Arus Mudik Pelindo 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang
Jum'at, 20 Mar 2026 17:04
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat kinerja positif dalam pelayanan Angkutan Lebaran 1447 Hijrah/2026 Masehi, dengan pertumbuhan arus penumpang sebesar 8,25%
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat kinerja positif dalam pelayanan Angkutan Lebaran 1447 Hijrah/2026 Masehi, dengan pertumbuhan arus penumpang sebesar 8,25% secara year on year (YoY) hingga H-2 Lebaran.
Berdasarkan data operasional periode H-15 hingga H-2 (6 - 19 Maret 2026), total penumpang yang dilayani mencapai 413.953 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 382.401 orang.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang semakin baik, aman, dan terintegrasi.
“Pertumbuhan arus penumpang ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat di kawasan Indonesia Timur, khususnya selama momen mudik Lebaran. Pelindo terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi fasilitas, sistem digital, maupun aspek keselamatan,” ujar Abdul Azis.
Dia menambahkan, Pelindo Regional 4 mengoperasikan puluhan terminal penumpang dengan dukungan sistem digital seperti autogate di 11 cabang dan X-ray di 15 cabang, guna meningkatkan efisiensi layanan serta keamanan penumpang.
Berdasarkan data kumulatif hingga H-2, terdapat lima pelabuhan dengan kontribusi penumpang terbesar di wilayah Regional 4, yaitu Pelabuhan Balikpapan sebanyak 71.024 orang, Makassar 53.415 orang, Ambon 43.425 orang, Parepare 41.634 orang, dan Pelabuhan Ternate sebanyak 40.733 orang.
Kelima pelabuhan ini menjadi simpul utama mobilitas masyarakat, terutama untuk konektivitas antarpulau di kawasan Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku.
Di sisi lain, pergerakan kapal selama periode yang sama tercatat sebanyak 611 unit. Adapun lima pelabuhan dengan arus kapal tertinggi adalah Pelabuhan Ternate sebanyak 92 unit, Manado 65 unit, Ambon 62 unit, Kendari 48 unit, dan Pelabuhan Balikpapan sebanyak 47 unit.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menjelaskan bahwa dengan 611 unit arus kapal hingga H-2 Lebaran tahun ini, kapasitas angkut dan optimalisasi jadwal pelayaran mampu menjaga kelancaran arus mudik.
“Kami mengoptimalkan load factor dan jadwal kedatangan kapal, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar tanpa penumpukan penumpang,” jelas Iwan.
Sementara itu, data yang ada juga menunjukkan tren peningkatan signifikan menjelang puncak mudik dengan lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada periode H-3.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelindo Regional 4 telah menyiapkan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan posko terpadu dan command center, penambahan personel operasional, pengaturan arus penumpang (crowd management) secara real time, serta penyediaan fasilitas tambahan seperti ruang tunggu sementara (RTS) dan sistem informasi publik.
Selain itu, Pelindo juga menyiapkan contingency plan untuk menghadapi berbagai risiko operasional seperti gangguan sistem, lonjakan trafik, hingga kondisi cuaca ekstrem.
Dalam aspek keselamatan, Pelindo Regional 4 memastikan seluruh operasional berjalan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat. Sehingga diharapkan tidak terjadi insident, accident maupun fatality.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Abdul Azis.
Berdasarkan data operasional periode H-15 hingga H-2 (6 - 19 Maret 2026), total penumpang yang dilayani mencapai 413.953 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 382.401 orang.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang semakin baik, aman, dan terintegrasi.
“Pertumbuhan arus penumpang ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat di kawasan Indonesia Timur, khususnya selama momen mudik Lebaran. Pelindo terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi fasilitas, sistem digital, maupun aspek keselamatan,” ujar Abdul Azis.
Dia menambahkan, Pelindo Regional 4 mengoperasikan puluhan terminal penumpang dengan dukungan sistem digital seperti autogate di 11 cabang dan X-ray di 15 cabang, guna meningkatkan efisiensi layanan serta keamanan penumpang.
Berdasarkan data kumulatif hingga H-2, terdapat lima pelabuhan dengan kontribusi penumpang terbesar di wilayah Regional 4, yaitu Pelabuhan Balikpapan sebanyak 71.024 orang, Makassar 53.415 orang, Ambon 43.425 orang, Parepare 41.634 orang, dan Pelabuhan Ternate sebanyak 40.733 orang.
Kelima pelabuhan ini menjadi simpul utama mobilitas masyarakat, terutama untuk konektivitas antarpulau di kawasan Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku.
Di sisi lain, pergerakan kapal selama periode yang sama tercatat sebanyak 611 unit. Adapun lima pelabuhan dengan arus kapal tertinggi adalah Pelabuhan Ternate sebanyak 92 unit, Manado 65 unit, Ambon 62 unit, Kendari 48 unit, dan Pelabuhan Balikpapan sebanyak 47 unit.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menjelaskan bahwa dengan 611 unit arus kapal hingga H-2 Lebaran tahun ini, kapasitas angkut dan optimalisasi jadwal pelayaran mampu menjaga kelancaran arus mudik.
“Kami mengoptimalkan load factor dan jadwal kedatangan kapal, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar tanpa penumpukan penumpang,” jelas Iwan.
Sementara itu, data yang ada juga menunjukkan tren peningkatan signifikan menjelang puncak mudik dengan lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada periode H-3.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelindo Regional 4 telah menyiapkan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan posko terpadu dan command center, penambahan personel operasional, pengaturan arus penumpang (crowd management) secara real time, serta penyediaan fasilitas tambahan seperti ruang tunggu sementara (RTS) dan sistem informasi publik.
Selain itu, Pelindo juga menyiapkan contingency plan untuk menghadapi berbagai risiko operasional seperti gangguan sistem, lonjakan trafik, hingga kondisi cuaca ekstrem.
Dalam aspek keselamatan, Pelindo Regional 4 memastikan seluruh operasional berjalan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat. Sehingga diharapkan tidak terjadi insident, accident maupun fatality.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Abdul Azis.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Pelindo Pastikan Kesiapan Layanan Pelabuhan Makassar Jelang Mudik Lebaran 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memastikan kesiapan layanan operasional pelabuhan menjelang periode arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
Kamis, 05 Mar 2026 17:46
Ekbis
Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 guna membahas rencana penerapan fasilitas timbangan di Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru.
Rabu, 25 Feb 2026 14:39
Ekbis
Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Arus Kapal Meningkat
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 berhasil mencatat kinerja operasional konsolidasi yang positif hingga Desember 2025, ditopang oleh peningkatan aktivitas kapal, petikemas, serta optimalisasi layanan operasional
Rabu, 11 Feb 2026 19:13
News
Tingkatkan Pemahaman K3, Pelindo Regional 4 Gelar Fire Briefing Mahasiswa Magang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar kegiatan fire briefing bagi mahasiswa magang yang menjalani program pemagangan di lingkungan Perusahaan, dalam rangka meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan
Jum'at, 06 Feb 2026 13:15
News
Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, Selasa (2/2/2026).
Senin, 02 Feb 2026 18:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muhammadiyah Barru Protes Pelarangan Salat Id di Masjid Nurul Tajdid, Soroti Peran Aparat
2
Bupati Gowa Bantah Isu Perselingkuhan, Tokoh Masyarakat Sarankan Jalur Hukum
3
Munafri-Aliyah Undang Warga Makassar Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi, Perkuat Kebersamaan
4
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
5
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muhammadiyah Barru Protes Pelarangan Salat Id di Masjid Nurul Tajdid, Soroti Peran Aparat
2
Bupati Gowa Bantah Isu Perselingkuhan, Tokoh Masyarakat Sarankan Jalur Hukum
3
Munafri-Aliyah Undang Warga Makassar Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi, Perkuat Kebersamaan
4
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
5
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga