Rotasi Jabatan, Wali Kota Munafri Lantik 7 Pejabat Baru Pemkot Makassar
Jum'at, 11 Jul 2025 22:43
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melantik pejabat baru lingkup Pemkot Makassar di ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Jumat (11/7/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melantik sejumlah pejabat dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, di ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Jumat (11/7/2025).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama dua orang, pejabat administrator, serta pejabat fungsional 21 orang.
SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta SK Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan SK kepada dua Dewas Perusda.
Wali Kota Munafri menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari proses penyegaran organisasi pemerintahan guna memastikan roda birokrasi berjalan optimal sesuai target pembangunan.
"Dalam sebuah organisasi, gerbong ini harus terus bergerak. Kita ingin memaksimalkan capaian, merapikan pola kerja, dan mempercepat layanan kepada masyarakat. Rotasi ini adalah bagian penting dari dinamika pemerintahan," ujarnya dalam sambutan.
Tak hanya menyasar jabatan struktural, Munafri menuturkan bahwa pelantikan ini juga menyertakan pejabat fungsional yang dinilai memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan publik berbasis keahlian.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar itu juga menekankan pentingnya kontribusi nyata dari para pejabat fungsional untuk meningkatkan mutu tata kelola pemerintahan.
"Berikan sumbangsih keilmuan yang spesifik. Jadilah pelayan publik yang mampu memberi dampak langsung ke masyarakat," tambahnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi struktural di lingkungan Pemkot Makassar dalam menjawab tantangan tata kelola kota yang semakin dinamis, serta memperkuat komitmen untuk menghadirkan birokrasi yang tangguh, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.
Appi sapaan akrabnya ini pun menegaskan bahwa perpindahan jabatan harus menjadi momen introspeksi dan inovasi. Ia mengajak para pejabat yang dilantik untuk membawa semangat positif dari jabatan sebelumnya, sekaligus meninggalkan praktik-praktik negatif.
Adapun pejabat yang dilantik beberapa di antaranya, yakni
1. Hasanudin, sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar, Eselon 2B.
2. Fajrin Hamid Pagarra, sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Umum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Eselon 3B.
3. Firnandar Sabara, sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar, Eselon 3A.
4. Syamsul Bahri (Panjul) Sekretaris merangkap, Plt Damkarmat.
5. Muh Fadli sebagai Sekretaris sekaligus Plt BPBD.
6. Kadishub, Muhammad Rheza (Dewas Perusda Terminal).
7. Plt Kepala Bapenda, Andi Asminullah (Dewas PD Parkir).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama dua orang, pejabat administrator, serta pejabat fungsional 21 orang.
SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta SK Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan SK kepada dua Dewas Perusda.
Wali Kota Munafri menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari proses penyegaran organisasi pemerintahan guna memastikan roda birokrasi berjalan optimal sesuai target pembangunan.
"Dalam sebuah organisasi, gerbong ini harus terus bergerak. Kita ingin memaksimalkan capaian, merapikan pola kerja, dan mempercepat layanan kepada masyarakat. Rotasi ini adalah bagian penting dari dinamika pemerintahan," ujarnya dalam sambutan.
Tak hanya menyasar jabatan struktural, Munafri menuturkan bahwa pelantikan ini juga menyertakan pejabat fungsional yang dinilai memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan publik berbasis keahlian.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar itu juga menekankan pentingnya kontribusi nyata dari para pejabat fungsional untuk meningkatkan mutu tata kelola pemerintahan.
"Berikan sumbangsih keilmuan yang spesifik. Jadilah pelayan publik yang mampu memberi dampak langsung ke masyarakat," tambahnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi struktural di lingkungan Pemkot Makassar dalam menjawab tantangan tata kelola kota yang semakin dinamis, serta memperkuat komitmen untuk menghadirkan birokrasi yang tangguh, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.
Appi sapaan akrabnya ini pun menegaskan bahwa perpindahan jabatan harus menjadi momen introspeksi dan inovasi. Ia mengajak para pejabat yang dilantik untuk membawa semangat positif dari jabatan sebelumnya, sekaligus meninggalkan praktik-praktik negatif.
Adapun pejabat yang dilantik beberapa di antaranya, yakni
1. Hasanudin, sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar, Eselon 2B.
2. Fajrin Hamid Pagarra, sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Umum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Eselon 3B.
3. Firnandar Sabara, sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar, Eselon 3A.
4. Syamsul Bahri (Panjul) Sekretaris merangkap, Plt Damkarmat.
5. Muh Fadli sebagai Sekretaris sekaligus Plt BPBD.
6. Kadishub, Muhammad Rheza (Dewas Perusda Terminal).
7. Plt Kepala Bapenda, Andi Asminullah (Dewas PD Parkir).
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Mulai 2026, Pemkot Makassar Wajibkan Pengembang Serahkan PSU di Awal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal menerapkan akan mengubah kebijakan tata kelola pengembang, dengan mewajibkan penyerahan PSU di awal proses pembangunan.
Selasa, 20 Jan 2026 08:07
Sulsel
Wali Kota Appi Tegaskan Masjid Harus Legal, Bersih dan Berfungsi Sosial
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas wakaf yang jelas, menjaga kebersihan, serta berfungsi sebagai pusat pelayanan sosial
Senin, 19 Jan 2026 08:52
Makassar City
Pemkot Makassar Mulai Tahap Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai merealisasikan langkah pembangunan jembatan kembar Barombong di ruas (sisi kanan) jembatan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.
Sabtu, 17 Jan 2026 15:29
News
Pemkot Makassar Tegaskan Pengakhiran PKS Pusat Niaga Daya Harus Bebas Risiko Hukum
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmen untuk segera menuntaskan pengakhiran Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Kalla Inti Karsa (KIK) terkait pengelolaan Pusat Niaga Daya.
Jum'at, 16 Jan 2026 15:31
Makassar City
Amankan Kota dan Aset, Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi dengan Polda Sulsel
Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi lintas institusi guna menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.
Kamis, 15 Jan 2026 07:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
Barang Korban Ditemukan, Operasi SAR ATR 42-500 Persempit Area Pencarian
5
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
Barang Korban Ditemukan, Operasi SAR ATR 42-500 Persempit Area Pencarian
5
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?