Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas

Rabu, 15 Apr 2026 18:39
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin ditemui di Balai Kota, Rabu sore tadi. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Comment
Share
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak akan mengadakan kendaraan operasional maupun mobil dinas baru untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 2026.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta kondisi kendaraan yang dinilai masih layak digunakan.

"Sesuai dengan kebutuhan (kondisi jalan). Kalau di Kota Makassar ini kan tidak ada medan yang harus naik gunung, turun gunung. Lalu pada saat saya sudah dilantik, saya pastikan kendaraan operasionalnya, itu ada mobil listrik, ada Alphard tahun 2022 kalau enggak salah," katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menilai armada kendaraan operasional yang tersedia saat ini masih relatif baru dan memadai untuk menunjang aktivitas di wilayah perkotaan.

"Makanya saya bilang, ya sudah, kita tidak usah belanja mobil, mobil operasional baru tidak usah. Saya pakai apa saja yang ada," jelasnya.

Ia juga memilih menggunakan mobil listrik Ioniq 5 yang merupakan kendaraan dinas dari pemerintahan sebelumnya. Langkah ini dinilai dapat membantu menekan biaya operasional.

"Makanya sampai hari ini saya masih mempergunakan mobil Ioniq 5 yang bukan baru, mobil yang dari pemerintahan sebelumnya yang saya pakai setiap hari, itu saja," sebutnya.

Meski sempat mengalami kendala teknis satu kali, Munafri memastikan penggunaan kendaraan listrik tetap aman. Hal ini didukung oleh layanan purna jual dari dealer yang siap memberikan bantuan, termasuk kendaraan pengganti jika diperlukan.

"Ya, pernah ada satu kali tapi sudah gampang. Di sini juga ada bengkelnya, ada dealernya. Jadi saya pikir sangat-sangat aman dan toh kalau ada kendala, ya tentu ada dealer yang bertanggung jawab yang mungkin bisa memberikan mobil pengganti. Tapi so far (sejauh ini) sih enak-enak saja dipakai," bebernya kepada wartawan.

Munafri kembali menegaskan, Pemkot Makassar tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas pimpinan daerah tahun ini.

"Tahun ini saya pastikan tidak ada pengadaan, ya. Tidak ada pengadaan mobil dinas atau mobil operasional Wali Kota maupun Wakil Walikota," pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini Wali Kota Makassar menggunakan mobil dinas jenis Ioniq 5 dengan nilai sekitar Rp700 juta.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru