Kontainer Makassar Recover Beralih Fungsi jadi Operasional Perumda Parkir
Rabu, 11 Mar 2026 00:33
Penandatanganan kerjasama Perumda Parkir Makassar Raya dan pemerintah Kecamatan Ujung Pandang, di Kantor Camat Ujung Pandang, Selasa (10/3/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar berupaya memaksimalkan pemanfaatan aset kontainer program Makassar Recover yang berada di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Kontainer tersebut kini akan dimanfaatkan oleh Perumda Parkir Makassar Raya sebagai kantor operasional Unit Pelaksana Teknis (UPT) parkir di kawasan tersebut.
Kesepakatan pemanfaatan kontainer dilakukan melalui kerja sama antara Perumda Parkir Makassar Raya dan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Camat Ujung Pandang, kemarin.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali; Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adriyanto; serta Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar.
Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan dan Perumda Parkir dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Belakangan ini, kontainer tersebut memang kosong, sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik," jelasnya saat dimintai tanggapan.
Ia menjelaskan, sebelumnya kontainer tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat di tingkat RT/RW, seperti posko kebencanaan dan kegiatan LPM. Namun belakangan fasilitas tersebut tidak lagi dimanfaatkan.
"Namun setelah dilakukan kajian yang matang, Perumda Parkir menyampaikan kebutuhan fasilitas untuk penyimpanan server dan dokumen operasional yang berkaitan dengan pengelolaan parkir di kawasan Anjungan Pantai Losari," kata Nanin.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, pihak kecamatan menyepakati peminjaman kontainer kepada Perumda Parkir Makassar Raya melalui skema pinjam pakai.
"Setelah kami berdiskusi, ternyata PD Parkir sangat membutuhkan kontainer tersebut untuk penyimpanan server dan dokumen operasional. Akhirnya kami sepakat meminjamkan dengan beberapa ketentuan yang dituangkan dalam perjanjian pinjam pakai," tuturnya.
Ia menambahkan, masa peminjaman kontainer berlaku selama satu tahun dan wajib dikembalikan dalam kondisi seperti semula.
"Perjanjian ini berlaku selama satu tahun dan nantinya harus dikembalikan seperti kondisi awal saat dipinjam," paparnya.
Nanin berharap pemanfaatan kontainer tersebut dapat mendukung pengelolaan parkir di kawasan wisata unggulan Kota Makassar sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD.
"Harapan kami, dengan pemanfaatan ini bisa membantu meningkatkan PAD Kota Makassar. Pada akhirnya tentu akan berdampak pada pembangunan kota ke depan," tutupnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan kerja sama tersebut dilakukan untuk mendukung pengelolaan parkir yang lebih tertata di kawasan Anjungan Pantai Losari, terutama dengan penerapan sistem parkir digital.
"Kami bekerja sama dengan Camat Ujung Pandang untuk pemakaian kontainer di kawasan Anjungan Pantai Losari. Sistem parkir yang kami gunakan di sana sudah berbasis digital sehingga membutuhkan tempat yang aman, terutama untuk penyimpanan server," jelasnya.
Ia menjelaskan, sistem parkir berbasis teknologi tersebut menggunakan perangkat yang sensitif sehingga membutuhkan pengamanan tambahan.
"Karena itu kami membutuhkan tempat yang aman agar server dan peralatan tidak mudah terganggu," jelasnya.
Adi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang terhadap pemanfaatan kontainer tersebut.
"Alhamdulillah pihak Camat Ujung Pandang sangat men-support. Insyaallah dengan kerja sama ini pengelolaan parkir di Anjungan Pantai Losari bisa menjadi jauh lebih baik dan lebih tertata," katanya.
Selain sebagai tempat penyimpanan server, kontainer tersebut juga akan difungsikan sebagai pusat koordinasi operasional Perumda Parkir di kawasan Anjungan Pantai Losari. Fasilitas itu akan digunakan untuk rapat teknis, koordinasi unit, serta penyimpanan peralatan operasional.
Menurut Adi, keberadaan fasilitas ini juga penting untuk mendukung respons cepat apabila terjadi gangguan pada sistem parkir, seperti kerusakan dispenser gate atau perangkat lainnya.
"Dengan adanya kontainer ini, teknisi bisa langsung standby dan jika ada kerusakan pada dispenser gate parkir bisa segera diantisipasi," terangnya.
Ia menambahkan, kawasan Anjungan Pantai Losari kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan besar yang menghadirkan banyak pengunjung sehingga kesiapan teknisi menjadi hal penting.
"Di Anjungan Pantai Losari ini sering ada acara besar, sehingga teknisi juga harus siap siaga di lokasi. Dengan adanya fasilitas ini, respon penanganan bisa jauh lebih cepat," tutupnya.
Selama ini, kontainer program Makassar Recover di kawasan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukan awalnya.
Kontainer tersebut kini akan dimanfaatkan oleh Perumda Parkir Makassar Raya sebagai kantor operasional Unit Pelaksana Teknis (UPT) parkir di kawasan tersebut.
Kesepakatan pemanfaatan kontainer dilakukan melalui kerja sama antara Perumda Parkir Makassar Raya dan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Camat Ujung Pandang, kemarin.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali; Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adriyanto; serta Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar.
Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan dan Perumda Parkir dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Belakangan ini, kontainer tersebut memang kosong, sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik," jelasnya saat dimintai tanggapan.
Ia menjelaskan, sebelumnya kontainer tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat di tingkat RT/RW, seperti posko kebencanaan dan kegiatan LPM. Namun belakangan fasilitas tersebut tidak lagi dimanfaatkan.
"Namun setelah dilakukan kajian yang matang, Perumda Parkir menyampaikan kebutuhan fasilitas untuk penyimpanan server dan dokumen operasional yang berkaitan dengan pengelolaan parkir di kawasan Anjungan Pantai Losari," kata Nanin.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, pihak kecamatan menyepakati peminjaman kontainer kepada Perumda Parkir Makassar Raya melalui skema pinjam pakai.
"Setelah kami berdiskusi, ternyata PD Parkir sangat membutuhkan kontainer tersebut untuk penyimpanan server dan dokumen operasional. Akhirnya kami sepakat meminjamkan dengan beberapa ketentuan yang dituangkan dalam perjanjian pinjam pakai," tuturnya.
Ia menambahkan, masa peminjaman kontainer berlaku selama satu tahun dan wajib dikembalikan dalam kondisi seperti semula.
"Perjanjian ini berlaku selama satu tahun dan nantinya harus dikembalikan seperti kondisi awal saat dipinjam," paparnya.
Nanin berharap pemanfaatan kontainer tersebut dapat mendukung pengelolaan parkir di kawasan wisata unggulan Kota Makassar sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD.
"Harapan kami, dengan pemanfaatan ini bisa membantu meningkatkan PAD Kota Makassar. Pada akhirnya tentu akan berdampak pada pembangunan kota ke depan," tutupnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan kerja sama tersebut dilakukan untuk mendukung pengelolaan parkir yang lebih tertata di kawasan Anjungan Pantai Losari, terutama dengan penerapan sistem parkir digital.
"Kami bekerja sama dengan Camat Ujung Pandang untuk pemakaian kontainer di kawasan Anjungan Pantai Losari. Sistem parkir yang kami gunakan di sana sudah berbasis digital sehingga membutuhkan tempat yang aman, terutama untuk penyimpanan server," jelasnya.
Ia menjelaskan, sistem parkir berbasis teknologi tersebut menggunakan perangkat yang sensitif sehingga membutuhkan pengamanan tambahan.
"Karena itu kami membutuhkan tempat yang aman agar server dan peralatan tidak mudah terganggu," jelasnya.
Adi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang terhadap pemanfaatan kontainer tersebut.
"Alhamdulillah pihak Camat Ujung Pandang sangat men-support. Insyaallah dengan kerja sama ini pengelolaan parkir di Anjungan Pantai Losari bisa menjadi jauh lebih baik dan lebih tertata," katanya.
Selain sebagai tempat penyimpanan server, kontainer tersebut juga akan difungsikan sebagai pusat koordinasi operasional Perumda Parkir di kawasan Anjungan Pantai Losari. Fasilitas itu akan digunakan untuk rapat teknis, koordinasi unit, serta penyimpanan peralatan operasional.
Menurut Adi, keberadaan fasilitas ini juga penting untuk mendukung respons cepat apabila terjadi gangguan pada sistem parkir, seperti kerusakan dispenser gate atau perangkat lainnya.
"Dengan adanya kontainer ini, teknisi bisa langsung standby dan jika ada kerusakan pada dispenser gate parkir bisa segera diantisipasi," terangnya.
Ia menambahkan, kawasan Anjungan Pantai Losari kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan besar yang menghadirkan banyak pengunjung sehingga kesiapan teknisi menjadi hal penting.
"Di Anjungan Pantai Losari ini sering ada acara besar, sehingga teknisi juga harus siap siaga di lokasi. Dengan adanya fasilitas ini, respon penanganan bisa jauh lebih cepat," tutupnya.
Selama ini, kontainer program Makassar Recover di kawasan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukan awalnya.
(MAN)
Berita Terkait
Lifestyle
Warga Makassar Diimbau Batasi Konsumsi Ultra-Processed Food
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan pola konsumsi makanan, khususnya membatasi asupan makanan olahan berlebih (ultra-processed food) di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Kamis, 16 Apr 2026 05:53
Makassar City
DPRD dan Pemkot Makassar Sahkan Perda Pelestarian Cagar Budaya
DPRD Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pelestarian Cagar Budaya menjadi peraturan daerah.
Kamis, 16 Apr 2026 05:32
News
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat kesiapan infrastruktur air bersih untuk mengantisipasi fenomena cuaca ekstrem yang disebut “Godzilla El Nino”.
Rabu, 15 Apr 2026 20:04
Makassar City
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak akan mengadakan kendaraan operasional maupun mobil dinas baru untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 2026.
Rabu, 15 Apr 2026 18:39
News
Pemerintah Tertibkan 27 Lapak PKL di Trotoar dan Drainase Jalan Sunu
Pemerintah Kecamatan Tallo menertibkan 27 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan saluran drainase, Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 17:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar