YBM PLN UIP Sulawesi Bantu 15 Mahasiswa Unismuh Makassar

Kamis, 05 Nov 2026 11:44
YBM PLN UIP Sulawesi Bantu 15 Mahasiswa Unismuh Makassar
Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN UIP Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Unismuh Makassar untuk meringankan beban biaya kuliah. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Bantuan pendidikan menjadi harapan bagi mahasiswa yang berjuang melanjutkan kuliah di tengah keterbatasan ekonomi. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN UIP Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar untuk meringankan beban biaya kuliah dan mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.

Salah satu penerima manfaat adalah Disa, mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Dengan kewajiban membayar uang kuliah tunggal (UKT) sebesar Rp3,5 juta, dukungan biaya pendidikan menjadi penting bagi keberlangsungan studinya. Ayah Disa bekerja sebagai petani, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga.

Bantuan dari YBM PLN UIP Sulawesi diharapkan dapat meringankan beban biaya kuliah Disa sehingga ia bisa lebih fokus menjalani perkuliahan dan mengejar cita-citanya.

Wakil Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar, Tasrif Akib, mengapresiasi kepedulian YBM PLN UIP Sulawesi terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjangkau penerima yang tepat dan menjadi program berkelanjutan.

“Semoga kepedulian ini terus berlanjut dan semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada YBM PLN UIP Sulawesi atas dukungan yang diberikan,” ujar Tasrif.

Ketua YBM PLN UIP Sulawesi, M. Pahri Jafar, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan belum mencakup pembiayaan UKT hingga mahasiswa menyelesaikan studi. Namun, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mahasiswa saat ini.

Menurut Pahri, penyaluran bantuan juga mempertimbangkan pemerataan penerima manfaat agar dukungan pendidikan dapat menjangkau mahasiswa di perguruan tinggi lain. Meski demikian, Unismuh Makassar tetap berpeluang menerima bantuan serupa pada kesempatan berikutnya.

“Kami memang belum dapat membiayai UKT mahasiswa hingga tuntas, tetapi setidaknya bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka saat ini. Kami juga berupaya memperluas jangkauan penerima manfaat ke perguruan tinggi lain, tanpa menutup kemungkinan adanya penyaluran bantuan kembali di Unismuh,” jelas Pahri.

Selain pendidikan, YBM PLN juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui empat bidang utama, yakni pendidikan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Di bidang ekonomi, salah satu bentuk dukungan diwujudkan melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi.

Pahri berharap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun YBM PLN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program tersebut.

“Melalui empat bidang tersebut, kami berharap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun YBM PLN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semoga bantuan pendidikan ini juga menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” tuturnya.

Penyaluran bantuan pendidikan ini menjadi bagian dari upaya YBM PLN UIP Sulawesi dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Melalui pemanfaatan dana zakat secara tepat sasaran, YBM PLN berharap dapat membantu mahasiswa menghadapi tantangan biaya pendidikan sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru