Notaris–PPAT di Sulsel Didorong Lebih Profesional dan Adaptif
Rabu, 04 Feb 2026 13:53
Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof Edward Omar Sharif Hiariej. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof Edward Omar Sharif Hiariej, memaparkan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) nasional dalam Seminar Nasional yang digelar di Makassar.
Melalui kegiatan ini, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Sulawesi Selatan didorong untuk semakin profesional dan adaptif dalam menghadapi dinamika pembaruan hukum.
Seminar nasional tersebut diselenggarakan sebagai upaya peningkatan pemahaman terhadap paradigma baru hukum pidana nasional pasca berlakunya KUHP dan KUHAP baru, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan jabatan Notaris dan PPAT sebagai pejabat umum.
Dalam paparannya, Wamenkum menegaskan bahwa notaris merupakan profesi yang memiliki kehormatan serta nilai etika dan moral yang tinggi. Oleh karena itu, pelaksanaan jabatan notaris harus senantiasa dilandasi kejujuran, integritas, dan sikap amanah dalam setiap kewenangan yang dijalankan.
“Notaris adalah profesi yang suci. Secara etika dan moral, profesi ini harus dijalankan dengan kejujuran. Nilai-nilai tersebut harus tetap dijaga,” ujar Prof Edward.
Lebih lanjut, Wamenkum menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Notaris dan PPAT dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan digitalisasi layanan hukum, tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian, etika profesi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Di satu sisi, notaris harus tetap menjalankan profesinya secara tradisional dengan menjunjung tinggi etika dan kejujuran. Di sisi lain, notaris juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi,” tambahnya.
Seminar nasional ini turut dihadiri oleh Direktur Badan Usaha Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Andi Taletting Langi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel Demson Marihot, Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sulawesi Selatan, para Ketua Pengurus Daerah INI se-Sulawesi Selatan, serta notaris dan praktisi hukum dari berbagai daerah.
Di akhir kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme Notaris dan PPAT di wilayah Sulawesi Selatan. Ia berharap para Notaris dan PPAT mampu menjaga integritas dan etika profesi, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pembaruan regulasi hukum nasional demi mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Sulawesi Selatan didorong untuk semakin profesional dan adaptif dalam menghadapi dinamika pembaruan hukum.
Seminar nasional tersebut diselenggarakan sebagai upaya peningkatan pemahaman terhadap paradigma baru hukum pidana nasional pasca berlakunya KUHP dan KUHAP baru, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan jabatan Notaris dan PPAT sebagai pejabat umum.
Dalam paparannya, Wamenkum menegaskan bahwa notaris merupakan profesi yang memiliki kehormatan serta nilai etika dan moral yang tinggi. Oleh karena itu, pelaksanaan jabatan notaris harus senantiasa dilandasi kejujuran, integritas, dan sikap amanah dalam setiap kewenangan yang dijalankan.
“Notaris adalah profesi yang suci. Secara etika dan moral, profesi ini harus dijalankan dengan kejujuran. Nilai-nilai tersebut harus tetap dijaga,” ujar Prof Edward.
Lebih lanjut, Wamenkum menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Notaris dan PPAT dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan digitalisasi layanan hukum, tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian, etika profesi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Di satu sisi, notaris harus tetap menjalankan profesinya secara tradisional dengan menjunjung tinggi etika dan kejujuran. Di sisi lain, notaris juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi,” tambahnya.
Seminar nasional ini turut dihadiri oleh Direktur Badan Usaha Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Andi Taletting Langi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel Demson Marihot, Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sulawesi Selatan, para Ketua Pengurus Daerah INI se-Sulawesi Selatan, serta notaris dan praktisi hukum dari berbagai daerah.
Di akhir kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme Notaris dan PPAT di wilayah Sulawesi Selatan. Ia berharap para Notaris dan PPAT mampu menjaga integritas dan etika profesi, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pembaruan regulasi hukum nasional demi mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas dan berkeadilan.
(GUS)
Berita Terkait
News
MPDN Kabupaten Gowa Periksa Dua Notaris Terkait Aduan Masyarakat
Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Gowa melaksanakan pemeriksaan terhadap dua notaris di Ruang Rapat Hamid Awaluddin Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Senin (25/5/2026).
Senin, 25 Mei 2026 19:11
News
Notaris Pengganti Kabupaten Maros dan Bone Resmi Dilantik
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) kembali melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan notaris pengganti untuk wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone.
Senin, 11 Mei 2026 17:39
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Agendakan Pemeriksaan Protokol Notaris Baru
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengagendakan pemeriksaan protokol terhadap notaris baru melalui Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris.
Kamis, 23 Apr 2026 20:58
News
Lantik Notaris Pengganti Kota Makassar, Tekankan Integritas Tinggi
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan pelantikan Notaris Pengganti Kota Makassar yang berlangsung di Ruang Serbaguna, Senin (13/4/2026).
Senin, 13 Apr 2026 19:02
News
Dorong Optimalisasi Pelaporan dan Kepatuhan Notaris di Sulsel
Optimalisasi pelaporan dan peningkatan kepatuhan notaris menjadi fokus utama dalam Rapat Sekretaris Majelis Kehormatan Notaris, Majelis Pengawas Wilayah Notaris, dan Majelis Pengawas Daerah Notaris yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan
Selasa, 07 Apr 2026 08:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Angkatan IX Zarchapera SMP Telkom Makassar Sukses Gelar TSFC Vol. 5, Libatkan 68 Tim SD
3
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
4
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
5
Polisi Dalami Informasi Intelijen Terkait Pergerakan Politik di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Angkatan IX Zarchapera SMP Telkom Makassar Sukses Gelar TSFC Vol. 5, Libatkan 68 Tim SD
3
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
4
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
5
Polisi Dalami Informasi Intelijen Terkait Pergerakan Politik di Sulsel