DPRD Makassar Minta Pemerintah Kota Benahi Layanan Publik
Selasa, 25 Nov 2025 05:38
Suasana Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses di Ruang Sipakalebbi, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (24/11/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses masa sidang pertama tahun 2025–2026 di Ruang Sipakalebbi, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (24/11/2025). Agenda ini menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan di Kota Makassar.
Rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD Kota, Wali Kota Makassar, Sekda Kota Makassar, Forkopimda, pejabat struktural, serta perwakilan perusahaan daerah.
Juru Bicara Dapil I, Fachrizal Ar-Rahman, memaparkan aspirasi dari Kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang. Menurutnya, warga banyak mengeluhkan perbaikan jalan, kebutuhan lampu lorong, CCTV lingkungan, drainase, akses air bersih, pengelolaan sampah, layanan kesehatan, dan bantuan sosial.
"Pendidikan juga menjadi salah satu sektor yang banyak dikeluhkan, termasuk zonasi sekolah, beasiswa, dan jaminan kesehatan," ujarnya.
Politisi PKB itu meminta Pemkot Makassar menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut secara terukur.
"Kami juga meminta pemerintah melakukan analisis atas usulan warga sehingga prioritas dapat ditentukan berdasarkan tingkat urgensi," tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Dapil II, Basdir, menyampaikan hasil reses dari Kecamatan Tallo, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah, dan Sangkarrang. Ia menyoroti kebutuhan mendesak masyarakat, seperti pengadaan air bersih, perbaikan drainase, pembenahan jalan lingkungan, penyediaan fasilitas publik, serta peningkatan layanan kesehatan.
"Kami menyoroti kondisi Rumah Sakit Ujung Pandang yang dinilai masih jauh dari harapan. Permasalahan banjir juga menjadi fokus utama usulan, terutama di Kecamatan Tallo dan Bontoala," jelas Basdir.
Ia menuturkan perbaikan kanal dan penggunaan alat berat perlu dilakukan secara berkala sebagai bentuk mitigasi. Permintaan peningkatan lampu jalan juga mengemuka, mengingat banyak lorong gelap yang dikeluhkan warga karena memicu kerawanan kriminalitas.
"Penyediaan penerangan menjadi bagian penting dari keamanan lingkungan. Kami menyoroti persoalan penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum merata. Maka dari itu, kami meminta pemerintah memperketat verifikasi agar penerima bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial," tegasnya.
Terkait UMKM, Basdir mendorong Pemkot Makassar menyediakan pelatihan, pendampingan, dan bantuan modal yang lebih terstruktur.
Rapat Paripurna ditutup dengan penegasan bahwa seluruh hasil reses menjadi rekomendasi resmi bagi pemerintah daerah. Aspirasi warga diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan Kota Makassar ke depan.
Rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD Kota, Wali Kota Makassar, Sekda Kota Makassar, Forkopimda, pejabat struktural, serta perwakilan perusahaan daerah.
Juru Bicara Dapil I, Fachrizal Ar-Rahman, memaparkan aspirasi dari Kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang. Menurutnya, warga banyak mengeluhkan perbaikan jalan, kebutuhan lampu lorong, CCTV lingkungan, drainase, akses air bersih, pengelolaan sampah, layanan kesehatan, dan bantuan sosial.
"Pendidikan juga menjadi salah satu sektor yang banyak dikeluhkan, termasuk zonasi sekolah, beasiswa, dan jaminan kesehatan," ujarnya.
Politisi PKB itu meminta Pemkot Makassar menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut secara terukur.
"Kami juga meminta pemerintah melakukan analisis atas usulan warga sehingga prioritas dapat ditentukan berdasarkan tingkat urgensi," tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Dapil II, Basdir, menyampaikan hasil reses dari Kecamatan Tallo, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah, dan Sangkarrang. Ia menyoroti kebutuhan mendesak masyarakat, seperti pengadaan air bersih, perbaikan drainase, pembenahan jalan lingkungan, penyediaan fasilitas publik, serta peningkatan layanan kesehatan.
"Kami menyoroti kondisi Rumah Sakit Ujung Pandang yang dinilai masih jauh dari harapan. Permasalahan banjir juga menjadi fokus utama usulan, terutama di Kecamatan Tallo dan Bontoala," jelas Basdir.
Ia menuturkan perbaikan kanal dan penggunaan alat berat perlu dilakukan secara berkala sebagai bentuk mitigasi. Permintaan peningkatan lampu jalan juga mengemuka, mengingat banyak lorong gelap yang dikeluhkan warga karena memicu kerawanan kriminalitas.
"Penyediaan penerangan menjadi bagian penting dari keamanan lingkungan. Kami menyoroti persoalan penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum merata. Maka dari itu, kami meminta pemerintah memperketat verifikasi agar penerima bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial," tegasnya.
Terkait UMKM, Basdir mendorong Pemkot Makassar menyediakan pelatihan, pendampingan, dan bantuan modal yang lebih terstruktur.
Rapat Paripurna ditutup dengan penegasan bahwa seluruh hasil reses menjadi rekomendasi resmi bagi pemerintah daerah. Aspirasi warga diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan Kota Makassar ke depan.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan