Usut Tuntas Pembakaran Gedung DPRD Kapolda: Potensi Tersangka Sudah Ada
Senin, 01 Sep 2025 13:24
Suasana pasca kebakaran gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Makassar, Sabtu (30/8/2025). Polda Sulsel pastikan akan menyusut tuntas pembakaran ini. Foto: Maman Sukirman
MAKASSAR - Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono memastikan akan mengusut tuntas insiden pembakaran Gedung DPRD Makassar. Ia menyebut, potensial tersangka dalam kasus ini sudah ada.
"Potensial suspek sudah ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa lakukan tindakan hukum yang lebih tegas," ujar Kapolda saat meninjau olah proses TKP di Gedung DPRD Makassar, Senin (1/9/2025).
Mantan Kapolda Jambi ini mengungkapkan bahwa di lokasi kejadian saat olah TKP dilakukan, pihaknya menemukan sebilah parang serta puluhan kendaraan yang hanya tersisa tinggal rangka.
Menurutnya barang-barang bukti tersebut sudah bisa membawa kasus ini untuk diproses hukum lebih lanjut.
"Ya (ada barang buktinya), kita sudah lihat di sini. Belum lagi kerusakan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak bertanggsung jawab pasca kebakaran," ungkapnya.
Diketahui, Kepolisian mulai melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran DPRD Makassar saat peristiwa unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Olah TKP dilakukan Tim dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel bersama Laboratorium Forensik (Puslabfor) yang ditinjau langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Senin (1/9/2025).
Pantauam di lapangan, tampak tim gabungan terdiri dari 14 personel, duantaranya 7 orang dari Forensik dan 7 dari Puslabfor. Mereka bekerja intensif mengumpulkan bukti-bukti.
Rusdi mengatakan, dari hasil peninjauan terlihat kerusakan besar akibat pembakaran gedung DPRD Kota Makassar. Banyak fasilitas dibakar, termasuk puluhan kendaraan.
"Potensial suspek sudah ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa lakukan tindakan hukum yang lebih tegas," ujar Kapolda saat meninjau olah proses TKP di Gedung DPRD Makassar, Senin (1/9/2025).
Mantan Kapolda Jambi ini mengungkapkan bahwa di lokasi kejadian saat olah TKP dilakukan, pihaknya menemukan sebilah parang serta puluhan kendaraan yang hanya tersisa tinggal rangka.
Menurutnya barang-barang bukti tersebut sudah bisa membawa kasus ini untuk diproses hukum lebih lanjut.
"Ya (ada barang buktinya), kita sudah lihat di sini. Belum lagi kerusakan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak bertanggsung jawab pasca kebakaran," ungkapnya.
Diketahui, Kepolisian mulai melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran DPRD Makassar saat peristiwa unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Olah TKP dilakukan Tim dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel bersama Laboratorium Forensik (Puslabfor) yang ditinjau langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Senin (1/9/2025).
Pantauam di lapangan, tampak tim gabungan terdiri dari 14 personel, duantaranya 7 orang dari Forensik dan 7 dari Puslabfor. Mereka bekerja intensif mengumpulkan bukti-bukti.
Rusdi mengatakan, dari hasil peninjauan terlihat kerusakan besar akibat pembakaran gedung DPRD Kota Makassar. Banyak fasilitas dibakar, termasuk puluhan kendaraan.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
DPRD Makassar Desak BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerja Sama dengan RS Bahagia
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Paripurna Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, eks Kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Rabu (13/5/2026).
Rabu, 13 Mei 2026 19:52
News
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
Perwakilan warga pemilik unit di apartemen vida view bersitegang dengan pihak building manajemen (BM). Keributan sempat terjadi di ruang building manajemen lantai 1 apartemen vida view, Panakukang. Rabu (13/05/2026).
Rabu, 13 Mei 2026 18:23
News
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 16:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
2
Meratakan Lapangan Belajar Indonesia
3
Etno Adventure Latih Perempuan Pesisir Paotere Olah Limbah Sisik Ikan
4
Wakil Rektor IV UMI Jadi Narasumber Seminar Komunikasi dan Dakwah KPI FAI UMI
5
Asrama Mahasiswa dan Dosen Kampus Vokasi Unhas di Selayar Mulai Dibangun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
2
Meratakan Lapangan Belajar Indonesia
3
Etno Adventure Latih Perempuan Pesisir Paotere Olah Limbah Sisik Ikan
4
Wakil Rektor IV UMI Jadi Narasumber Seminar Komunikasi dan Dakwah KPI FAI UMI
5
Asrama Mahasiswa dan Dosen Kampus Vokasi Unhas di Selayar Mulai Dibangun