah Negeri
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
5
Realisasi Pendapatan APBD Maros Tertinggi di Sulsel, Capai 52,58 Persen