YBM PLN UID Sulselrabar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Utara
Minggu, 14 Des 2025 18:05
PLN UID Sulselrabar melalui YBM PLN menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di sejumlah desa yang terdampak banjir bandang di Aceh Utara. Foto/IST
MAKASSAR - Kepedulian insan PLN kembali hadir untuk menguatkan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di sejumlah desa yang terdampak banjir bandang.
Banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Utara memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Luapan air merendam permukiman warga, melumpuhkan aktivitas sehari-hari, serta menyebabkan keterbatasan kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana. Kondisi tersebut menggerakkan hati insan PLN untuk turut hadir memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, bahan makanan pokok, lampu darurat, serta obat-obatan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah masa pemulihan.Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke sejumlah desa terdampak, yakni Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye; Desa Rumoh Rauyek, Kecamatan Langkahan; serta Dusun Tanah Merah dan Dusun Bidari di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.
Bantuan tersebut disalurkan melalui tim khusus PLN UID Sulselrabar yang saat ini juga bertugas melakukan penormalan sistem kelistrikan pascabencana di Aceh. Hal ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, PLN hadir tidak hanya membawa terang listrik, tetapi juga harapan dan kepedulian bagi masyarakat.
Sejalan dengan penyaluran bantuan, tim PLN UID Sulselrabar terus melakukan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak.
Meski menghadapi medan yang sulit serta cuaca yang belum sepenuhnya stabil, para personel PLN tetap berupaya memastikan pasokan listrik kembali menyala secara bertahap dan aman demi mendukung pemulihan aktivitas masyarakat serta operasional fasilitas umum.
Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UID Sulselrabar sekaligus Pembina YBM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa bantuan dan upaya pemulihan ini merupakan wujud empati dan kepedulian insan PLN terhadap sesama.
“Di tengah bencana yang dialami saudara-saudara kita di Aceh Utara, PLN ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling menguatkan. Melalui YBM PLN, zakat dan donasi pegawai kami salurkan dengan harapan dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi warga untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Rasa haru dan syukur turut disampaikan oleh warga penerima bantuan. Masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN yang hadir membantu di tengah kondisi sulit pascabencana. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus memberikan semangat bagi warga untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan kelistrikan ini, PLN UID Sulselrabar menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya di saat-saat sulit, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Utara memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Luapan air merendam permukiman warga, melumpuhkan aktivitas sehari-hari, serta menyebabkan keterbatasan kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana. Kondisi tersebut menggerakkan hati insan PLN untuk turut hadir memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, bahan makanan pokok, lampu darurat, serta obat-obatan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah masa pemulihan.Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke sejumlah desa terdampak, yakni Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye; Desa Rumoh Rauyek, Kecamatan Langkahan; serta Dusun Tanah Merah dan Dusun Bidari di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.
Bantuan tersebut disalurkan melalui tim khusus PLN UID Sulselrabar yang saat ini juga bertugas melakukan penormalan sistem kelistrikan pascabencana di Aceh. Hal ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, PLN hadir tidak hanya membawa terang listrik, tetapi juga harapan dan kepedulian bagi masyarakat.
Sejalan dengan penyaluran bantuan, tim PLN UID Sulselrabar terus melakukan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak.
Meski menghadapi medan yang sulit serta cuaca yang belum sepenuhnya stabil, para personel PLN tetap berupaya memastikan pasokan listrik kembali menyala secara bertahap dan aman demi mendukung pemulihan aktivitas masyarakat serta operasional fasilitas umum.
Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UID Sulselrabar sekaligus Pembina YBM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa bantuan dan upaya pemulihan ini merupakan wujud empati dan kepedulian insan PLN terhadap sesama.
“Di tengah bencana yang dialami saudara-saudara kita di Aceh Utara, PLN ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling menguatkan. Melalui YBM PLN, zakat dan donasi pegawai kami salurkan dengan harapan dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi warga untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Rasa haru dan syukur turut disampaikan oleh warga penerima bantuan. Masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN yang hadir membantu di tengah kondisi sulit pascabencana. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus memberikan semangat bagi warga untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan kelistrikan ini, PLN UID Sulselrabar menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya di saat-saat sulit, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan.
(TRI)
Berita Terkait
News
IKAPTK Kota Makassar Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Kebakaran di Tallo
Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Makassar menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran, di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo.
Senin, 10 Agu 2026 22:15
News
PLN Gandeng Kejati Sultra Perkuat Pendampingan Hukum Sektor Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk memastikan penyelenggaraan layanan ketenagalistrikan berjalan dengan kepastian hukum.
Rabu, 05 Agu 2026 10:41
News
Srikandi PLN Sulselrabar Cetak 100 Perempuan Tangguh & Siaga Bencana
PLN UID Sulselrabar memperkuat peran perempuan dalam kesiapsiagaan bencana dengan membekali 100 peserta melalui program Perempuan Tangguh Bencana.
Senin, 03 Agu 2026 19:32
News
PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Peresmian HSSE Control Center menjadi tonggak penguatan sistem pengawasan keselamatan di lingkungan PLN UID Sulselrabar.
Kamis, 30 Jul 2026 16:25
Sulbar
PLN UID Sulselrabar Perkuat Reforma Agraria Lewat Pendampingan UMKM di Majene
PLN UID Sulselrabar memperkuat dukungannya terhadap Program Penanganan Akses Reforma Agraria yang dijalankan BPN Kabupaten Majene melalui pendampingan bagi pelaku UMKM.
Jum'at, 24 Jul 2026 18:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali