Drum Corps Makassar Bawa Identitas Lokal di Ajang Internasional 2025
Selasa, 09 Des 2025 08:03
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pengukuhkan Angkatan ke-3 Drum Corps Makassar , di Tribun Lapangan Karebosi, Senin (8/12/2025)
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi mengukuhkan Angkatan ke-3 Drum Corps Makassar (DCM) sekaligus melepas keberangkatan tim menuju kompetisi Jakarta International Drum Corps 2025.
Kegiatan pengukuhan dan pelepasan ini digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Senin malam (8/12/2025), dikemas menjadi serangkaian kegiatan dalam konser pamit bertajuk Road to Jakarta International Drum Corps 2025.
Acara dimulai dengan penampilan para DCM dengan kostum dan peralatan lengkap. Dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan dengan menyematkan jaket DCM kepada dua perwakilan peserta sebagai simbol resmi diterimanya seluruh anggota baru sebagai bagian dari keluarga besar DCM.
Usai menyaksikan penampilan konser pamit DCM, Munafri menyampaikan rasa bangga atas persiapan matang tim DCM yang akan mewakili daerah pada ajang berskala internasional tersebut.
"Kami apresiasi kepada para pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan kebanggaan bagi Kota Makassar. Mereka berangkat dengan resmi dan insya Allah pulang membawa piala. Kita lihat persiapannya sudah sangat matang," ucapnya.
Lebih jauh, Munafri mengibaratkan harmoni permainan dalam Drum Corps sebagai bentuk miniatur tata kelola pemerintahan yang ideal.
"Masing-masing punya tugas, ritme, dan perannya. Ketika dimainkan dengan baik dan harmonis, ia akan menghasilkan karya yang besar. Begitulah seharusnya kita membangun Kota Makassar, selaras, tepat, tanpa ada yang fals," jelasnya.
Wali Kota juga menyinggung bonus prestasi bagi para peserta apabila berhasil membawa pulang gelar juara. Ia bahkan meminta langsung Kepala BPKAD, Muhammad Dakhlan, untuk menyiapkan dukungan tersebut.
Selain unsur musikalitas, ia juga mengapresiasi konsep penampilan yang menggabungkan unsur budaya lokal (kisah Sultan Hasanuddin dan balutan ikat kepala khasnya) dengan aransemen internasional.
"Kombinasi ini menjadi nilai pembeda yang memperkuat identitas Makassar di panggung global," ujar Munafri.
Sementara, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Drum Corps Makassar yang telah menunjukan dedikasi, disiplin, dan semangat kolaborasi dalam memajukan prestasi daerah di bidang seni dan olahraga.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan tim ini bukan hanya membawa nama Kota Makassar saja, tetapi juga harapan besar bagi generasi muda untuk terus berani tampil dan berprestasi.
"Drum Corps Makassar adalah simbol kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa muda yang penuh energi. Kami bangga dan sepenuhnya mendukung langkah mereka menuju Jakarta Drum Corps International 2025. Semoga mereka tampil maksimal dan mengharumkan nama Makassar di tingkat nasional," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Rombongan sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa tim yang berangkat berjumlah 145 orang yang terdiri dari 120 pemain dan 25 pembina serta pelatih.
"Mereka akan bertanding pada 16–22 Desember 2025 di Jakarta International Velodrome. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, kesiapan mental, sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Indonesia di kancah internasional. Mohon doa restu agar Makassar pulang sebagai juara," ucap Syamsul.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan penampilan pamungkas dari DCM sebagai bentuk penghormatan sebelum keberangkatan tim.
Kegiatan pengukuhan dan pelepasan ini digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Senin malam (8/12/2025), dikemas menjadi serangkaian kegiatan dalam konser pamit bertajuk Road to Jakarta International Drum Corps 2025.
Acara dimulai dengan penampilan para DCM dengan kostum dan peralatan lengkap. Dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan dengan menyematkan jaket DCM kepada dua perwakilan peserta sebagai simbol resmi diterimanya seluruh anggota baru sebagai bagian dari keluarga besar DCM.
Usai menyaksikan penampilan konser pamit DCM, Munafri menyampaikan rasa bangga atas persiapan matang tim DCM yang akan mewakili daerah pada ajang berskala internasional tersebut.
"Kami apresiasi kepada para pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan kebanggaan bagi Kota Makassar. Mereka berangkat dengan resmi dan insya Allah pulang membawa piala. Kita lihat persiapannya sudah sangat matang," ucapnya.
Lebih jauh, Munafri mengibaratkan harmoni permainan dalam Drum Corps sebagai bentuk miniatur tata kelola pemerintahan yang ideal.
"Masing-masing punya tugas, ritme, dan perannya. Ketika dimainkan dengan baik dan harmonis, ia akan menghasilkan karya yang besar. Begitulah seharusnya kita membangun Kota Makassar, selaras, tepat, tanpa ada yang fals," jelasnya.
Wali Kota juga menyinggung bonus prestasi bagi para peserta apabila berhasil membawa pulang gelar juara. Ia bahkan meminta langsung Kepala BPKAD, Muhammad Dakhlan, untuk menyiapkan dukungan tersebut.
Selain unsur musikalitas, ia juga mengapresiasi konsep penampilan yang menggabungkan unsur budaya lokal (kisah Sultan Hasanuddin dan balutan ikat kepala khasnya) dengan aransemen internasional.
"Kombinasi ini menjadi nilai pembeda yang memperkuat identitas Makassar di panggung global," ujar Munafri.
Sementara, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Drum Corps Makassar yang telah menunjukan dedikasi, disiplin, dan semangat kolaborasi dalam memajukan prestasi daerah di bidang seni dan olahraga.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan tim ini bukan hanya membawa nama Kota Makassar saja, tetapi juga harapan besar bagi generasi muda untuk terus berani tampil dan berprestasi.
"Drum Corps Makassar adalah simbol kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa muda yang penuh energi. Kami bangga dan sepenuhnya mendukung langkah mereka menuju Jakarta Drum Corps International 2025. Semoga mereka tampil maksimal dan mengharumkan nama Makassar di tingkat nasional," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Rombongan sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa tim yang berangkat berjumlah 145 orang yang terdiri dari 120 pemain dan 25 pembina serta pelatih.
"Mereka akan bertanding pada 16–22 Desember 2025 di Jakarta International Velodrome. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, kesiapan mental, sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Indonesia di kancah internasional. Mohon doa restu agar Makassar pulang sebagai juara," ucap Syamsul.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan penampilan pamungkas dari DCM sebagai bentuk penghormatan sebelum keberangkatan tim.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Makassar City
MIWF 2026 Hadirkan Dialog Kritis, Literasi Inklusif, dan Kampanye Lingkungan
Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 akan digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Fort Rotterdam. Festival tahun ini mengusung tema “Re-co-ordinate”.
Rabu, 13 Mei 2026 20:14
Sulsel
Viral di Media Sosial, Kandang Babi di Jalan Daeng Tata Makassar Langsung Ditertibkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate.
Rabu, 13 Mei 2026 05:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat