DPRD Makassar Umumkan Munafri-Aliyah Wali Kota dan Wawali Terpilih
Sabtu, 08 Feb 2025 19:23
Suasana paripurna Pengumuman Hasil Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar paripurna Pengumuman Hasil Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar Terpilih 2025-2030, Sabtu (8/2/2025).
Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika, dihadiri juga jajaran anggota DPRD dan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Dalam paripurna itu, DPRD Makassar mengumumkan penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham.
Kemudian rapat tersebut juga dirangkaikan dengan pemberhentian Moh Ramdhan Pomanto sebagai Wali Kota Makassar dengan masa jabatan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Moh Ramdhan Pomanto dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dengan masa jabatan pemerintahan baru di Makassar diharapkan mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi di masa akan mendatang.
"Dengan ditetapkannya Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030 yang terpilih dalam rapat paripurna hari ini, sekaligus sebagai pertanda bahwa tidak lama lagi transformasi Pemkot Makassar akan kita lalui bersama," ucapnya saat memberikan sambutan.
"Mari kita mendoakan beliau (Appi-Aliyah) Insyaallah akan jauh daripada apa yang kita kerjakan hari ini, saya yakin dengan pemerintahan yang baru, Makassar akan menjadi yang terbaik di Indonesia bahkan menjadi kota yang kita idamkan secara global," lanjutnya.
Sementara itu, Munafri Arifuddin menuturkan bahwa masih memiliki tantangan yang besar di pemerintahan yang akan datang dan masih menunggu tahapan pelantikan serentak di Jakarta yang direncanakan pada bulan Februari ini.
"Kita (Appi-Aliyah) menunggu tahapan berikut yakni pelantikan yang akan dilaksanakan secara serentak bersama kepala daerah terpilih di Jakarta dan tentu masih menunggu proses-proses yang dilaksanakan ke depan," tuturnya kepada awak media.
"Tantangan kita ke depan tidak mudah, sangat berat. Sehingga diperlukan sinegritas untuk seluruh stakeholder yang ada. Teman-teman dari media saya harap juga mampu berkolaborasi dengan pemerintah (Pemkot Makassar)," kuncinya.
Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika, dihadiri juga jajaran anggota DPRD dan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Dalam paripurna itu, DPRD Makassar mengumumkan penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham.
Kemudian rapat tersebut juga dirangkaikan dengan pemberhentian Moh Ramdhan Pomanto sebagai Wali Kota Makassar dengan masa jabatan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Moh Ramdhan Pomanto dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dengan masa jabatan pemerintahan baru di Makassar diharapkan mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi di masa akan mendatang.
"Dengan ditetapkannya Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030 yang terpilih dalam rapat paripurna hari ini, sekaligus sebagai pertanda bahwa tidak lama lagi transformasi Pemkot Makassar akan kita lalui bersama," ucapnya saat memberikan sambutan.
"Mari kita mendoakan beliau (Appi-Aliyah) Insyaallah akan jauh daripada apa yang kita kerjakan hari ini, saya yakin dengan pemerintahan yang baru, Makassar akan menjadi yang terbaik di Indonesia bahkan menjadi kota yang kita idamkan secara global," lanjutnya.
Sementara itu, Munafri Arifuddin menuturkan bahwa masih memiliki tantangan yang besar di pemerintahan yang akan datang dan masih menunggu tahapan pelantikan serentak di Jakarta yang direncanakan pada bulan Februari ini.
"Kita (Appi-Aliyah) menunggu tahapan berikut yakni pelantikan yang akan dilaksanakan secara serentak bersama kepala daerah terpilih di Jakarta dan tentu masih menunggu proses-proses yang dilaksanakan ke depan," tuturnya kepada awak media.
"Tantangan kita ke depan tidak mudah, sangat berat. Sehingga diperlukan sinegritas untuk seluruh stakeholder yang ada. Teman-teman dari media saya harap juga mampu berkolaborasi dengan pemerintah (Pemkot Makassar)," kuncinya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Muchlis Misbah Dorong Uji Publik Wacana Pilkada Lewat DPRD
Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, mendorong dilakukannya uji publik secara terbuka terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Senin, 19 Jan 2026 23:37
Sulsel
Wali Kota Appi Tegaskan Masjid Harus Legal, Bersih dan Berfungsi Sosial
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas wakaf yang jelas, menjaga kebersihan, serta berfungsi sebagai pusat pelayanan sosial
Senin, 19 Jan 2026 08:52
Sports
Umiyati Pimpin IPSI Makassar, Fokus Cetak Atlet Silat Berprestasi
Pengurus IPSI Kota Makassar periode 2025–2029 resmi dilantik oleh IPSI Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan, Sabtu (17/1/2026) malam.
Minggu, 18 Jan 2026 18:22
Makassar City
Fraksi PKB Makassar Harap Armada Baru Dinsos Percepat Respons ke Kelompok Rentan
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Dinsos Makassar yang memanfaatkan kendaraan aset lama menjadi armada operasional penjangkauan sosial.
Sabtu, 17 Jan 2026 14:33
Sulsel
Hartono Jamin Perda Parkir Makassar Selesai 2026, Atur Skema dan Sanksi Tegas
Anggota DPRD Kota Makassar, Hartono, menyampaikan bahwa pembahasan Rancangan Perda tentang Pengelolaan Parkir yang masuk dalam program legislasi tahun sebelumnya belum sempat dirampungkan.
Jum'at, 16 Jan 2026 15:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar