Pemkab Gowa Dukung Komitmen Presiden Prabowo Hapus Kemiskinan Ekstrem
Selasa, 13 Jan 2026 18:43
Bupati Sitti Husniah Talenrang berbicara dalam sebuah diskusi publk. Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menghapus kemiskinan ekstrem secara nasional sebelum akhir masa jabatan tahun 2029.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dibahas dan dirumuskan bersama dalam forum lintas daerah yang melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Menurut Husniah, forum tersebut menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara menyeluruh, sekaligus membahas berbagai kebutuhan daerah, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan sumber daya manusia.
“Saat ini yang dibahas bukan hanya Gowa, tetapi seluruh 24 kabupaten dan kota. Apa yang menjadi kekurangan di masing-masing daerah didiskusikan bersama, karena wadah ini untuk semua. Pembahasan tidak hanya soal kemiskinan, tetapi juga infrastruktur dan aspek pembangunan lainnya,” ujar Husniah Talenrang.
Ia menambahkan, melalui kolaborasi antardaerah, diharapkan dapat ditentukan langkah strategis serta figur-figur yang mampu diandalkan untuk mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan, termasuk pembangunan Sulawesi Selatan secara keseluruhan.
Fokus Pemerintah Kabupaten Gowa terhadap pengentasan kemiskinan ekstrem sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa penghapusan kemiskinan ekstrem merupakan salah satu cita-cita utama pemerintahannya.
Dalam pidato peresmian 166 Sekolah Rakyat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin, 12 Januari 2026, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya untuk mengubah nasib masyarakat yang berada pada kelompok kemiskinan ekstrem, khususnya desil satu dan dua.
“Cita-cita saya, di akhir masa jabatan saya tahun 2029, mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil satu dan dua dapat kita ubah nasibnya. Kita bisa menghilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya sikap percaya diri sebagai bangsa dalam melihat capaian pembangunan nasional, tanpa kehilangan kerendahan hati.
“Kita harus bangga dengan bukti. Rendah hati boleh, tetapi jangan rendah diri dan jangan inferior,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo optimistis penghapusan kemiskinan ekstrem dapat dicapai melalui program Sekolah Rakyat. Setiap Sekolah Rakyat ditargetkan menampung sekitar 1.000 murid, dengan total sasaran mencapai 500.000 siswa secara nasional hingga tahun 2029.
Program tersebut diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi salah satu strategi utama dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dibahas dan dirumuskan bersama dalam forum lintas daerah yang melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Menurut Husniah, forum tersebut menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara menyeluruh, sekaligus membahas berbagai kebutuhan daerah, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan sumber daya manusia.
“Saat ini yang dibahas bukan hanya Gowa, tetapi seluruh 24 kabupaten dan kota. Apa yang menjadi kekurangan di masing-masing daerah didiskusikan bersama, karena wadah ini untuk semua. Pembahasan tidak hanya soal kemiskinan, tetapi juga infrastruktur dan aspek pembangunan lainnya,” ujar Husniah Talenrang.
Ia menambahkan, melalui kolaborasi antardaerah, diharapkan dapat ditentukan langkah strategis serta figur-figur yang mampu diandalkan untuk mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan, termasuk pembangunan Sulawesi Selatan secara keseluruhan.
Fokus Pemerintah Kabupaten Gowa terhadap pengentasan kemiskinan ekstrem sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa penghapusan kemiskinan ekstrem merupakan salah satu cita-cita utama pemerintahannya.
Dalam pidato peresmian 166 Sekolah Rakyat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin, 12 Januari 2026, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya untuk mengubah nasib masyarakat yang berada pada kelompok kemiskinan ekstrem, khususnya desil satu dan dua.
“Cita-cita saya, di akhir masa jabatan saya tahun 2029, mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil satu dan dua dapat kita ubah nasibnya. Kita bisa menghilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya sikap percaya diri sebagai bangsa dalam melihat capaian pembangunan nasional, tanpa kehilangan kerendahan hati.
“Kita harus bangga dengan bukti. Rendah hati boleh, tetapi jangan rendah diri dan jangan inferior,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo optimistis penghapusan kemiskinan ekstrem dapat dicapai melalui program Sekolah Rakyat. Setiap Sekolah Rakyat ditargetkan menampung sekitar 1.000 murid, dengan total sasaran mencapai 500.000 siswa secara nasional hingga tahun 2029.
Program tersebut diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi salah satu strategi utama dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia.
(MAN)
Berita Terkait
News
Jadi Tamu Kehormatan di EEF, Prabowo Tegaskan Politik Nonblok
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia terbuka untuk membangun hubungan dan kerja sama dengan semua negara (nonblok), termasuk dengan berbagai kekuatan besar dunia.
Jum'at, 04 Sep 2026 08:16
Sulsel
Gowa Jadi Tuan Rumah, Darmawangsyah Apresiasi Kemah Pramuka Madrasah se-Sulsel
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diikuti 2.389 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 08:51
Sulsel
Workshop Bela Negara di Gowa Soroti Tantangan Nasionalisme di Era Digital
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan peperangan atau tugas TNI dan Polri. Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga.
Kamis, 27 Agu 2026 20:11
Sulsel
Bantuan Pangan Disalurkan, 73.780 PBP di Gowa akan Terima 30 Kg Beras
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Perum Bulog Cabang Makassar melaunching penyaluran Bantuan Pangan Program Pemerintah Pusat alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kamis (20/8).
Kamis, 20 Agu 2026 16:11
Sulsel
Dihadiri Jamaah dari 13 Provinsi, Wabup Gowa Berbaur di Ijtima Tahunan Umat Islam
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri Ijtima Tahunan Umat Islam Kawasan Indonesia Timur yang digelar Yayasan Jami’ Al Hidayah Berkah di Masjid Jami’ Al Hidayah, Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara, Kelurahan Pacinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (17/8/2026).
Selasa, 18 Agu 2026 11:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA SMADA 82 Makassar Gelar Senam Bersama di CFD Sudirman, Pererat Silaturahmi Alumni
2
Pertamina Cetak Rekor MURI, Memasak 8.100 Porsi Pakai Bright Gas di 8 Kota
3
Erupsi Anak Krakatau, Penerbangan Tujuan Jakarta dari Sultan Hasanuddin Dibatalkan
4
Bupati Lutim Gaspol Benahi Sekolah Rusak, Dewan Pendidikan Turun Cek Langsung
5
Honda Tebar Kejutan & Promo Spesial di Hari Pelanggan Nasional 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA SMADA 82 Makassar Gelar Senam Bersama di CFD Sudirman, Pererat Silaturahmi Alumni
2
Pertamina Cetak Rekor MURI, Memasak 8.100 Porsi Pakai Bright Gas di 8 Kota
3
Erupsi Anak Krakatau, Penerbangan Tujuan Jakarta dari Sultan Hasanuddin Dibatalkan
4
Bupati Lutim Gaspol Benahi Sekolah Rusak, Dewan Pendidikan Turun Cek Langsung
5
Honda Tebar Kejutan & Promo Spesial di Hari Pelanggan Nasional 2026