Dialog Publik, Andi Syahrum Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Minggu, 21 Jun 2026 19:58
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menjadi narasumber dalam Dialog Publik. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menjadi narasumber dalam Dialog Publik bertema “Krisis Air Bersih di Makassar: Dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama”, Sabtu (20/6/2026).
Dialog diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan di Warkop Aspirasi, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Selain Andi Syahrum, dialog tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar yang diwakili Kepala Bidang Sanitasi, Air Bersih dan Jasa Konstruksi, serta Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir.
Ketua Panitia, Muh Fadly, mengatakan forum dialog dipilih sebagai ruang komunikasi yang lebih konstruktif dibandingkan hanya menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.
Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perlu dibahas secara terbuka dengan menghadirkan para pemangku kepentingan agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif.
"Kami ingin mempertemukan pemerintah, masyarakat, mahasiswa, aktivis, dan pihak terkait dalam satu forum. Harapannya, setiap persoalan bisa dibahas secara terbuka dan menghasilkan solusi yang nyata," ujarnya.
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Diza Rasyid Ali, mengapresiasi penyelenggaraan dialog tersebut. Ia menilai pendekatan dialog merupakan langkah positif untuk membangun komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Menurut Diza, Pemuda Pancasila terus mendorong lahirnya ruang-ruang diskusi publik sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Andi Syahrum menyambut baik inisiatif Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan yang menggelar forum diskusi terkait persoalan air bersih di Makassar.
Ia menilai dialog publik menjadi sarana penting untuk mempertemukan berbagai perspektif sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai tantangan yang dihadapi sektor pelayanan air minum.
"Kalau ada masalah, harus dibicarakan bersama untuk mencari solusi. Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan tanpa memahami akar masalahnya terlebih dahulu," kata Andi Syahrum.
Menurut Andi Syahrum, persoalan air bersih tidak dapat dipandang semata-mata sebagai dampak faktor alam atau cuaca. Solusi harus dibangun melalui perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta keberanian melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang selama ini terabaikan.
Ia juga mengungkapkan masih tingginya kehilangan air pada jalur distribusi air baku dari Lekopancing menuju Panaikang. Selain sedimentasi, tumpukan sampah di saluran air baku turut memengaruhi proses distribusi.
Andi Syahrum menjelaskan, air baku yang mengalir sejauh sekitar 30 kilometer mengalami penyusutan yang cukup besar sebelum tiba di instalasi pengolahan.
“Kalau air yang keluar dari hulu 100 persen, ketika sampai di Panaikang tinggal sekitar 40 persen. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari kebocoran hingga pemanfaatan air secara ilegal di sepanjang jalur distribusi,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan komitmen Perumda Air Minum Kota Makassar untuk terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Menurutnya, berbagai langkah perbaikan yang sedang dilakukan tidak hanya bertujuan mengatasi persoalan teknis distribusi air, tetapi juga membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan perusahaan daerah tersebut.
Andi Syahrum berharap forum dialog seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah, dan penyedia layanan publik.
"Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pihak dapat berkolaborasi agar pelayanan air bersih di Kota Makassar semakin baik ke depan," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Syahrum didampingi Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Wahidin, Plt Kepala Bagian Produksi Achmad Kamil Asri, serta Plt Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Hasan.
Dialog diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan di Warkop Aspirasi, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Selain Andi Syahrum, dialog tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar yang diwakili Kepala Bidang Sanitasi, Air Bersih dan Jasa Konstruksi, serta Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir.
Ketua Panitia, Muh Fadly, mengatakan forum dialog dipilih sebagai ruang komunikasi yang lebih konstruktif dibandingkan hanya menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.
Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perlu dibahas secara terbuka dengan menghadirkan para pemangku kepentingan agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif.
"Kami ingin mempertemukan pemerintah, masyarakat, mahasiswa, aktivis, dan pihak terkait dalam satu forum. Harapannya, setiap persoalan bisa dibahas secara terbuka dan menghasilkan solusi yang nyata," ujarnya.
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Diza Rasyid Ali, mengapresiasi penyelenggaraan dialog tersebut. Ia menilai pendekatan dialog merupakan langkah positif untuk membangun komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Menurut Diza, Pemuda Pancasila terus mendorong lahirnya ruang-ruang diskusi publik sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Andi Syahrum menyambut baik inisiatif Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan yang menggelar forum diskusi terkait persoalan air bersih di Makassar.
Ia menilai dialog publik menjadi sarana penting untuk mempertemukan berbagai perspektif sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai tantangan yang dihadapi sektor pelayanan air minum.
"Kalau ada masalah, harus dibicarakan bersama untuk mencari solusi. Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan tanpa memahami akar masalahnya terlebih dahulu," kata Andi Syahrum.
Menurut Andi Syahrum, persoalan air bersih tidak dapat dipandang semata-mata sebagai dampak faktor alam atau cuaca. Solusi harus dibangun melalui perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta keberanian melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang selama ini terabaikan.
Ia juga mengungkapkan masih tingginya kehilangan air pada jalur distribusi air baku dari Lekopancing menuju Panaikang. Selain sedimentasi, tumpukan sampah di saluran air baku turut memengaruhi proses distribusi.
Andi Syahrum menjelaskan, air baku yang mengalir sejauh sekitar 30 kilometer mengalami penyusutan yang cukup besar sebelum tiba di instalasi pengolahan.
“Kalau air yang keluar dari hulu 100 persen, ketika sampai di Panaikang tinggal sekitar 40 persen. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari kebocoran hingga pemanfaatan air secara ilegal di sepanjang jalur distribusi,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan komitmen Perumda Air Minum Kota Makassar untuk terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Menurutnya, berbagai langkah perbaikan yang sedang dilakukan tidak hanya bertujuan mengatasi persoalan teknis distribusi air, tetapi juga membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan perusahaan daerah tersebut.
Andi Syahrum berharap forum dialog seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah, dan penyedia layanan publik.
"Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pihak dapat berkolaborasi agar pelayanan air bersih di Kota Makassar semakin baik ke depan," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Syahrum didampingi Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Wahidin, Plt Kepala Bagian Produksi Achmad Kamil Asri, serta Plt Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Hasan.
(MAN)
Berita Terkait
News
PDAM Makassar Terima Audiensi Eastern Pearl Flour Mills, Bahas Kebutuhan Jaringan Air
Plt Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, menerima kunjungan rombongan PT Eastern Pearl Flour Mills di ruang rapat direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Makassar, Selasa (6/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 13:44
News
PDAM Makassar Bahas Penguatan Pengelolaan NRW Bersama Kawasaki City dan STS
Perumda Air Minum Kota Makassar menerima kunjungan delegasi Kawasaki City, Jepang, bersama STS di ruang rapat direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Senin (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 20:24
Sulsel
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih
PLN UID Sulselrabar menghadirkan dua unit sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih dan sanitasi di sekolah. Berdampak ke ratusan murid dan guru.
Sabtu, 03 Okt 2026 11:32
News
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum menerima kunjungan Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan, Kamis (01/10/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 19:36
Sulsel
Bupati Bantaeng Terjun Langsung Distribusi Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin mempimpin langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan, 30 September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 06:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
2
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
3
Semen Tonasa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga di 12 Desa
4
Kahfi Pimpin PAN Sulsel 5 Periode, Usung Spirit Tembus 3 Besar di Pemilu 2029
5
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
2
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
3
Semen Tonasa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga di 12 Desa
4
Kahfi Pimpin PAN Sulsel 5 Periode, Usung Spirit Tembus 3 Besar di Pemilu 2029
5
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei