Dukung Arah Kebijakan Menkum, Sulsel Rampungkan 3.059 Posbankum
Jum'at, 14 Nov 2025 22:31
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) berhasil merampungkan pembentukan 3.059 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Sulawesi Selatan. Capaian ini mencapai 100 persen pertanggal 14 November 2025.
Keberhasilan ini sejalan dengan arahan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas yang menekankan pentingnya penguatan akses keadilan bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi.
Sebaran Posbankum terlihat merata di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Beberapa daerah dengan jumlah Posbankum terbanyak antara lain Kabupaten Bone dengan 372, Kabupaten Wajo 190, Kabupaten Luwu Utara 173, Kabupaten Gowa 167, dan Kabupaten Luwu Timur 128 Posbankum. Seluruhnya telah mencapai target 100 persen sesuai jumlah desa dan kelurahan di wilayahnya masing-masing.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam keterangannya, Jumat, (14/11/2025), memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Menurutnya, Posbankum merupakan jembatan penting antara negara dan rakyat dalam memperoleh keadilan.
"Kami berkomitmen memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki akses terhadap bantuan hukum yang layak. Pembentukan Posbankum secara menyeluruh ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Kemenkum," tegas Andi Basmal.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga bantuan hukum, dan pemangku kepentingan di tingkat desa. "Kolaborasi lintas sektor inilah yang menjadi kekuatan utama untuk memastikan bantuan hukum menjangkau lapisan masyarakat terdalam," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Heny Widyawati, menjelaskan bahwa pencapaian 100 persen ini merupakan hasil kerja keras dan konsolidasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami tidak berhenti di angka pencapaian. Yang lebih penting adalah memastikan setiap Posbankum berfungsi optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, kami akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala," ujar Heny.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kapasitas pengelola Posbankum melalui pelatihan dan bimbingan teknis secara berkelanjutan. "Posbankum harus menjadi rumah keadilan yang mudah diakses, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan mampu memberikan solusi hukum yang tepat. Ini adalah komitmen kami ke depan," tambah Heny.
Kakanwil Kemenkum Sulsel menambahkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemerintah daerah di Sulsel yang telah mendukung penuh program ini. Dukungan pemda dinilai menjadi pilar penting dalam mewujudkan perluasan akses hukum yang berkeadilan.
Ke depan, Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus melakukan monitoring rutin. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan Posbankum menjadi pusat informasi dan layanan hukum yang andal bagi masyarakat.
Keberhasilan ini sejalan dengan arahan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas yang menekankan pentingnya penguatan akses keadilan bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi.
Sebaran Posbankum terlihat merata di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Beberapa daerah dengan jumlah Posbankum terbanyak antara lain Kabupaten Bone dengan 372, Kabupaten Wajo 190, Kabupaten Luwu Utara 173, Kabupaten Gowa 167, dan Kabupaten Luwu Timur 128 Posbankum. Seluruhnya telah mencapai target 100 persen sesuai jumlah desa dan kelurahan di wilayahnya masing-masing.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam keterangannya, Jumat, (14/11/2025), memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Menurutnya, Posbankum merupakan jembatan penting antara negara dan rakyat dalam memperoleh keadilan.
"Kami berkomitmen memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki akses terhadap bantuan hukum yang layak. Pembentukan Posbankum secara menyeluruh ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Kemenkum," tegas Andi Basmal.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga bantuan hukum, dan pemangku kepentingan di tingkat desa. "Kolaborasi lintas sektor inilah yang menjadi kekuatan utama untuk memastikan bantuan hukum menjangkau lapisan masyarakat terdalam," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Heny Widyawati, menjelaskan bahwa pencapaian 100 persen ini merupakan hasil kerja keras dan konsolidasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami tidak berhenti di angka pencapaian. Yang lebih penting adalah memastikan setiap Posbankum berfungsi optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, kami akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala," ujar Heny.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kapasitas pengelola Posbankum melalui pelatihan dan bimbingan teknis secara berkelanjutan. "Posbankum harus menjadi rumah keadilan yang mudah diakses, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan mampu memberikan solusi hukum yang tepat. Ini adalah komitmen kami ke depan," tambah Heny.
Kakanwil Kemenkum Sulsel menambahkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemerintah daerah di Sulsel yang telah mendukung penuh program ini. Dukungan pemda dinilai menjadi pilar penting dalam mewujudkan perluasan akses hukum yang berkeadilan.
Ke depan, Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus melakukan monitoring rutin. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan Posbankum menjadi pusat informasi dan layanan hukum yang andal bagi masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
News
Posbankum Sulsel Terus Bergerak Layani Masyarakat, Catatkan Ribuan Layanan Hukum
Layanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menunjukkan peran strategisnya dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat. Berdasarkan data realtime per 7 April 2026 yang dihimpun dari basis data Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN)
Rabu, 08 Apr 2026 21:02
News
Posbankum Sulsel Catat 2.211 Layanan per 17 Maret 2026
Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar rapat internal secara daring, Selasa (17/3/2026).
Selasa, 17 Mar 2026 23:48
News
Posbankum Sulsel Aktif Berikan Layanan, 154 Permohonan Hukum Terlayani
Layanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Provinsi Sulawesi Selatan, terus menunjukkan progres positif dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat.
Sabtu, 07 Mar 2026 11:16
News
Akselerasi Posbankum 2026, Kemenkum Sulsel Perkuat Layanan Hukum Masyarakat
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengakselerasi penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan sebagai upaya memperluas akses keadilan
Kamis, 26 Feb 2026 17:13
News
Kemenkum Sulsel Matangkan Kesiapan Posbankum Sambut Peresmian oleh Presiden RI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus mematangkan kesiapan Pos Bantuan Hukum (Posbankum)
Senin, 23 Feb 2026 20:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
2
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
3
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat
4
650 Mahasiswa Poltekpar Makassar Ikuti Headway Test, Kolaborasi Strategis Berbasis Teknologi
5
Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
2
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
3
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat
4
650 Mahasiswa Poltekpar Makassar Ikuti Headway Test, Kolaborasi Strategis Berbasis Teknologi
5
Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan