Sinergi dengan Media, BPJS Kesehatan Dorong Penguatan Program JKN
Selasa, 05 Mei 2026 11:39
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina, memaparkan program JKN saat acara media workshop bersama insan media di Makassar. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Upaya memperkuat keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dilakukan BPJS Kesehatan, salah satunya melalui kolaborasi dengan media. Melalui forum silaturahmi dan diskusi, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IX menggandeng insan pers untuk membangun pemahaman bersama sekaligus mempererat sinergi dalam penyampaian informasi kepada publik.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkaya perspektif media terhadap implementasi Program JKN di lapangan.
“Media memiliki peran kunci dalam membentuk pemahaman publik. Karena itu, kami memandang insan pers sebagai mitra strategis yang turut menentukan keberhasilan Program JKN melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif,” ujar Asyraf.
Ia menambahkan, forum ini menjadi sarana penting untuk menyampaikan perkembangan program sekaligus menyerap masukan dari media, sehingga komunikasi yang terbangun tidak hanya satu arah, tetapi kolaboratif dan solutif.
Dalam kesempatan tersebut, Asyraf menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui prinsip gotong royong, yaitu peserta yang sehat menopang peserta yang sakit, serta peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan menjalankan peran strategis dalam pembiayaan kesehatan (health care financing), dengan memastikan ketersediaan dana pelayanan serta menjamin akses layanan kesehatan yang komprehensif, mencakup upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Pengelolaan Program JKN dilaksanakan melalui mekanisme terintegrasi, mulai dari pengumpulan iuran, pengelolaan risiko secara kolektif (risk pooling), hingga layanan kesehatan secara strategis (strategic purchasing), guna memastikan pelayanan yang berkualitas, efektif, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, tren peningkatan penyakit katastropik menjadi perhatian serius dalam Program JKN. Penyakit seperti jantung, kanker, dan stroke saat ini menjadi kontributor utama pembiayaan layanan kesehatan, seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kasus berbiaya tinggi.
“Dominasi penyakit katastropik tersebut berdampak langsung pada meningkatnya beban pembiayaan layanan kesehatan dalam sistem JKN,” jelas Asyraf.
Merespons kondisi tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif sebagai strategi jangka panjang. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan laju kasus penyakit tersebut.
“Upaya pencegahan harus menjadi fokus bersama agar beban pembiayaan dapat lebih terkendali dan keberlanjutan Program JKN tetap terjaga,” tutupnya.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkaya perspektif media terhadap implementasi Program JKN di lapangan.
“Media memiliki peran kunci dalam membentuk pemahaman publik. Karena itu, kami memandang insan pers sebagai mitra strategis yang turut menentukan keberhasilan Program JKN melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif,” ujar Asyraf.
Ia menambahkan, forum ini menjadi sarana penting untuk menyampaikan perkembangan program sekaligus menyerap masukan dari media, sehingga komunikasi yang terbangun tidak hanya satu arah, tetapi kolaboratif dan solutif.
Dalam kesempatan tersebut, Asyraf menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui prinsip gotong royong, yaitu peserta yang sehat menopang peserta yang sakit, serta peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan menjalankan peran strategis dalam pembiayaan kesehatan (health care financing), dengan memastikan ketersediaan dana pelayanan serta menjamin akses layanan kesehatan yang komprehensif, mencakup upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Pengelolaan Program JKN dilaksanakan melalui mekanisme terintegrasi, mulai dari pengumpulan iuran, pengelolaan risiko secara kolektif (risk pooling), hingga layanan kesehatan secara strategis (strategic purchasing), guna memastikan pelayanan yang berkualitas, efektif, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, tren peningkatan penyakit katastropik menjadi perhatian serius dalam Program JKN. Penyakit seperti jantung, kanker, dan stroke saat ini menjadi kontributor utama pembiayaan layanan kesehatan, seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kasus berbiaya tinggi.
“Dominasi penyakit katastropik tersebut berdampak langsung pada meningkatnya beban pembiayaan layanan kesehatan dalam sistem JKN,” jelas Asyraf.
Merespons kondisi tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif sebagai strategi jangka panjang. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan laju kasus penyakit tersebut.
“Upaya pencegahan harus menjadi fokus bersama agar beban pembiayaan dapat lebih terkendali dan keberlanjutan Program JKN tetap terjaga,” tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Bantaeng dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN
Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama BPJS Kesehatan memperkuat koordinasi dalam pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan dan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Selasa, 11 Agu 2026 18:52
News
DJSN, BPJS, dan UIN Alauddin Perkuat Literasi Jaminan Sosial bagi Mahasiswa
Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) bersama BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar memperkuat implementasi kurikulum jaminan sosial melalui penyelenggaraan kuliah umum di lingkungan kampus UIN.
Sabtu, 25 Jul 2026 06:23
News
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN ke Wilayah 3T
BPJS Kesehatan terus memperluas akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Senin, 13 Jul 2026 18:16
News
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
BPJS Kesehatan menggelar Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (28/6), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58.
Minggu, 28 Jun 2026 14:14
News
PLN UIP Sulawesi Gandeng Media Kawal Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kemitraan dengan insan media melalui Media Gathering 2026 yang mengusung tema “Menggerakkan Kedaulatan Energi”.
Sabtu, 20 Jun 2026 13:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
4
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
5
Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
4
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
5
Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T