Sekjen Kemendagri Minta Seluruh Wali Kota Kelola Urbanisasi
Rabu, 12 Jul 2023 21:36
Sekertaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Hajar Diantoro bersama Gubernur Sulsel. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Saat ini, kota dinilai sangat berperan dalam pembangunan Indonesia. Sehingga membuat sekitar, 50 persen masyarakat desa ingin pindah ke kota atau urbanisasi.
Hal itu dikatakan langsung oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Hajar Diantoro usai acara pembukaan Rakernas APEKSI 2023, Rabu (12/7/23).
Bahkan, kata dia, dari 3 orang yang tinggal di desa, 2 orang diantaranya ingin pindah ke kota. Secara tidak langsung, terjadi penolakan identitas pada masyarakat desa.
"Saya sudah memberikan gambaran bahwa, walaupun area kota di seluruh dunia kalau dihitung hanya 1 persen dari luas muka bumi ini yang ditinggali oleh 50 manusia dimuka bumi ini. Dan kota, yang punya areal 1 persen di bumi ini menggerakkan perekonomian sekitar 80 persen," ujarnya.
Sebagi contoh, kata dia, Jepang menjadi salah satu negara yang progresif perpindahan penduduk dari desa ke kota. Hanya butuh 50 tahun, 50 peren warganya tinggal di kota. Hal inilah yang mesti dikelola dengan baik oleh 98 Wali kota di Indonesia.
"Bapak Presiden selalu mengatakan, begitu besar peran kota. Bayangkan kalau kota tidak bisa menjalankan fungsinya untuk menggerakkan ekonomi. Karena itu tugas 98 Wali kota di Indonesia sagat mulia dan berat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (APEKSI), Bima Arya berharap, 88 Wali Kota yang hadir dapat bekerjasama untuk mengelola urbanisasi dengan baik. Termasuk keberadaan sanitasi, air bersih, listrik, taman kota dan taman bermain anak yang harus di anggarkan di APBD kota.
"Kita tidak bisa membendung orang datang ke kota, ini animo. Sesuai UUD 45 mengatakan bahwa seluruh warga Indonesia boleh kemana saja di dalam wilayah NKRI. Artinya, nanti kalau orang dari desa mau ke kota, ya boleh," jelas Wali Kota Bogor tersebut.
Hal itu dikatakan langsung oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Hajar Diantoro usai acara pembukaan Rakernas APEKSI 2023, Rabu (12/7/23).
Bahkan, kata dia, dari 3 orang yang tinggal di desa, 2 orang diantaranya ingin pindah ke kota. Secara tidak langsung, terjadi penolakan identitas pada masyarakat desa.
"Saya sudah memberikan gambaran bahwa, walaupun area kota di seluruh dunia kalau dihitung hanya 1 persen dari luas muka bumi ini yang ditinggali oleh 50 manusia dimuka bumi ini. Dan kota, yang punya areal 1 persen di bumi ini menggerakkan perekonomian sekitar 80 persen," ujarnya.
Sebagi contoh, kata dia, Jepang menjadi salah satu negara yang progresif perpindahan penduduk dari desa ke kota. Hanya butuh 50 tahun, 50 peren warganya tinggal di kota. Hal inilah yang mesti dikelola dengan baik oleh 98 Wali kota di Indonesia.
"Bapak Presiden selalu mengatakan, begitu besar peran kota. Bayangkan kalau kota tidak bisa menjalankan fungsinya untuk menggerakkan ekonomi. Karena itu tugas 98 Wali kota di Indonesia sagat mulia dan berat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (APEKSI), Bima Arya berharap, 88 Wali Kota yang hadir dapat bekerjasama untuk mengelola urbanisasi dengan baik. Termasuk keberadaan sanitasi, air bersih, listrik, taman kota dan taman bermain anak yang harus di anggarkan di APBD kota.
"Kita tidak bisa membendung orang datang ke kota, ini animo. Sesuai UUD 45 mengatakan bahwa seluruh warga Indonesia boleh kemana saja di dalam wilayah NKRI. Artinya, nanti kalau orang dari desa mau ke kota, ya boleh," jelas Wali Kota Bogor tersebut.
(GUS)
Berita Terkait
News
Diskominfo Makassar Paparkan Inovasi LONTARA+ di Forum Komdigi Apeksi 2026
Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dalam bidang transformasi digital dan pelayanan publik.
Jum'at, 03 Jul 2026 17:22
Makassar City
APEKSI Pilih Makassar Creative Hub sebagai Best Practice di Indonesia Timur
Tim APEKSI Komwil VI yang dipimpin oleh Manajer, Talib Mustafa melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota, Rabu (15/10/2025).
Rabu, 15 Okt 2025 15:13
Sulsel
Walkot Munafri Sampaikan Dukungan Kolaborasi Perkuat Program Nasional dan Daerah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut menghadiri gala Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025.
Jum'at, 09 Mei 2025 14:54
Makassar City
Pemuda Makassar Bawa Inovasi dan Semangat Kolaborasi di Youth City Changers 2025
Empat pemuda dari Kota Makassar, yaitu Rachmat Alkautsar, Gatri Galuh Gamayanti, Anni Atiqah Mahdiyyah, dan Adrian Rahmali Parai siap mewakili kota di YCC 2025.
Selasa, 06 Mei 2025 19:01
Makassar City
Wawali Aliyah Pimpin Persiapan Delegasi untuk Rakernas XVIII APEKSI & ICE 2025
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memimpin rapat koordinasi persiapan keikutsertaan Kota Makassar dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI dan Indonesia City Expo (ICE) ke-21, yang akan berlangsung di Surabaya pada Mei 2025.
Kamis, 13 Mar 2025 21:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
159 Siswa Baru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Quranic Camp
2
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
3
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
4
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
5
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
159 Siswa Baru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Quranic Camp
2
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
3
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
4
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
5
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View