Pemkot Makassar Sabet Penghargaan Golden Top Digital Awards 2025 dari Komdigi RI
Kamis, 04 Des 2025 20:55
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (tengah), Kadis Kominfo Makassar, Moh Roem (kiri) menerima penghargaan, di Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). Foto: Istimewa.
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali sukses meraih apresiasi bergengsi di tingkat nasional dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI). Kategori Golden Trophy Top Digital Awards 2025.
Penghargaan Kriteria Golden Trophy diberikan langsung kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dalam acara puncak TOP Digital Awards 2025, yang diselenggarakan di Hotel Raffles, Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan.
Uasai menerima penghargaan bergengsi Top Digital Awards 2025, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah yang terlibat dalam penguatan transformasi digital.
"Yang paling pertama adalah tentu terima kasih buat seluruh SKPD. Karena kerja ini adalah kerja kita bersama yang melihat fungsi dari sebuah digitalisasi yang akan memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Munafri menuturkan, dengan capaian ini Pemkot Makassar menunjukkan posisinya sebagai salah satu daerah dengan komitmen terkuat terhadap inovasi digital, sekaligus menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam memaksimalkan teknologi untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan warga.
"Artinya proses digitalisasi ini akan memberikan segala kemudahan terhadap pelayanan publik bagi masyarakat yang ada di Kota Makassar," tambah politisi Golkar itu.
Lebih lanjut, orang nomor satu Kota Makassar itu menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir prestasi, melainkan langkah awal untuk memperluas transformasi digital ke seluruh sektor dan wilayah di Makassar.
Appi sapaan karibnya itu menekankan, inovasi jangan hanya terhenti sampai di sini tapi proses peningkatan digitalisasi juga akan menyentuh ke seluruh wilayah di kehidupan masyarakat yang ada di pulau dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan berbasis digitalisasi.
"Sehingga dasar inilah yang akan kita Pemerintah Kota jalankan dalam rangka proses pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar," tuturnya.
Oleh sebab itu, mantan CEO PSM Makassar itu juga membeberkan tentang kunci keberhasilan Pemkot Makassar, dalam mewujudkan digitalisasi yang efektif. Ia secara tegas menjawab bahwa kuncinya adalah kebersamaan.
"Kebersamaan dan visi yang sama untuk bagaimana memudahkan segala urusan melalui platform digital dalam pelayanan," terangnya.
Appi menyampaikan harapan agar digitalisasi di Kota Makassar, semakin berkembang ke depannya, sekaligus membuka peluang lebih banyak agar Pemkot mendapat penghargaan nasional maupun internasional.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Makassar, berada di jalur yang tepat dalam menghadirkan layanan publik yang modern, cepat, dan mudah diakses, dengan fondasi kuat pada budaya kerja kolaboratif dan visi digital yang terarah," tutupnya.
Diketahui, ajang TOP Digital Awards tahun ini diikuti oleh 200 kandidat dari berbagai instansi pemerintah dan korporasi, namun hanya sedikit belasan instansi sebagai peserta yang dinyatakan lolos ke tahap penilaian mendapat penghargaan.
Pada tahap tersebut, Pemkot Makassar juga telah memaparkan capaian, inovasi, serta kinerja penguatan sistem digital yang berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan organisasi dan peningkatan layanan publik.
Pas kesempatan ini, turut mendampingi Wali Kota Makassar dalam penerimaan penghargaan ini, Kepala Diskominfo Kota Makassar Dr Muhammad Roem, serta Kepala Tata Usaha UPT War Room, Achiruddin Achmad.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr Muhammad Roem, memberikan pernyataan resmi usai Pemerintah Kota Makassar meraih Top Digital Awards 2025.
"Tentu, ini sebuah penghargaan nasional yang mengakui keberhasilan daerah dalam memperkuat transformasi digital di sektor pemerintahan dan pelayanan publik," paparnya.
Dr Roem menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan kuat bagi jajaran Diskominfo untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital dan memperluas penerapannya di seluruh perangkat daerah maupun kepada masyarakat.
"Penghargaan Digital Awards 2025 ini adalah menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Makassar, terkhusus di Diskominfo Kota Makassar, untuk lebih fokus dan lebih melayani OPD sendiri dan masyarakat sendiri dalam transformasi digital di Kota Makassar," jelasnya.
"Sehingga seluruh layanan publik yang ada di Pemerintah Kota Makassar itu dapat dirasakan manfaatnya secara digital, secara tepat, efisien, dan efektif," tambah mantan Kadispar Kota Makassar itu.
Penghargaan Kriteria Golden Trophy diberikan langsung kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dalam acara puncak TOP Digital Awards 2025, yang diselenggarakan di Hotel Raffles, Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan.
Uasai menerima penghargaan bergengsi Top Digital Awards 2025, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah yang terlibat dalam penguatan transformasi digital.
"Yang paling pertama adalah tentu terima kasih buat seluruh SKPD. Karena kerja ini adalah kerja kita bersama yang melihat fungsi dari sebuah digitalisasi yang akan memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Munafri menuturkan, dengan capaian ini Pemkot Makassar menunjukkan posisinya sebagai salah satu daerah dengan komitmen terkuat terhadap inovasi digital, sekaligus menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam memaksimalkan teknologi untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan warga.
"Artinya proses digitalisasi ini akan memberikan segala kemudahan terhadap pelayanan publik bagi masyarakat yang ada di Kota Makassar," tambah politisi Golkar itu.
Lebih lanjut, orang nomor satu Kota Makassar itu menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir prestasi, melainkan langkah awal untuk memperluas transformasi digital ke seluruh sektor dan wilayah di Makassar.
Appi sapaan karibnya itu menekankan, inovasi jangan hanya terhenti sampai di sini tapi proses peningkatan digitalisasi juga akan menyentuh ke seluruh wilayah di kehidupan masyarakat yang ada di pulau dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan berbasis digitalisasi.
"Sehingga dasar inilah yang akan kita Pemerintah Kota jalankan dalam rangka proses pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar," tuturnya.
Oleh sebab itu, mantan CEO PSM Makassar itu juga membeberkan tentang kunci keberhasilan Pemkot Makassar, dalam mewujudkan digitalisasi yang efektif. Ia secara tegas menjawab bahwa kuncinya adalah kebersamaan.
"Kebersamaan dan visi yang sama untuk bagaimana memudahkan segala urusan melalui platform digital dalam pelayanan," terangnya.
Appi menyampaikan harapan agar digitalisasi di Kota Makassar, semakin berkembang ke depannya, sekaligus membuka peluang lebih banyak agar Pemkot mendapat penghargaan nasional maupun internasional.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Makassar, berada di jalur yang tepat dalam menghadirkan layanan publik yang modern, cepat, dan mudah diakses, dengan fondasi kuat pada budaya kerja kolaboratif dan visi digital yang terarah," tutupnya.
Diketahui, ajang TOP Digital Awards tahun ini diikuti oleh 200 kandidat dari berbagai instansi pemerintah dan korporasi, namun hanya sedikit belasan instansi sebagai peserta yang dinyatakan lolos ke tahap penilaian mendapat penghargaan.
Pada tahap tersebut, Pemkot Makassar juga telah memaparkan capaian, inovasi, serta kinerja penguatan sistem digital yang berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan organisasi dan peningkatan layanan publik.
Pas kesempatan ini, turut mendampingi Wali Kota Makassar dalam penerimaan penghargaan ini, Kepala Diskominfo Kota Makassar Dr Muhammad Roem, serta Kepala Tata Usaha UPT War Room, Achiruddin Achmad.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr Muhammad Roem, memberikan pernyataan resmi usai Pemerintah Kota Makassar meraih Top Digital Awards 2025.
"Tentu, ini sebuah penghargaan nasional yang mengakui keberhasilan daerah dalam memperkuat transformasi digital di sektor pemerintahan dan pelayanan publik," paparnya.
Dr Roem menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan kuat bagi jajaran Diskominfo untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital dan memperluas penerapannya di seluruh perangkat daerah maupun kepada masyarakat.
"Penghargaan Digital Awards 2025 ini adalah menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Makassar, terkhusus di Diskominfo Kota Makassar, untuk lebih fokus dan lebih melayani OPD sendiri dan masyarakat sendiri dalam transformasi digital di Kota Makassar," jelasnya.
"Sehingga seluruh layanan publik yang ada di Pemerintah Kota Makassar itu dapat dirasakan manfaatnya secara digital, secara tepat, efisien, dan efektif," tambah mantan Kadispar Kota Makassar itu.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas
Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menilai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan masih bersifat monoton.
Selasa, 20 Jan 2026 22:54
Makassar City
Mulai 2026, Pemkot Makassar Wajibkan Pengembang Serahkan PSU di Awal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal menerapkan akan mengubah kebijakan tata kelola pengembang, dengan mewajibkan penyerahan PSU di awal proses pembangunan.
Selasa, 20 Jan 2026 08:07
Sulsel
Wali Kota Appi Tegaskan Masjid Harus Legal, Bersih dan Berfungsi Sosial
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas wakaf yang jelas, menjaga kebersihan, serta berfungsi sebagai pusat pelayanan sosial
Senin, 19 Jan 2026 08:52
Makassar City
Pemkot Makassar Mulai Tahap Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai merealisasikan langkah pembangunan jembatan kembar Barombong di ruas (sisi kanan) jembatan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.
Sabtu, 17 Jan 2026 15:29
News
Pemkot Makassar Tegaskan Pengakhiran PKS Pusat Niaga Daya Harus Bebas Risiko Hukum
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmen untuk segera menuntaskan pengakhiran Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Kalla Inti Karsa (KIK) terkait pengelolaan Pusat Niaga Daya.
Jum'at, 16 Jan 2026 15:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar