Rusdin Abdullah Ngopi Keliling Bersama Warga, Bicara Makassar Bebas Iuran Sampah
Kamis, 30 Mei 2024 21:17

Warga Kota Makassar ke depan tidak lagi akan membayar iuran sampah. Penghapusan iuran sampah itu bisa terjadi selama Rusdin Abdullah yang menjadi wali kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Warga Kota Makassar ke depan tidak lagi akan membayar iuran sampah. Penghapusan iuran sampah itu bisa terjadi selama Rusdin Abdullah yang menjadi wali kota Makassar.
Hal itu terungkap setelah, Calon Wali Kota Makassar itu melakukan silaturahmi dengan ratusan warga Manasa Upa, sore tadi.
Kegiatan yang dikemas Ngopi Bersama Rusdin Abdullah itu berlangsung di Warkop Azzahra di Jalan Minasa Upa, Kamis (30/05/2024). Turut hadir Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Nasdem, Irwan Djafar.
Dalam kesempatan itu, Irwan Djafar menjelaskan tentang Rusdin Abdullah sebagai calon Wali Kota Makassar yang akan diusung Partai NasDem.
"Kalau Pak Rudal ini tidak diragukan lagi, sudah banyak yang kenal. Kalau untuk kepentingan dirinya sudah selesai, dia ini mau maju semata-mata untuk kepentingan Kota Makassar, maka Tagline juga Rudal Sayang Makassar," kata Irwan Djafar.
Dia menjelaskan bahwa kehadiran Rusdin Abdullah dalam rangka silaturahmi untuk mendengarkan masukan dan keluhan warga, yang akan nantinya menjadi program prioritas jika diamanahkan menjadi Wali Kota Makassar dalam pemilihan yang digelar bulan November 2024.
"Jadi sampaikan memang maki, Pak Rudal akan dengarkan dan akan menjadi programnya ke depan," ucap Irwan Djafar.
Sejumlah warga menyampaikan pandangan dan keluhan, diantaranya terkait dengan drainase, Jalan di Blok M yang rusak dan UGD Puskesmas hanya melakukan pelayanan sampai jam 12 malam, minta dilakukan pelayanan hingga 24 Jam.
Rusdin Abdullah menyampaikan terkait dengan drainase banyak yang sudah tersumbat dan hingga mengakibatkan banjir, Insya Allah jika diberi amanah akan memberikan solusi terbaik.
"Pelayanan Puskesmas hanya sampai jam 12 malam, ini akan menjadi perhatian saya ke depan bagaiman melayani warga 24 Jam," tegas Rudal sapaan akrab Rusdin Abdullah.
Ia juga menyapaikan jika diamanahkan memimpin Kota Makassar akan mengerakkan semangat gotong royong dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat.
"Semangat gotong royong di Masyarakat mulai kurang, itu akan kita bangun kembali, misalnya dalam hal kebersihan. Bagaimana kita kerja bakti bersama secara gotong royong, saya akan hadir di tengah-tengah masyarakat bersama warga dalam setiap pekan di setiap kelurahan. Kebersihan itu penting, apa lagi dalam agama jelas kebersihan bagian dari pada iman. Kalau lingkungan kita bersih, juga akan tercipta lingkungan yang sehat," terang Rudal
"Pogging juga akan menjadi program, saya akan pogging 1 kali sebulan dalam setiap kecamatan, ini bagaiman kita mencegah penyakit. Jangan hanya penindakan, pengecahan itu penting agar masyarakat kita terhindar dari penyakit," jelasnya.
Saat ini warga Kota Makassar dibebani iuran sampah sebesar Rp20.000 per rumah tangga dalam sebulan. Pada kesempatan itu Rusdin Abdullah juga menegaskan akan membebaskan warga dari iuran sampah.
"Jika selama ini masyarakat dibebani iuran sampah, baik masyarakat menegah ke atas ke bawah, kaya miskin bayar sampah, itu akan saya hupuskan. Jadi ada pemerataan tidak ada lagi bayar sampah. Program saya salah satu masyarakat bebas iuran sampah warga Kota Makassar," tegas Rudal yang disambut tepuk tangan oleh warga.
Di hadapan warga, ia mengatakan komitmenya ke depan jika diamanahan menjadi Wali Kota Makassar. "Mohon dukungan dan doata semua, apa yang saya sampaikan di sini, itulah komitmen saya jika diamankan jadi Walikota Makassar," kuncinya.
Hal itu terungkap setelah, Calon Wali Kota Makassar itu melakukan silaturahmi dengan ratusan warga Manasa Upa, sore tadi.
Kegiatan yang dikemas Ngopi Bersama Rusdin Abdullah itu berlangsung di Warkop Azzahra di Jalan Minasa Upa, Kamis (30/05/2024). Turut hadir Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Nasdem, Irwan Djafar.
Dalam kesempatan itu, Irwan Djafar menjelaskan tentang Rusdin Abdullah sebagai calon Wali Kota Makassar yang akan diusung Partai NasDem.
"Kalau Pak Rudal ini tidak diragukan lagi, sudah banyak yang kenal. Kalau untuk kepentingan dirinya sudah selesai, dia ini mau maju semata-mata untuk kepentingan Kota Makassar, maka Tagline juga Rudal Sayang Makassar," kata Irwan Djafar.
Dia menjelaskan bahwa kehadiran Rusdin Abdullah dalam rangka silaturahmi untuk mendengarkan masukan dan keluhan warga, yang akan nantinya menjadi program prioritas jika diamanahkan menjadi Wali Kota Makassar dalam pemilihan yang digelar bulan November 2024.
"Jadi sampaikan memang maki, Pak Rudal akan dengarkan dan akan menjadi programnya ke depan," ucap Irwan Djafar.
Sejumlah warga menyampaikan pandangan dan keluhan, diantaranya terkait dengan drainase, Jalan di Blok M yang rusak dan UGD Puskesmas hanya melakukan pelayanan sampai jam 12 malam, minta dilakukan pelayanan hingga 24 Jam.
Rusdin Abdullah menyampaikan terkait dengan drainase banyak yang sudah tersumbat dan hingga mengakibatkan banjir, Insya Allah jika diberi amanah akan memberikan solusi terbaik.
"Pelayanan Puskesmas hanya sampai jam 12 malam, ini akan menjadi perhatian saya ke depan bagaiman melayani warga 24 Jam," tegas Rudal sapaan akrab Rusdin Abdullah.
Ia juga menyapaikan jika diamanahkan memimpin Kota Makassar akan mengerakkan semangat gotong royong dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat.
"Semangat gotong royong di Masyarakat mulai kurang, itu akan kita bangun kembali, misalnya dalam hal kebersihan. Bagaimana kita kerja bakti bersama secara gotong royong, saya akan hadir di tengah-tengah masyarakat bersama warga dalam setiap pekan di setiap kelurahan. Kebersihan itu penting, apa lagi dalam agama jelas kebersihan bagian dari pada iman. Kalau lingkungan kita bersih, juga akan tercipta lingkungan yang sehat," terang Rudal
"Pogging juga akan menjadi program, saya akan pogging 1 kali sebulan dalam setiap kecamatan, ini bagaiman kita mencegah penyakit. Jangan hanya penindakan, pengecahan itu penting agar masyarakat kita terhindar dari penyakit," jelasnya.
Saat ini warga Kota Makassar dibebani iuran sampah sebesar Rp20.000 per rumah tangga dalam sebulan. Pada kesempatan itu Rusdin Abdullah juga menegaskan akan membebaskan warga dari iuran sampah.
"Jika selama ini masyarakat dibebani iuran sampah, baik masyarakat menegah ke atas ke bawah, kaya miskin bayar sampah, itu akan saya hupuskan. Jadi ada pemerataan tidak ada lagi bayar sampah. Program saya salah satu masyarakat bebas iuran sampah warga Kota Makassar," tegas Rudal yang disambut tepuk tangan oleh warga.
Di hadapan warga, ia mengatakan komitmenya ke depan jika diamanahan menjadi Wali Kota Makassar. "Mohon dukungan dan doata semua, apa yang saya sampaikan di sini, itulah komitmen saya jika diamankan jadi Walikota Makassar," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait

News
Rudianto Lallo Desak Usut Tuntas Kasus Penembakan Tiga Polisi di Lampung
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo mendesak aparat untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan tiga anggota Polri di Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Selasa, 18 Mar 2025 23:55

Sulsel
Nasdem Sulsel Perkuat Sinergi Legislatif-Eksekutif Sambut Tantangan Politik 2025
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menggelar rapat konsolidasi dan pendidikan politik, berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, pada Sabtu (08/02/2025).
Sabtu, 08 Feb 2025 20:40

Makassar City
KPU Makassar Sahkan Kemenangan Paslon Munafri-Aliyah di Pilwalkot 2024
Setelah melalui tahapan dan perjalanan yang panjang, KPU Makassar akhirnya menetapkan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030.
Kamis, 06 Feb 2025 22:24

Makassar City
Sengketa Pilwalkot Ditolak, Appi Sebut Putusan MK jadi Kemenangan Warga Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024, yang diajukan oleh Paslon Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi AU (INIMI) dengan nomor perkara 218/PHPU.WAKO-XXII/2025.
Selasa, 04 Feb 2025 22:23

Sulsel
MK Tolak Gugatan INIMI, MULIA Segera Ditetapkan Pemenang Pilwalkot Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024.
Selasa, 04 Feb 2025 21:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler