Target Rp2,3 T, Bapenda Makassar Perkuat Digitalisasi hingga Pengawasan Pajak
Rabu, 10 Des 2025 15:00
Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah bersama penerima Tax Award 2025. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 mencapai target di angka Rp2,3 triliun.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, seusai acara Tax Award Anugrah Pajak Daerah Tahun 2025 tadi malam.
"Tentu kita punya banyak program-program untuk meningkatkan PAD yang pasti kita memaksimalkan intensifikasi untuk melakukan kegiatan pendataan dan juga pemeriksaan pajak," katanya.
Asminullah menegaskan bahwa salah satu upaya peningkatan PAD adalah dengan menerapkan sistem pembayaran pajak lewat digitalisasi.
"Kita juga akan memperkuat digitalisasi karena seperti yang Pak Wali sampaikan bahwa sekarang ini eranya semua sudah harus digitalisasi," jelasnya kepada SINDO Makassar.
Kemudian, Bapenda Kota Makassar akan terus memaksimalkan semua jenis pajak dan semua potensial untuk mencapai target PAD ke depan.
"Kita akan memperkuat digitalisasi, kemudian memperkuat pendataan, dan memperkuat pengawasan," tuturnya saat dikonfirmasi langsung di Hotel Claro baru-baru ini.
Mantan Camat Rappocini itu berkomitmen PAD Rp2,3 triliun bisa tercapai dalam waktu dekat ini.
"Itu sudah di angka 8,6% dan ini belum finish. Jadi kami masih ada beberapa minggu sampai akhir tahun, dan pasti kami akan terus meningkatkan, memaksimalkan semua potensi pendapatan. Harapan kami, PAD tahun depan tentu harus sudah melewati angka Rp2 triliun," tutup Andi Asminullah.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki kontribusi langsung terhadap berbagai bidang pelayanan publik.
"Ini bukan sekadar ceremonial. Kami ingin memperlihatkan adanya komitmen dan kewajiban yang harus kita jalankan bersama. Dari pajak inilah para pegawai Pemkot dibayarkan. Pajak juga membangun sekolah-sekolah, sarana kesehatan, infrastruktur olahraga, dan banyak fasilitas lainnya," kata Munafri di acara Tax Award tadi malam.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan upaya maksimal dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk menjawab tuntutan pembangunan yang semakin meningkat setiap tahun.
"Jika pendapatan maksimal, pembangunan juga maksimal. Begitupula sebaliknya. Ini adalah siklus yang harus kita jalankan, karena pendapatan adalah kunci dari seluruh proses pembangunan di kota ini," jelasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Makassar ini mencontohkan, berbagai program yang dinikmati masyarakat hingga saat ini. Mulai dari sekolah gratis hingga layanan kesehatan gratis, bersumber dari pajak yang dikembalikan untuk kepentingan warga.
"Anak-anak sekolah gratis, layanan kesehatan gratis, semuanya berasal dari masyarakat dan akan kembali lagi kepada masyarakat," tutupnya.
Sekadar info, pada malam penghargaan Tax Award 2025, Pemkot Makassar, mengumumkan sejumlah kelurahan yang berhasil mencatat kinerja terbaik dalam pengelolaan dan kontribusi pajak daerah.
Untuk kategori realisasi penerimaan terbesar, pemenangnya adalah Kelurahan Macini Sombala, Kecamatan Tamalate, dan Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea.
Berikutnya, untuk kategori jumlah transaksi pembayaran terbanyak, penghargaan diberikan kepada Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, dan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini.
Selain itu, kategori jumlah objek pajak terbanyak dimenangkan oleh Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, serta Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.
Untuk kategori peningkatan penerimaan terbesar year-on-year, pemenangnya adalah Kelurahan Bontobiraeng, Kecamatan Mamajang, dan Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.
Terakhir, pada kategori pencapaian target tercepat, penghargaan diberikan kepada Kelurahan Pattinalloang, Kecamatan Ujung Tanah, dan Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, seusai acara Tax Award Anugrah Pajak Daerah Tahun 2025 tadi malam.
"Tentu kita punya banyak program-program untuk meningkatkan PAD yang pasti kita memaksimalkan intensifikasi untuk melakukan kegiatan pendataan dan juga pemeriksaan pajak," katanya.
Asminullah menegaskan bahwa salah satu upaya peningkatan PAD adalah dengan menerapkan sistem pembayaran pajak lewat digitalisasi.
"Kita juga akan memperkuat digitalisasi karena seperti yang Pak Wali sampaikan bahwa sekarang ini eranya semua sudah harus digitalisasi," jelasnya kepada SINDO Makassar.
Kemudian, Bapenda Kota Makassar akan terus memaksimalkan semua jenis pajak dan semua potensial untuk mencapai target PAD ke depan.
"Kita akan memperkuat digitalisasi, kemudian memperkuat pendataan, dan memperkuat pengawasan," tuturnya saat dikonfirmasi langsung di Hotel Claro baru-baru ini.
Mantan Camat Rappocini itu berkomitmen PAD Rp2,3 triliun bisa tercapai dalam waktu dekat ini.
"Itu sudah di angka 8,6% dan ini belum finish. Jadi kami masih ada beberapa minggu sampai akhir tahun, dan pasti kami akan terus meningkatkan, memaksimalkan semua potensi pendapatan. Harapan kami, PAD tahun depan tentu harus sudah melewati angka Rp2 triliun," tutup Andi Asminullah.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki kontribusi langsung terhadap berbagai bidang pelayanan publik.
"Ini bukan sekadar ceremonial. Kami ingin memperlihatkan adanya komitmen dan kewajiban yang harus kita jalankan bersama. Dari pajak inilah para pegawai Pemkot dibayarkan. Pajak juga membangun sekolah-sekolah, sarana kesehatan, infrastruktur olahraga, dan banyak fasilitas lainnya," kata Munafri di acara Tax Award tadi malam.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan upaya maksimal dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk menjawab tuntutan pembangunan yang semakin meningkat setiap tahun.
"Jika pendapatan maksimal, pembangunan juga maksimal. Begitupula sebaliknya. Ini adalah siklus yang harus kita jalankan, karena pendapatan adalah kunci dari seluruh proses pembangunan di kota ini," jelasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Makassar ini mencontohkan, berbagai program yang dinikmati masyarakat hingga saat ini. Mulai dari sekolah gratis hingga layanan kesehatan gratis, bersumber dari pajak yang dikembalikan untuk kepentingan warga.
"Anak-anak sekolah gratis, layanan kesehatan gratis, semuanya berasal dari masyarakat dan akan kembali lagi kepada masyarakat," tutupnya.
Sekadar info, pada malam penghargaan Tax Award 2025, Pemkot Makassar, mengumumkan sejumlah kelurahan yang berhasil mencatat kinerja terbaik dalam pengelolaan dan kontribusi pajak daerah.
Untuk kategori realisasi penerimaan terbesar, pemenangnya adalah Kelurahan Macini Sombala, Kecamatan Tamalate, dan Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea.
Berikutnya, untuk kategori jumlah transaksi pembayaran terbanyak, penghargaan diberikan kepada Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, dan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini.
Selain itu, kategori jumlah objek pajak terbanyak dimenangkan oleh Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, serta Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.
Untuk kategori peningkatan penerimaan terbesar year-on-year, pemenangnya adalah Kelurahan Bontobiraeng, Kecamatan Mamajang, dan Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.
Terakhir, pada kategori pencapaian target tercepat, penghargaan diberikan kepada Kelurahan Pattinalloang, Kecamatan Ujung Tanah, dan Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Makassar City
Pemkot Makassar Perluas Tracing TBC, Target 339 Titik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas tracing tuberkulosis (TBC) dengan mengintegrasikannya bersama Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Rabu, 12 Agu 2026 07:20
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
4
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
5
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
4
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
5
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027