Hari KI Sedunia 2026, DJKI Tegaskan Peran Strategis KI di Industri Olahraga
Minggu, 26 Apr 2026 22:15
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Foto: Istimewa
JAKARTA - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menekankan bahwa olahraga saat ini telah bertransformasi dari sekadar sarana hiburan menjadi industri besar dengan kapitalisasi luar biasa. Hal ini disampaikannya dalam peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia atau World Intellectual Property Day yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada 26 April 2026.
Kaitan erat antara olahraga dan industri ini terlihat dari berbagai perlengkapan yang digunakan, mulai dari baju hingga sepatu, yang setidaknya memiliki dua unsur kekayaan intelektual (KI). Supratman menjelaskan bahwa kolaborasi antara pelindungan hukum dan komersialisasi menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Negara hadir untuk memastikan setiap ide dan inovasi memiliki nilai manfaat ekonomi yang nyata bagi para kreator serta mampu menyerap tenaga kerja secara optimal," tutur Supratman.
Sejalan dengan penguatan ekonomi tersebut, Supratman mengabarkan bahwa Indonesia kini menjadi negara ke-15 di dunia yang menerapkan kebijakan pembiayaan berbasis KI. Langkah bersejarah di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini memungkinkan aset KI digunakan sebagai jaminan pembiayaan bagi para pelaku industri.
Kemudahan akses ini semakin diperkuat dengan peluncuran Super Apps Kementerian Hukum bernama "Pasti" yang mengintegrasikan lebih dari 450 layanan dalam satu genggaman. Inovasi digital ini diharapkan mempercepat proses pendaftaran dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh inovator di Indonesia.
"Seluruh inovasi ini merupakan wujud tekad kita dalam menjadikan DJKI sebagai kantor KI berkelas dunia," ujar Supratman.
Untuk memastikan visi besar tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Direktur Jenderal KI Hermansyah Siregar menggerakkan semangat pelindungan ini secara serentak di 32 provinsi lainnya melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Hermansyah ingin memastikan bahwa kemudahan layanan digital yang ada dibarengi dengan kesadaran kolektif di ruang publik.
"Masyarakat tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi dilibatkan untuk berinteraksi dan menyadari bahwa setiap ide mereka adalah potensi KI yang bernilai ekonomi," ucap Hermansyah.
Sebagai langkah konkret di lapangan, DJKI menghadirkan layanan jemput bola melalui Mobile Intellectual Property Clinic atau Klinik KI Bergerak tepat di lokasi acara. Fasilitas ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi secara langsung mengenai aset-aset KI yang mereka miliki agar segera mendapatkan pelindungan hukum.
"Fokus kita saat ini telah berkembang, tidak hanya berhenti pada upaya pelindungan karya, tetapi juga bagaimana mengelola KI tersebut agar menjadi sumber kesejahteraan," kata Hermansyah.
Sebagai informasi, seluruh agenda yang disusun dalam peringatan ini dirancang interaktif dan dekat dengan masyarakat, mulai dari jalan santai sebagai kampanye peningkatan kesadaran KI, senam bersama, hiburan musik, hingga talkshow interaktif yang menghadirkan pelaku industri serta pemegang lisensi hak siar tayangan olahraga.
Selain itu, DJKI juga menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran KI melalui Mobile Intellectual Property Clinic atau Klinik KI Bergerak, sehingga masyarakat dapat langsung memahami pentingnya pelindungan dan memulai proses pelindungan atas karya mereka secara mudah dan praktis di lokasi acara.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah pusat dalam memperkuat ekosistem Kekayaan Intelektual di Indonesia.
Andi Basmal menegaskan bahwa jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel siap mengakselerasi implementasi kebijakan tersebut di daerah melalui pendekatan edukasi, layanan jemput bola, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
“Kami mendukung penuh langkah strategis DJKI dalam mendorong pelindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual. Di daerah, kami terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat agar setiap karya dan inovasi dapat terlindungi dan memberikan nilai tambah ekonomi,” ujar Andi Basmal.
Kaitan erat antara olahraga dan industri ini terlihat dari berbagai perlengkapan yang digunakan, mulai dari baju hingga sepatu, yang setidaknya memiliki dua unsur kekayaan intelektual (KI). Supratman menjelaskan bahwa kolaborasi antara pelindungan hukum dan komersialisasi menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Negara hadir untuk memastikan setiap ide dan inovasi memiliki nilai manfaat ekonomi yang nyata bagi para kreator serta mampu menyerap tenaga kerja secara optimal," tutur Supratman.
Sejalan dengan penguatan ekonomi tersebut, Supratman mengabarkan bahwa Indonesia kini menjadi negara ke-15 di dunia yang menerapkan kebijakan pembiayaan berbasis KI. Langkah bersejarah di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini memungkinkan aset KI digunakan sebagai jaminan pembiayaan bagi para pelaku industri.
Kemudahan akses ini semakin diperkuat dengan peluncuran Super Apps Kementerian Hukum bernama "Pasti" yang mengintegrasikan lebih dari 450 layanan dalam satu genggaman. Inovasi digital ini diharapkan mempercepat proses pendaftaran dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh inovator di Indonesia.
"Seluruh inovasi ini merupakan wujud tekad kita dalam menjadikan DJKI sebagai kantor KI berkelas dunia," ujar Supratman.
Untuk memastikan visi besar tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Direktur Jenderal KI Hermansyah Siregar menggerakkan semangat pelindungan ini secara serentak di 32 provinsi lainnya melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Hermansyah ingin memastikan bahwa kemudahan layanan digital yang ada dibarengi dengan kesadaran kolektif di ruang publik.
"Masyarakat tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi dilibatkan untuk berinteraksi dan menyadari bahwa setiap ide mereka adalah potensi KI yang bernilai ekonomi," ucap Hermansyah.
Sebagai langkah konkret di lapangan, DJKI menghadirkan layanan jemput bola melalui Mobile Intellectual Property Clinic atau Klinik KI Bergerak tepat di lokasi acara. Fasilitas ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi secara langsung mengenai aset-aset KI yang mereka miliki agar segera mendapatkan pelindungan hukum.
"Fokus kita saat ini telah berkembang, tidak hanya berhenti pada upaya pelindungan karya, tetapi juga bagaimana mengelola KI tersebut agar menjadi sumber kesejahteraan," kata Hermansyah.
Sebagai informasi, seluruh agenda yang disusun dalam peringatan ini dirancang interaktif dan dekat dengan masyarakat, mulai dari jalan santai sebagai kampanye peningkatan kesadaran KI, senam bersama, hiburan musik, hingga talkshow interaktif yang menghadirkan pelaku industri serta pemegang lisensi hak siar tayangan olahraga.
Selain itu, DJKI juga menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran KI melalui Mobile Intellectual Property Clinic atau Klinik KI Bergerak, sehingga masyarakat dapat langsung memahami pentingnya pelindungan dan memulai proses pelindungan atas karya mereka secara mudah dan praktis di lokasi acara.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah pusat dalam memperkuat ekosistem Kekayaan Intelektual di Indonesia.
Andi Basmal menegaskan bahwa jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel siap mengakselerasi implementasi kebijakan tersebut di daerah melalui pendekatan edukasi, layanan jemput bola, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
“Kami mendukung penuh langkah strategis DJKI dalam mendorong pelindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual. Di daerah, kami terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat agar setiap karya dan inovasi dapat terlindungi dan memberikan nilai tambah ekonomi,” ujar Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Wajo Serius Lindungi Kekayaan Intelektual Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo resmi menandatangani nota kesepakatan di bidang Kekayaan Intelektual, komitmen bersama untuk memastikan kekayaan budaya dan inovasi Wajo
Rabu, 03 Jun 2026 17:00
News
Dorong Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus mendorong penguatan pengelolaan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi melalui kegiatan Workshop Hak Kekayaan Intelektual
Kamis, 21 Mei 2026 08:40
News
DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) melalui Direktorat Penegakan Hukum terus memperkuat upaya pelindungan hak cipta di ranah digital melalui penanganan situs pelanggaran kekayaan intelektual (KI).
Sabtu, 16 Mei 2026 20:58
Sulsel
Kemenkum Sulsel-Pemkab Sidrap Komitmen Optimalkan Tata Kelola KI
Komitmen untuk memperkuat tata kelola Kekayaan Intelektual (KI) di daerah terus diperkuat oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Rabu, 22 Apr 2026 15:15
Sulsel
Sinjai Punya Potensi Besar Perkuat Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sinjai atas keseriusannya dalam memperkuat perlindungan dan pengembangan kekayaan intelektual (KI) di daerah.
Jum'at, 17 Apr 2026 20:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
4
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
4
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026