Reses di Jalan Sahabat, Legislator Zulhajar Terima Aspirasi Layanan PDAM
Jum'at, 17 Okt 2025 09:08
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Zulhajar saat memberikan sambutan reses, di Jalan Sahabat, RT 002, RW 007, Kelurahan Tamalanrea Indah Kamis, (16/10/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zulhajar, kembali melaksanakan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2025/2026, di Daerah Pemilihan III Kota Makassar, Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.
Reses ini diselenggarakan di titik keenam, di Jalan Sahabat, RT 002, RW 007, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (16/10/2025).
Dalam sambutannya, Zulhajar mengenang kembali masa-masa kuliahnya pada tahun 2002 lalu, ketika masih menjadi mahasiswa baru di sekitar wilayah reses.
"Saya masih ingat waktu mahasiswa dulu di sini, biasa berpindah-pindah tempat tinggal dari satu rumah ke rumah lainnya. Jadi kenangan di sini masih saya ingat sampai sekarang dan saya meminta khusus reses di sini, alhamdulillah kita dapat berkumpul pada hari ini. Insyallah kita akan bertemu di lain waktu lagi ke depan. Ini lah sejarah hidup saya agar kita lebih dekat dan mengenal bersama masyarakat," ungkapnya.
Icul sapaan karibnya itu menambahkan, PKB berkomitmen untuk selalu memperhatikan pada tiga isu, yakni urusan pendidikan, kesehatan, dan sosial bagi para pemilih PKB yang menjadi tanggung jawab para anggota dewan di lima Dapil DPRD Kota Makassar.
"Waktu kemarin itu, ada paket beasiswa yang dibagi-bagi ke SD, SMP, SMA/SMK dan alhamdulillah ratusan kemarin terurus untuk semua jenjang sekolah. Itu semua komitmen kami di partai. Kami di DPRD Makassar semuanya ada di Dapil masing-masing, kami berkolaborasi semuanya di berbagai sektor," jelasnya di depan para peserta reses.
Legislator PKB ini mengatakan, keluhan masyarakat lewat reses ini akan disampaikan dengan pihak terkait dalam waktu dekat ini dan Icul akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut.
"Kalau masalah PDAM Ini masalah kita bersama. Mudah-mudahan ini kita doakan bisa terlesaikan dengan cepat, karena kemarin banyak DPRD memperjuangkan beberapa soal akses air, termasuk di wilayah ini. Saya sudah komunikasikan dengan Dirut PDAM, katanya ada perbaikan pipa di BTP. Jadi sementara ini masih susah suplai air di sebagian Jalan Perintis" katanya.
Salah satu warga Jalan Sahabat menyampaikan apresiasinya dalam kegiatan ini. Ia berharap dengan adanya reses ini bisa menyelesaikan permasalahan suplai air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sampai saat ini belum menyentuh wilayah ini.
"Usulan masalah terkait air PAM, kita tidak pernah merasakan air PAM di sini, di tempat lain sudah lancar tapi di sini tidak ada. Kalau bisa, pak dewan bisa menjembatani untuk menyuplai air PAM di wilayah kami. Jadi kami, memohon agar bisa diselesaikan persoalan kami," harapnya.
Sementara, Lurah Tamalanrea Indah, Andi Izmuwardana Bahrani, menuturkan bahwa permasalahan air PDAM sudah disampaikan kepada pihak terkait. Kata dia, pihaknya masih berusaha agar persoalan ini bisa diselesaikan di wilayah kelurahannya.
"Kami pun dari kelurahan sudah mencoba berbagi cara untuk membantu kalau warga membutuhkan air. Kita turunkan berapa kemarin. Alhamdulillah semenjak pelantikan kami langsung melaksanakan Bimtek 4 hari di LAN. Kita (para lurah) digodok oleh Bapak Walikota Makassar bekerja untuk warga. Jadi sekarang itu saya memiliki program Si Mulia, yang merupakan inovasi sistem informasi masyarakat untuk urusan layanan yang informatif dan aktif," tuturnya.
Dengan kegiatan reses ini, Zulhajar akan terus melakukan pemantauan aspirasi masyarakat dan menyelesaikan keluhan warga di berbagai sektor, serta akan menyelesaikan persoalan tersebut bersama pemangku jabatan di pemerintah daerah.
Reses ini diselenggarakan di titik keenam, di Jalan Sahabat, RT 002, RW 007, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (16/10/2025).
Dalam sambutannya, Zulhajar mengenang kembali masa-masa kuliahnya pada tahun 2002 lalu, ketika masih menjadi mahasiswa baru di sekitar wilayah reses.
"Saya masih ingat waktu mahasiswa dulu di sini, biasa berpindah-pindah tempat tinggal dari satu rumah ke rumah lainnya. Jadi kenangan di sini masih saya ingat sampai sekarang dan saya meminta khusus reses di sini, alhamdulillah kita dapat berkumpul pada hari ini. Insyallah kita akan bertemu di lain waktu lagi ke depan. Ini lah sejarah hidup saya agar kita lebih dekat dan mengenal bersama masyarakat," ungkapnya.
Icul sapaan karibnya itu menambahkan, PKB berkomitmen untuk selalu memperhatikan pada tiga isu, yakni urusan pendidikan, kesehatan, dan sosial bagi para pemilih PKB yang menjadi tanggung jawab para anggota dewan di lima Dapil DPRD Kota Makassar.
"Waktu kemarin itu, ada paket beasiswa yang dibagi-bagi ke SD, SMP, SMA/SMK dan alhamdulillah ratusan kemarin terurus untuk semua jenjang sekolah. Itu semua komitmen kami di partai. Kami di DPRD Makassar semuanya ada di Dapil masing-masing, kami berkolaborasi semuanya di berbagai sektor," jelasnya di depan para peserta reses.
Legislator PKB ini mengatakan, keluhan masyarakat lewat reses ini akan disampaikan dengan pihak terkait dalam waktu dekat ini dan Icul akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut.
"Kalau masalah PDAM Ini masalah kita bersama. Mudah-mudahan ini kita doakan bisa terlesaikan dengan cepat, karena kemarin banyak DPRD memperjuangkan beberapa soal akses air, termasuk di wilayah ini. Saya sudah komunikasikan dengan Dirut PDAM, katanya ada perbaikan pipa di BTP. Jadi sementara ini masih susah suplai air di sebagian Jalan Perintis" katanya.
Salah satu warga Jalan Sahabat menyampaikan apresiasinya dalam kegiatan ini. Ia berharap dengan adanya reses ini bisa menyelesaikan permasalahan suplai air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sampai saat ini belum menyentuh wilayah ini.
"Usulan masalah terkait air PAM, kita tidak pernah merasakan air PAM di sini, di tempat lain sudah lancar tapi di sini tidak ada. Kalau bisa, pak dewan bisa menjembatani untuk menyuplai air PAM di wilayah kami. Jadi kami, memohon agar bisa diselesaikan persoalan kami," harapnya.
Sementara, Lurah Tamalanrea Indah, Andi Izmuwardana Bahrani, menuturkan bahwa permasalahan air PDAM sudah disampaikan kepada pihak terkait. Kata dia, pihaknya masih berusaha agar persoalan ini bisa diselesaikan di wilayah kelurahannya.
"Kami pun dari kelurahan sudah mencoba berbagi cara untuk membantu kalau warga membutuhkan air. Kita turunkan berapa kemarin. Alhamdulillah semenjak pelantikan kami langsung melaksanakan Bimtek 4 hari di LAN. Kita (para lurah) digodok oleh Bapak Walikota Makassar bekerja untuk warga. Jadi sekarang itu saya memiliki program Si Mulia, yang merupakan inovasi sistem informasi masyarakat untuk urusan layanan yang informatif dan aktif," tuturnya.
Dengan kegiatan reses ini, Zulhajar akan terus melakukan pemantauan aspirasi masyarakat dan menyelesaikan keluhan warga di berbagai sektor, serta akan menyelesaikan persoalan tersebut bersama pemangku jabatan di pemerintah daerah.
(MAN)
Berita Terkait
News
Legislator Makassar Imbau Pemerintah Antisipasi Dampak Naiknya Harga BBM
Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mendapat sorotan dari anggota DPRD Kota Makassar. Ketua Komisi C DPRD Makassar, Azwar Rasmin, meminta pemerintah kota mengantisipasi berbagai dampak.
Rabu, 10 Jun 2026 19:13
Makassar City
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk lebih serius menangani persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri, khususnya jenjang SMP.
Senin, 08 Jun 2026 16:41
Makassar City
DPRD Makassar Minta Wali Kota Segera Tetapkan Direksi Definitif PDAM
Tiga fraksi di DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera menetapkan direksi definitif Perumda Air Minum (PDAM) Makassar.
Senin, 01 Jun 2026 13:28
News
Kasus Pembunuhan di Tallo Bikin Legislator Dorong Optimalisasi Pemasangan CCTV
Kasus pembunuhan terhadap NU, anak perempuan berusia 12 tahun di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, memicu keprihatinan berbagai pihak.
Kamis, 28 Mei 2026 18:51
News
Legislator Makassar Ungkap Penyebab Warga Dicoret dari Penerima Bansos
Penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum merata serta perubahan data tingkat kesejahteraan masyarakat atau desil masih menjadi persoalan di Kota Makassar.
Selasa, 26 Mei 2026 06:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna