Appi Pendaftar Pertama Sebagai Cawalkot di PKB Makassar
Kamis, 02 Mei 2024 21:47
PKB Makassar menerima Munafri Arifuddin yang datang mengambil formulir penjaringan Calon Wali Kota Makassar, pada Kamis (02/05/2024). Foto: Dok PKB Makassar
MAKASSAR - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Makassar menerima Munafri Arifuddin yang datang mengambil formulir penjaringan Calon Wali Kota Makassar, pada Kamis (02/05/2024) kemarin.
Appi sapaan Munafri Arifuddin mengambil formulir diwakili oleh LO serta tim pemenangan dengan atribut kuning yang datang ke kantor DPC PKB Makassar, Jl Letjen Hertasning, Kota Makassar.
Rombongan Appi disambut langsung oleh Sekretaris Desk Pilkada PKB Makassar, Ade Anaz Mappajanci, Bendahara Desk Pilkada Makassar Dwiyana Pamuji Astutik serta Sekretaris DPC PKB Makassar, Andi Makmur Burhanuddin yang anggota DPRD Makassar terpilih 2024.
Sekretaris DPC PKB Makassar, Andi Makmur Burhanuddin mengatakan dengan kedatangan tim pemenangan Appi di kantor PKB Makassar menjadi kandidat pertama yang mendaftarkan diri menjadi calon Wali Kota Makassar 2024.
“Pak Munafri Arifuddin pendaftar pertama sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar di PKB Makassar,” ucapnya.
Menurut Andi Makmur, Appi menjadi salah satu tokoh potensial yang memiliki peluang yang sama di Pilwalkot Makassar.
“Kita beri kesempatan bagi tokoh-tokoh lain yang ingin mendaftar Wali Kota Makassar,” tandasnya.
Meski demikian, PKB akan melihat hasil survei kandidat untuk menentukan figur yang akan diusung. "Soal keputusan (rekomendasi) ada di ranah DPP PKB," ungkap mantan pengurus Golkar ini.
Andi Makmur menambahkan PKB ingin memastikan bahwa calon yang diusung memiliki dukungan yang kuat dari masyarakat.
Adapun proses selanjutnya adalah memberikan batas pengembalian berkas pendaftaran bagi para kandidat.
Proses pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran dibuka hingga 30 Mei 2024.
Setelah itu, DPC PKB akan melakukan pemeriksaan berkas untuk mengevaluasi sejauh mana kemampuan kandidat sebagai calon Wali Kota Makassar.
"Desk pilkada akan membedah visi-misi terkait sejauh mana kemampuan Pak Munafri Arifuddin sebagai calon Wali Kota Makassar," sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD II Golkar Makassar, Musjaya mengungkapkan harapannya agar PKB memilih Munafri Arifuddin sebagai calon Wali Kota Makassar. Dia mengaku bahwa hubungan antara Appi dan PKB telah terjalin dengan baik.
“Saya pikir pengambilan formulir ini hanya formalitas, karena nantinya tinggal mengetuk palu,” ucap dia.
Appi sapaan Munafri Arifuddin mengambil formulir diwakili oleh LO serta tim pemenangan dengan atribut kuning yang datang ke kantor DPC PKB Makassar, Jl Letjen Hertasning, Kota Makassar.
Rombongan Appi disambut langsung oleh Sekretaris Desk Pilkada PKB Makassar, Ade Anaz Mappajanci, Bendahara Desk Pilkada Makassar Dwiyana Pamuji Astutik serta Sekretaris DPC PKB Makassar, Andi Makmur Burhanuddin yang anggota DPRD Makassar terpilih 2024.
Sekretaris DPC PKB Makassar, Andi Makmur Burhanuddin mengatakan dengan kedatangan tim pemenangan Appi di kantor PKB Makassar menjadi kandidat pertama yang mendaftarkan diri menjadi calon Wali Kota Makassar 2024.
“Pak Munafri Arifuddin pendaftar pertama sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar di PKB Makassar,” ucapnya.
Menurut Andi Makmur, Appi menjadi salah satu tokoh potensial yang memiliki peluang yang sama di Pilwalkot Makassar.
“Kita beri kesempatan bagi tokoh-tokoh lain yang ingin mendaftar Wali Kota Makassar,” tandasnya.
Meski demikian, PKB akan melihat hasil survei kandidat untuk menentukan figur yang akan diusung. "Soal keputusan (rekomendasi) ada di ranah DPP PKB," ungkap mantan pengurus Golkar ini.
Andi Makmur menambahkan PKB ingin memastikan bahwa calon yang diusung memiliki dukungan yang kuat dari masyarakat.
Adapun proses selanjutnya adalah memberikan batas pengembalian berkas pendaftaran bagi para kandidat.
Proses pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran dibuka hingga 30 Mei 2024.
Setelah itu, DPC PKB akan melakukan pemeriksaan berkas untuk mengevaluasi sejauh mana kemampuan kandidat sebagai calon Wali Kota Makassar.
"Desk pilkada akan membedah visi-misi terkait sejauh mana kemampuan Pak Munafri Arifuddin sebagai calon Wali Kota Makassar," sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD II Golkar Makassar, Musjaya mengungkapkan harapannya agar PKB memilih Munafri Arifuddin sebagai calon Wali Kota Makassar. Dia mengaku bahwa hubungan antara Appi dan PKB telah terjalin dengan baik.
“Saya pikir pengambilan formulir ini hanya formalitas, karena nantinya tinggal mengetuk palu,” ucap dia.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Suara DPD II Mulai Terbelah, Diskresi IAS jadi Magnet Kuat Galang Dukungan
Suara DPD II kabupaten/kota mulai terbelah menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang mengantongi diskresi menjadi magnet kuat untuk menarik sejumlah dukungan pemilik suara.
Senin, 29 Jun 2026 11:22
Sulsel
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
Kader senior, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengantongi diskresi DPP untuk bertarung di Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Surat sakti itu ia terima langsung dari Ketua Umum (Ketum) Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Golkar, Jakarta pada Rabu (24/06/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 22:16
News
Idrus Marham: Mahasiswa dan Presiden Prabowo Sama-sama Ingin Perbaiki Tata Kelola Ekonomi
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham menilai aksi demonstrasi mahasiswa yang mengkritisi kebijakan pemerintah memiliki semangat yang sejalan dengan apa yang ia sebut sebagai “demo” Presiden Prabowo Subianto saat mengungkap persoalan tata kelola ekonomi nasional dalam Sidang Paripurna DPR RI.
Minggu, 14 Jun 2026 10:01
News
Idrus Marham Bantah Bahlil Bidik Pilpres 2029, Fokusnya Sukseskan Prabowo dan Besarkan Golkar
Wacana munculnya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam bursa calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendapat bantahan dari internal partainya.
Kamis, 11 Jun 2026 17:57
News
Idrus Marham: Polemik Film Pesta Babi Harus Jadi Momentum Perkuat Nasionalisme
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham justru melihat polemik itu sebagai momentum penting untuk merefleksikan kembali cara pandang kebangsaan dalam melihat pembangunan di berbagai daerah, termasuk di Merauke, Papua Selatan.
Senin, 08 Jun 2026 21:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
2
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
3
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
4
OJK & UNODC Perkuat Kerja Sama Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Komitmen Zero Corruption Lewat Edaran Antisuap
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
2
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
3
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
4
OJK & UNODC Perkuat Kerja Sama Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Komitmen Zero Corruption Lewat Edaran Antisuap