Kabel Laut Sorong–Merauke Diperbaiki, Telkom Target Rampung Awal September
Jum'at, 29 Agu 2025 23:27
Tim teknis mulai melakukan tahapan pemulihan kabel laut di titik gangguan. Foto/Istimewa
MERAUKE - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mempercepat pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Merauke. Kapal perbaikan telah tiba di titik gangguan, tepatnya di ruas Timika–Merauke pada KM 293 dari STO Merauke arah Timika, dan langsung memulai proses pemulihan tahap awal.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo, menjelaskan bahwa tahap pertama mencakup current assessment dan route scouting.
Sesuai prosedur pekerjaan, tim teknis melakukan pengukuran kondisi oseanografi seperti kecepatan dan arah arus, gelombang, serta pasang surut, sekaligus memastikan jalur operasi bebas dari hambatan fisik maupun aktivitas maritim.
"Data ini menjadi dasar perencanaan teknis agar proses penanganan kabel dan perbaikan dapat dilakukan secara aman dan efisien,” ujar Amin.
Ia menekankan langkah ini penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan presisi dan minim risiko. Amin menambahkan, pemulihan akan dilanjutkan dengan beberapa tahapan teknis.
“Selanjutnya, tim teknis akan mengerjakan berbagai tahapan, seperti pengangkatan kabel, pemotongan kabel di titik gangguan, pengamanan ujung kabel di kedua sisi, penyambungan kabel, hingga pengujian menyeluruh terhadap hasil sambungan dan jalur kabel yang sudah dipulihkan,” jelasnya.
Telkom akan terus memberikan pembaruan berkala dan memastikan langkah-langkah mitigasi tetap berjalan, termasuk peningkatan kapasitas backup untuk wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana. Sementara itu, layanan di wilayah lain tetap berjalan normal tanpa gangguan (no service blackout).
Dengan tambahan link backup dan dukungan dari Posko Merah Putih, masyarakat di wilayah terdampak tetap bisa mengakses layanan internet. Untuk mempercepat pemulihan, tim teknis bekerja 24 jam dan mengerahkan upaya maksimal.
“Seluruh tim berupaya semaksimal mungkin agar proses pemulihan dapat selesai sesuai target dengan hasil yang optimal,” tutup Amin.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo, menjelaskan bahwa tahap pertama mencakup current assessment dan route scouting.
Sesuai prosedur pekerjaan, tim teknis melakukan pengukuran kondisi oseanografi seperti kecepatan dan arah arus, gelombang, serta pasang surut, sekaligus memastikan jalur operasi bebas dari hambatan fisik maupun aktivitas maritim.
"Data ini menjadi dasar perencanaan teknis agar proses penanganan kabel dan perbaikan dapat dilakukan secara aman dan efisien,” ujar Amin.
Ia menekankan langkah ini penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan presisi dan minim risiko. Amin menambahkan, pemulihan akan dilanjutkan dengan beberapa tahapan teknis.
“Selanjutnya, tim teknis akan mengerjakan berbagai tahapan, seperti pengangkatan kabel, pemotongan kabel di titik gangguan, pengamanan ujung kabel di kedua sisi, penyambungan kabel, hingga pengujian menyeluruh terhadap hasil sambungan dan jalur kabel yang sudah dipulihkan,” jelasnya.
Telkom akan terus memberikan pembaruan berkala dan memastikan langkah-langkah mitigasi tetap berjalan, termasuk peningkatan kapasitas backup untuk wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana. Sementara itu, layanan di wilayah lain tetap berjalan normal tanpa gangguan (no service blackout).
Dengan tambahan link backup dan dukungan dari Posko Merah Putih, masyarakat di wilayah terdampak tetap bisa mengakses layanan internet. Untuk mempercepat pemulihan, tim teknis bekerja 24 jam dan mengerahkan upaya maksimal.
“Seluruh tim berupaya semaksimal mungkin agar proses pemulihan dapat selesai sesuai target dengan hasil yang optimal,” tutup Amin.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
Memasuki tahun ke-11, BATIC 2026 digelar pada 24–28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.
Rabu, 26 Agu 2026 19:14
News
Konektivitas NTT Kembali Normal, TelkomGroup Lanjutkan Bantuan Kemanusiaan
Tiga hari setelah gempa bumi melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), TelkomGroup menuntaskan pemulihan 100% layanan telekomunikasi dan digital yang terdampak.
Rabu, 19 Agu 2026 14:24
News
XLSMART Pulihkan Jaringan Pascagempa NTT, Tinggal 5 BTS Terdampak
Dari 91 base transceiver station (BTS) dari XLSMART yang sempat mengalami gangguan, kini jumlahnya telah berkurang menjadi sekitar lima BTS.
Selasa, 18 Agu 2026 17:09
News
TelkomGroup Hadirkan Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT
TelkomGroup menghadirkan berbagai dukungan konektivitas di titik-titik strategis dan memastikan masyarakat memiliki akses komunikasi yang dapat diandalkan.
Senin, 17 Agu 2026 20:21
News
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Saat ini, sebanyak 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Pemulihan terhadap site yang masih terdampak terus dilakukan secara bertahap.
Minggu, 16 Agu 2026 21:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Disebut Berhasil Naikkan Anggaran Pasar Turatea jadi Rp172 M
2
Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat
3
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
4
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
5
Hemat Air & Cegah Kebakaran, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Warga Kaluku Bodoa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Disebut Berhasil Naikkan Anggaran Pasar Turatea jadi Rp172 M
2
Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat
3
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
4
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
5
Hemat Air & Cegah Kebakaran, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Warga Kaluku Bodoa