Chaidir Syam Pimpin PMI Maros Ketiga Kalinya, Fokus untuk Kemanusian
Kamis, 17 Sep 2026 20:39
Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan melantik Kepengurusan PMI Maros masa Bakti 2026-2031. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Bupati Maros, AS Chaidir Syam kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros untuk ketiga kalinya.
Kepengurusan PMI Maros masa Bakti 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo. Pelantikan berlangsung di Bumi Perkemahan Simbang, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan dirangkaikan dengan penyematan pin pengurus, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), serta latihan gabungan kepalangmerahan yang melibatkan para relawan PMI.
Chaidir mengatakan, PMI Maros akan terus memperkuat peran kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat.
Salah satu fokus yang kini menjadi perhatian PMI Maros yakni membantu warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino. Bantuan air bersih akan terus disalurkan ke wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
"PMI hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan PMI," kata Chaidir.
Menurut dia, penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. PMI Maros akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, serta pihak terkait agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Chaidir juga menilai relawan merupakan kekuatan utama PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan. Mereka dituntut selalu siap diterjunkan ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat.
Sementara itu, Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi kembali terpilihnya Chaidir Syam untuk memimpin PMI Maros.
"Beliau ini terpilih untuk ketiga kalinya menjadi Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Maros. Suara pertama yang saya dapatkan waktu menjadi Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, suaranya dari PMI Kabupaten Maros," ujar Adnan.
Adnan berharap kepemimpinan Chaidir bersama jajaran pengurus periode 2026-2031 dapat semakin memperkuat kontribusi PMI bagi masyarakat.
Dia juga membeberkan, peran PMI Maros dalam mendukung ketersediaan stok darah di Sulsel sangat penting.
PMI Maros dinilai termasuk daerah yang rutin menggelar donor darah dan memiliki komitmen menjaga ketersediaan darah.
"Karena Kabupaten Maros merupakan salah satu kabupaten yang rutin melaksanakan donor darah, paling maju kerja samanya bersama UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan dan paling memiliki komitmen untuk terus berkontribusi menjaga stok darah di Provinsi Sulawesi Selatan," katanya.
Adnan menyebut kebutuhan darah di Sulsel mencapai sekitar 16 ribu kantong setiap bulan. Karena itu, kegiatan donor darah di Maros diharapkan terus digelar secara rutin untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Makanya ini harus menjadi contoh bagi kabupaten kota lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.
Adnan juga mengingatkan seluruh relawan bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang tidak berorientasi pada keuntungan. Relawan menjadi ujung tombak dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.
"Setiap ada kebencanaan, maka relawan wajib hadir di lokasi tersebut dan harus terus bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan," tegasnya.
Pelantikan tersebut ditutup dengan latihan gabungan kepalangmerahan yang melibatkan Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR),
Tenaga Sukarela PMI, serta jajaran relawan PMI Maros. Latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Kepengurusan PMI Maros masa Bakti 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo. Pelantikan berlangsung di Bumi Perkemahan Simbang, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan dirangkaikan dengan penyematan pin pengurus, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), serta latihan gabungan kepalangmerahan yang melibatkan para relawan PMI.
Chaidir mengatakan, PMI Maros akan terus memperkuat peran kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat.
Salah satu fokus yang kini menjadi perhatian PMI Maros yakni membantu warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino. Bantuan air bersih akan terus disalurkan ke wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
"PMI hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan PMI," kata Chaidir.
Menurut dia, penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. PMI Maros akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, serta pihak terkait agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Chaidir juga menilai relawan merupakan kekuatan utama PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan. Mereka dituntut selalu siap diterjunkan ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat.
Sementara itu, Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi kembali terpilihnya Chaidir Syam untuk memimpin PMI Maros.
"Beliau ini terpilih untuk ketiga kalinya menjadi Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Maros. Suara pertama yang saya dapatkan waktu menjadi Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, suaranya dari PMI Kabupaten Maros," ujar Adnan.
Adnan berharap kepemimpinan Chaidir bersama jajaran pengurus periode 2026-2031 dapat semakin memperkuat kontribusi PMI bagi masyarakat.
Dia juga membeberkan, peran PMI Maros dalam mendukung ketersediaan stok darah di Sulsel sangat penting.
PMI Maros dinilai termasuk daerah yang rutin menggelar donor darah dan memiliki komitmen menjaga ketersediaan darah.
"Karena Kabupaten Maros merupakan salah satu kabupaten yang rutin melaksanakan donor darah, paling maju kerja samanya bersama UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan dan paling memiliki komitmen untuk terus berkontribusi menjaga stok darah di Provinsi Sulawesi Selatan," katanya.
Adnan menyebut kebutuhan darah di Sulsel mencapai sekitar 16 ribu kantong setiap bulan. Karena itu, kegiatan donor darah di Maros diharapkan terus digelar secara rutin untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Makanya ini harus menjadi contoh bagi kabupaten kota lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.
Adnan juga mengingatkan seluruh relawan bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang tidak berorientasi pada keuntungan. Relawan menjadi ujung tombak dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.
"Setiap ada kebencanaan, maka relawan wajib hadir di lokasi tersebut dan harus terus bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan," tegasnya.
Pelantikan tersebut ditutup dengan latihan gabungan kepalangmerahan yang melibatkan Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR),
Tenaga Sukarela PMI, serta jajaran relawan PMI Maros. Latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Chaidir Syam Sebut MTQ Bukan Sekadar Lomba, Tapi Upaya Membumikan Al-Qur’an
Kabupaten Maros menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang resmi dibuka pada Minggu (12/4/2026) di Lapangan Pallantikang.
Minggu, 12 Apr 2026 18:45
Sulsel
Data Aset Tak Sinkron, 10 Sekolah di Maros Disorot BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa 10 sekolah di Kabupaten Maros setelah menemukan persoalan pada pencatatan dan administrasi aset.
Minggu, 22 Feb 2026 14:27
Sulsel
Refleksi Setahun Chaidir–Muetazim: Stunting Turun, Infrastruktur Digenjot
Kepemimpinan Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros tepat berusia setahun. Melalui kegiatan Refleksi Satu Tahun Pengabdian, capaian keduanya dipaparkan.
Jum'at, 20 Feb 2026 19:31
Sulsel
Bupati Maros Raih Dua Gelar Doktor dalam Dua Tahun
Bupati Maros AS Chaidir Syam menjadi Bupati pertama yang meraih doktor dua kali dalam dua tahun. Gelar dua doktor tersebut diperoleh dari dua bidang ilmu yang berbeda.
Rabu, 11 Feb 2026 15:16
Sulsel
Wamendagri Jadi Penguji Eksternal Promosi Doktor Bupati Maros
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi penguji eksternal dalam ujian promosi doktor Bupati Maros, AS Chaidir Syam, pada Rabu (11/2/2026).
Rabu, 11 Feb 2026 13:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
2
Guru Kehilangan HP saat Kemah di Jeneponto, Tim Pegasus Tangkap Terduga Pelaku
3
Jelang Pilkades, Bawaslu Lutim Ajak DPMD Perkuat Pendidikan Politik di Desa
4
Pelindo Marine Dorong Perajin Batik Eks-Dolly Naik Kelas di Era Industri 5.0
5
Pohon Tumbang, Enam Desa di Wasuponda Luwu Timur Alami Pemadaman Listrik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
2
Guru Kehilangan HP saat Kemah di Jeneponto, Tim Pegasus Tangkap Terduga Pelaku
3
Jelang Pilkades, Bawaslu Lutim Ajak DPMD Perkuat Pendidikan Politik di Desa
4
Pelindo Marine Dorong Perajin Batik Eks-Dolly Naik Kelas di Era Industri 5.0
5
Pohon Tumbang, Enam Desa di Wasuponda Luwu Timur Alami Pemadaman Listrik