Ketua Umum PP IPMALUTIM Apresiasi Gerak Cepat PT Vale Atasi Kebocoran Pipa di Towuti
Minggu, 24 Agu 2025 07:56
Ketua Umum PP IPMALUTIM, Haikun Candra S. Foto/Istimewa
SOROWAKO - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (PP IPMALUTIM), Haikun Candra S, mengapresiasi gerak cepat PT Vale Indonesia Tbk dalam menangani kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.
Menurut Haikun, respons cepat PT Vale yang segera menurunkan tim penanganan darurat dan menyatakan kesiapan bertanggung jawab memberikan sinyal positif.
“Langkah cepat ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan awal perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Meski demikian, Haikun menegaskan bahwa apresiasi tersebut harus diikuti dengan tindakan nyata di lapangan. IPMALUTIM menekankan agar PT Vale membuktikan komitmennya melalui pemulihan lingkungan secara menyeluruh, pemberian ganti rugi yang adil kepada masyarakat terdampak, serta transparansi penuh terkait penyebab kebocoran dan langkah pencegahan ke depan.
“Masyarakat Luwu Timur tidak boleh dirugikan untuk kedua kalinya. IPMALUTIM akan terus mengawal proses ini, memastikan PT Vale tidak cuma hadir ketika ada masalah, tetapi juga konsisten menjaga keamanan fasilitasnya agar insiden serupa tidak kembali mencederai hak hidup masyarakat,” tegas Haikun.
Gerak Cepat Aktifkan Prosedur Darurat
Menanggapi insiden tersebut, Direktur Hubungan External PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa kerusakan pipa terjadi pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 07.30 WITA di Desa Lioka, Towuti. Penyebab kerusakan masih dalam tahap investigasi.
“Prioritas utama kami adalah memastikan sumber kebocoran dapat tertangani dengan baik serta melakukan upaya mitigasi terhadap dampak masyarakat, sosial, dan lingkungan,” jelas Endra.
Saat ini, PT Vale mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan mengerahkan Emergency Response Group (ERG) ke lokasi sejak pertama laporan diterima. Upaya awal meliputi pemasangan oil boom dan oil trap untuk mencegah penyebaran, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan. Perusahaan juga membentuk crisis management team agar proses pemulihan berjalan cepat dan menyeluruh.
“Kami memahami insiden ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat, pekerja, dan lingkungan. PT Vale berkomitmen menangani situasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga transparansi, serta berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait,” tambahnya.
PT Vale menegaskan komitmennya menjalankan operasional secara patuh, akuntabel, dan terbuka terhadap dialog dengan pemangku kepentingan demi mendukung keberlanjutan lingkungan dan keselamatan komunitas di sekitar wilayah operasinya.
Menurut Haikun, respons cepat PT Vale yang segera menurunkan tim penanganan darurat dan menyatakan kesiapan bertanggung jawab memberikan sinyal positif.
“Langkah cepat ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan awal perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Meski demikian, Haikun menegaskan bahwa apresiasi tersebut harus diikuti dengan tindakan nyata di lapangan. IPMALUTIM menekankan agar PT Vale membuktikan komitmennya melalui pemulihan lingkungan secara menyeluruh, pemberian ganti rugi yang adil kepada masyarakat terdampak, serta transparansi penuh terkait penyebab kebocoran dan langkah pencegahan ke depan.
“Masyarakat Luwu Timur tidak boleh dirugikan untuk kedua kalinya. IPMALUTIM akan terus mengawal proses ini, memastikan PT Vale tidak cuma hadir ketika ada masalah, tetapi juga konsisten menjaga keamanan fasilitasnya agar insiden serupa tidak kembali mencederai hak hidup masyarakat,” tegas Haikun.
Gerak Cepat Aktifkan Prosedur Darurat
Menanggapi insiden tersebut, Direktur Hubungan External PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa kerusakan pipa terjadi pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 07.30 WITA di Desa Lioka, Towuti. Penyebab kerusakan masih dalam tahap investigasi.
“Prioritas utama kami adalah memastikan sumber kebocoran dapat tertangani dengan baik serta melakukan upaya mitigasi terhadap dampak masyarakat, sosial, dan lingkungan,” jelas Endra.
Saat ini, PT Vale mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan mengerahkan Emergency Response Group (ERG) ke lokasi sejak pertama laporan diterima. Upaya awal meliputi pemasangan oil boom dan oil trap untuk mencegah penyebaran, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan. Perusahaan juga membentuk crisis management team agar proses pemulihan berjalan cepat dan menyeluruh.
“Kami memahami insiden ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat, pekerja, dan lingkungan. PT Vale berkomitmen menangani situasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga transparansi, serta berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait,” tambahnya.
PT Vale menegaskan komitmennya menjalankan operasional secara patuh, akuntabel, dan terbuka terhadap dialog dengan pemangku kepentingan demi mendukung keberlanjutan lingkungan dan keselamatan komunitas di sekitar wilayah operasinya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Menelisik Jejak Ali Kamri Nawir di Balik Polemik Loeha Raya
Sosok yang dikenal dengan inisial AKN itu disebut memiliki rekam jejak aktivitas organisasi di sejumlah wilayah Sulawesi sebelum kemudian aktif di kawasan Towuti dan Loeha Raya.
Jum'at, 04 Sep 2026 18:14
News
PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi
Sebagai bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Vale juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di tingkat lokal.
Kamis, 03 Sep 2026 18:22
News
MediaMIND 2026: PT Vale Bagikan Kisah Pemberdayaan Masyarakat dari Tiga Provinsi
Praktik tersebut diwujudkan melalui program pemberdayaan di tiga provinsi dan menjadi salah satu kisah yang dibagikan PT Vale dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di Unhas Makassar.
Senin, 31 Agu 2026 22:49
News
Gakkum Kembangkan Kasus Perambahan Hutan Loeha Raya, APL Jadi Sorotan
Penyidik Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi mulai mengembangkan kasus perambahan kawasan hutan di Blok Tanamanalia dan Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur.
Senin, 31 Agu 2026 21:48
Sulsel
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur
Sebanyak 50 bibit mangrove dan 200 bibit lamun ditanam di kawasan Mangkasa Point, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (29/8), sebagai bagian dari upaya memulihkan ekosistem pesisir.
Minggu, 30 Agu 2026 07:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
2
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
3
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
4
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
5
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Gelar Green Hospitality and Gastronomy Competition 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
2
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
3
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
4
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
5
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Gelar Green Hospitality and Gastronomy Competition 2026