15 Tahun Sinergi MITG–Polimarim AMI Makassar Cetak SDM Maritim Unggul

Rabu, 11 Feb 2026 15:06
15 Tahun Sinergi MITG–Polimarim AMI Makassar Cetak SDM Maritim Unggul
MultiIntegra Technology Group (MITG) menandai 15 tahun kerja sama strategis dengan Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar melalui kunjungan resmi dan penyerahan penghargaan. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - MultiIntegra Technology Group (MITG) menandai 15 tahun kerja sama strategis dengan Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar melalui kunjungan resmi dan penyerahan penghargaan kepada pimpinan institusi tersebut, Jumat, 6 Februari 2026.

Penghargaan diserahkan langsung oleh CEO beserta jajaran direksi MITG kepada Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan yang dinilai konsisten, produktif, dan saling menguntungkan selama lebih dari satu dekade.

Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar, Amrin, menjelaskan bahwa institusi yang dipimpinnya menyelenggarakan pendidikan tinggi kemaritiman jenjang Diploma III, Diploma IV, dan Magister Terapan, serta berbagai kursus keterampilan pelaut berbasis Konvensi Internasional Standard of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1978 beserta amandemennya.

“Dalam pelaksanaan program D-III dan D-IV Kepelautan serta Magister Terapan, selain mengikuti ketentuan nasional seperti UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan ketentuan-ketentuan yang diterbitkan Kemendiktisaintek serta Kemenhub, Politeknik Maritim AMI Makassar selaku perguruan tinggi vokasi juga mengikuti ketentuan STCW Code Section A-I/6 Training and Assessment dengan menerapkan STCW Code Section A-I/12 Standards governing the use of simulators secara konsisten dengan cara melengkapi politeknik dengan simulator yang berkualitas tinggi yang sanggup menyimulasikan semua training scenario secara sempurna, serta bisa dipakai sebagai media asesmen dan sarana ujian komprehensif dalam rangka sertifikasi keahlian pelaut,” kata dia.

Selain program kepelautan, Politeknik Maritim AMI Makassar juga mengelola program studi non-kepelautan, yakni Manajemen Pelabuhan (D-III), Manajemen Logistik (D-III), Bisnis dan Logistik Maritim (D-IV), serta Magister Terapan Pemasaran, Inovasi dan Teknologi. Seluruh program tersebut memenuhi standar nasional dan internasional.Atas capaian tersebut, Polimarim AMI Makassar meraih berbagai penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX SULTAN BATARA (Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat), serta dinobatkan sebagai perguruan tinggi maritim swasta terbaik di wilayah Indonesia Timur.

Dalam sambutannya, CEO MultiIntegra Technology Group (MITG), Aloys Sutarto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim Indonesia melalui penyediaan simulator, peralatan laboratorium, serta alat peraga berkualitas tinggi yang didukung layanan purna jual prima.

Penghargaan yang diberikan kepada Polimarim AMI Makassar menjadi istimewa karena institusi ini tercatat sebagai lembaga diklat maritim pertama di Indonesia yang menerima apresiasi dari MITG atas kerja sama yang telah terjalin lebih dari 15 tahun.

Sejumlah capaian juga berhasil dipertahankan, di antaranya Approval Program Diklat Kepelautan dari Dirjen Perhubungan Laut selama lebih dari 10 tahun. Polimarim AMI Makassar juga mengantongi akreditasi institusi serta akreditasi program pendidikan dari BAN-PT dan LAM dengan peringkat minimal Baik Sekali.

Kontribusi terhadap pembangunan nasional di sektor transportasi, khususnya subsektor transportasi laut, juga tercermin dari jumlah lulusan yang telah mencapai lebih dari 10.000 orang.

Berdasarkan statistik 2025, total lulusan tercatat sebanyak 13.785 orang. Sementara itu, jumlah mahasiswa aktif pada Januari 2026 tercatat sebanyak 1.920 orang di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikti Saintek.

“Kami mengetahui program International Maritime Organization (IMO) Green Voyage 2050 dan teknologi MASS (Maritime Autonomous Surface Ship), namun dalam penyediaan simulator kami berusaha sejauh mungkin untuk tidak memberatkan Lembaga diklat sehingga kami menyediakan mulai dari jenis simulator Part Task, Full Mission Simulator, Smart Simulation berbasis Cloud, sampai Simulator berbasis Mixed Realities yang memadukan virtual reality dengan augmented reality untuk Nautika, Teknika, Electro Technical Officer (ETO) serta Radio Elektronika dan Operator Radio (REOR),” kata Aloys Sutarto.

“Kunjungan kami kali ini selain untuk silaturahmi dan penyerahan penghargaan, juga untuk memperkuat kerjasama yang telah terjalin sejak 15 tahun yang lalu,” katanya lagi.

Momentum 15 tahun ini menjadi penanda kuatnya sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi maritim dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru