Dapat Beasiswa Pelajar, Warga Kunjungmae Ucap Terima Kasih ke Kartini
Sabtu, 20 Jan 2024 02:01
Anggota DPRD Kota Makassar Kartini berbicara di depan konstituennya di Kunjungmae, Kecamatan Mariso, Jumat sore. Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Kartini melanjutkan reses masa persidangan kedua 2023/2024, Jumat (19/1). Pada hari ke lima reses, Kartini mendatangi dua lokasi di Kelurahan Kunjungmae, Kecamatan Mariso.
Kartini mula-mula mendatangi RT 06 RW 03 di Kelurahan Kunjungmae ketika siang hari. Saat sore, ia bergeser ke RW 02. Pada dua lokasi itu, ratusan warga hadir mengikuti reses.
Kendati reses memiliki fungsi utama menyerap aspirasi, tak sedikit warga yang justru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kartini, berkat bantuannya selama satu periode di legislatif.
Salah satunya adalah Ridwan. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kartini karena sudah membantu meloloskan pelajar dari keluarga kurang mampu di wilayah itu, sebagai penerima beasiswa.
"Terima kasih Bu Kartini, kemarin beasiswa pelajar itu sudah cair," kata dia memulai.
Menurutnya, walau terbilang kecil, beasiswa tersebut sudah sangat membantu keluarga, yang memang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.
"Banyak butuh biaya pendidikan di sini. Kami tahu mereka tak bisa menyekolahkan anaknya," katanya.
Warga berharap program beasiswa pelajar bisa kembali hadir tahun ini. Selain itu, nilainya pun bisa bertambah, begitupun dengan jumlah penerimanya.
Kartini menjelaskan, pada Mei 2023 lalu, ia memang sempat meminta data pelajar SD dan SMP dari keluarga kurang mampu di daerah pemilihannya. Ia butuh sebab kuota penerima beasiswa pelajar Pemkot Makassar belum mencukupi.
Menurut Kartini, beasiswa tersebut sejatinya diperuntukkan bagi pelajar berprestasi. Namun karena tidak memenuhi kuota, maka kekurangannya ditutupi dari pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Tapi karena saat itu waktunya hanya sebentar untuk mencari data pelajar, makanya tidak bisa kita maksimalkan. Tahun ini kalau masih ada, saya akan minta data lagi," beber legislator Perindo ini.
Pada kesempatan itu, Kartini mengungkapkan bahwa 2024 terdapat perbedaan pelaksanaan reses. Paling mencolok adalah adanya penambahan lokasi dari enam ke 12. Selain itu jadwal pelaksanannya dimajukan.
"Kenapa dimajukan karena hasil reses harus sesuai dengan Musrenbang. Tahun sebelumnya kan kita reses Maret, tapi saat itu Musrenbang sudah dilaksanakan dan anggaran sudah diketok," beber Kartini.
Dengan alasan seperti itu, makanya Kartini menegaskan bahwa tidak ada sangkut paut pelaksanaan reses dengan agenda berkedok kampanye.
Kartini mula-mula mendatangi RT 06 RW 03 di Kelurahan Kunjungmae ketika siang hari. Saat sore, ia bergeser ke RW 02. Pada dua lokasi itu, ratusan warga hadir mengikuti reses.
Kendati reses memiliki fungsi utama menyerap aspirasi, tak sedikit warga yang justru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kartini, berkat bantuannya selama satu periode di legislatif.
Salah satunya adalah Ridwan. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kartini karena sudah membantu meloloskan pelajar dari keluarga kurang mampu di wilayah itu, sebagai penerima beasiswa.
"Terima kasih Bu Kartini, kemarin beasiswa pelajar itu sudah cair," kata dia memulai.
Menurutnya, walau terbilang kecil, beasiswa tersebut sudah sangat membantu keluarga, yang memang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.
"Banyak butuh biaya pendidikan di sini. Kami tahu mereka tak bisa menyekolahkan anaknya," katanya.
Warga berharap program beasiswa pelajar bisa kembali hadir tahun ini. Selain itu, nilainya pun bisa bertambah, begitupun dengan jumlah penerimanya.
Kartini menjelaskan, pada Mei 2023 lalu, ia memang sempat meminta data pelajar SD dan SMP dari keluarga kurang mampu di daerah pemilihannya. Ia butuh sebab kuota penerima beasiswa pelajar Pemkot Makassar belum mencukupi.
Menurut Kartini, beasiswa tersebut sejatinya diperuntukkan bagi pelajar berprestasi. Namun karena tidak memenuhi kuota, maka kekurangannya ditutupi dari pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Tapi karena saat itu waktunya hanya sebentar untuk mencari data pelajar, makanya tidak bisa kita maksimalkan. Tahun ini kalau masih ada, saya akan minta data lagi," beber legislator Perindo ini.
Pada kesempatan itu, Kartini mengungkapkan bahwa 2024 terdapat perbedaan pelaksanaan reses. Paling mencolok adalah adanya penambahan lokasi dari enam ke 12. Selain itu jadwal pelaksanannya dimajukan.
"Kenapa dimajukan karena hasil reses harus sesuai dengan Musrenbang. Tahun sebelumnya kan kita reses Maret, tapi saat itu Musrenbang sudah dilaksanakan dan anggaran sudah diketok," beber Kartini.
Dengan alasan seperti itu, makanya Kartini menegaskan bahwa tidak ada sangkut paut pelaksanaan reses dengan agenda berkedok kampanye.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, berencana menggelar open house pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kamis, 19 Mar 2026 20:45
Sulsel
Administrasi Rampung, THR Anggota DPRD Makassar Cair Jelang Lebaran
Sekretariat DPRD Kota Makassar memastikan proses administrasi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi anggota DPRD telah rampung.
Selasa, 17 Mar 2026 14:51
Makassar City
DPRD Makassar Ultimatum Pengusaha Akibat Parkir yang Bikin Macet
DPRD Kota Makassar menyoroti persoalan parkir yang dinilai berkontribusi terhadap kemacetan di sejumlah titik kota.
Selasa, 17 Mar 2026 04:23
Makassar City
Komisi B DPRD Makassar Sidak Pasar Terong, Pantau Harga Jelang Lebaran
Komisi B DPRD Kota Makassar bersama Perumda Pasar Makassar Raya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Makassar, untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).
Sabtu, 14 Mar 2026 15:11
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
2
KEPMI Bone Komisariat Latenriruwa Dorong Pembentukan IKA
3
Melanggar, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Sinjai
4
Halalbihalal Unhas Jadi Ajang Perkuat Kolaborasi dan Harmoni Kampus
5
Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
2
KEPMI Bone Komisariat Latenriruwa Dorong Pembentukan IKA
3
Melanggar, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Sinjai
4
Halalbihalal Unhas Jadi Ajang Perkuat Kolaborasi dan Harmoni Kampus
5
Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh