Tingkatkan Kesiapsiagaan, Pertamina Latih Masyarakat Makassar Gunakan APAR
Senin, 27 Apr 2026 17:57
Melalui IT Makassar, Pertamina menghadirkan pelatihan penggunaan APAR bagi warga di sekitar wilayah operasional, khususnya masyarakat Ring 1 di Kelurahan Tamalabba dan Pattingalloang. Foto/IST
MAKASSAR - Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan di lingkungan masyarakat terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Melalui Integrated Terminal (IT) Makassar, perusahaan menghadirkan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi warga di sekitar wilayah operasional, khususnya masyarakat Ring 1 di Kelurahan Tamalabba dan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.
Pelatihan yang berlangsung di Komplek Dewa Kembar TNI AL Koarmada VI ini menjadi wadah pembelajaran praktis bagi warga untuk menghadapi potensi kebakaran sejak dini. Sebanyak 37 peserta dari berbagai kelompok binaan CSR turut berpartisipasi, mulai dari Kampung Safety, Bank Sampah, hingga pelaku usaha komunitas lokal.
Kegiatan ini dipandu oleh tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE) IT Makassar, dengan dukungan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar sebagai narasumber. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar mengenai kebakaran, faktor penyebab, serta langkah penanganan awal yang tepat.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik, di mana mereka mencoba langsung teknik pemadaman api menggunakan metode sederhana maupun APAR.
Shift Supervisor I HSSE IT Makassar, Fajry Adi Rahman, menegaskan bahwa keterampilan penggunaan APAR sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, alat ini mudah ditemukan di berbagai fasilitas, namun masih belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya pemahaman masyarakat. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan ketanggapan warga dalam menghadapi situasi darurat.
Respons positif juga datang dari masyarakat dan pemerintah setempat. Ketua RW 1 Tamalabba, Syamsinar, menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kewaspadaan warga terhadap risiko kebakaran di lingkungan permukiman.
Selain meningkatkan aspek keselamatan, program ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi risiko kebakaran, Pertamina berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mencerminkan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), melalui pemberdayaan masyarakat lokal, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, serta tata kelola program CSR yang transparan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Pertamina mendorong masyarakat untuk memiliki kesiapan menghadapi potensi risiko di lingkungan sekitarnya. Pelatihan seperti ini memperkuat pengetahuan praktis sekaligus membangun budaya keselamatan yang lebih luas di tengah masyarakat,” ujar Lilik.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada keselamatan, lingkungan, dan keberlanjutan.
Pelatihan yang berlangsung di Komplek Dewa Kembar TNI AL Koarmada VI ini menjadi wadah pembelajaran praktis bagi warga untuk menghadapi potensi kebakaran sejak dini. Sebanyak 37 peserta dari berbagai kelompok binaan CSR turut berpartisipasi, mulai dari Kampung Safety, Bank Sampah, hingga pelaku usaha komunitas lokal.
Kegiatan ini dipandu oleh tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE) IT Makassar, dengan dukungan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar sebagai narasumber. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar mengenai kebakaran, faktor penyebab, serta langkah penanganan awal yang tepat.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik, di mana mereka mencoba langsung teknik pemadaman api menggunakan metode sederhana maupun APAR.
Shift Supervisor I HSSE IT Makassar, Fajry Adi Rahman, menegaskan bahwa keterampilan penggunaan APAR sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, alat ini mudah ditemukan di berbagai fasilitas, namun masih belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya pemahaman masyarakat. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan ketanggapan warga dalam menghadapi situasi darurat.
Respons positif juga datang dari masyarakat dan pemerintah setempat. Ketua RW 1 Tamalabba, Syamsinar, menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kewaspadaan warga terhadap risiko kebakaran di lingkungan permukiman.
Selain meningkatkan aspek keselamatan, program ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi risiko kebakaran, Pertamina berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mencerminkan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), melalui pemberdayaan masyarakat lokal, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, serta tata kelola program CSR yang transparan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Pertamina mendorong masyarakat untuk memiliki kesiapan menghadapi potensi risiko di lingkungan sekitarnya. Pelatihan seperti ini memperkuat pengetahuan praktis sekaligus membangun budaya keselamatan yang lebih luas di tengah masyarakat,” ujar Lilik.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada keselamatan, lingkungan, dan keberlanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Konsumsi Meningkat, Pertamina Jamin Ketersediaan Pertalite
Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Sabtu, 13 Jun 2026 19:40
News
Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar, Distribusi Diperkuat di Jalur Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar serta jalur lintas Sulawesi.
Rabu, 10 Jun 2026 17:08
Ekbis
Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Series, Pertalite dan Biosolar Subsidi Tetap
PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga jual sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yakni Pertamax dan Pertamax Green.
Rabu, 10 Jun 2026 10:21
News
Pertamina Tindak Lanjuti Masukan Warga Soal Distribusi LPG 3 Kg di Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti berbagai masukan masyarakat terkait distribusi LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah daerah di Sulsel.
Rabu, 10 Jun 2026 07:03
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulselbar, Antisipasi Kepulangan Haji & Libur Sekolah
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebesar 35 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.
Selasa, 09 Jun 2026 10:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kondisi Internal KONI Makassar Tak Kondusif, Prestasi Bisa Anjlok Drastis
2
OLED evo AI hingga Micro RGB, LG Perkuat Portofolio TV Premium di Indonesia
3
OJK Sulselbar Dorong Inklusi Keuangan Warga Pesisir Desa Sumare
4
Konsumsi Meningkat, Pertamina Jamin Ketersediaan Pertalite
5
Pemkot Makassar Tertibkan 8 Titik PKL di Mamajang, Termasuk Pallubasa Serigala
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kondisi Internal KONI Makassar Tak Kondusif, Prestasi Bisa Anjlok Drastis
2
OLED evo AI hingga Micro RGB, LG Perkuat Portofolio TV Premium di Indonesia
3
OJK Sulselbar Dorong Inklusi Keuangan Warga Pesisir Desa Sumare
4
Konsumsi Meningkat, Pertamina Jamin Ketersediaan Pertalite
5
Pemkot Makassar Tertibkan 8 Titik PKL di Mamajang, Termasuk Pallubasa Serigala