Raih Suara Terbanyak di Makassar, Fahrizal Fokus Dorong Program Kesehatan
Senin, 18 Mar 2024 08:48
Calon Legislator dari PKB Fahrizal Ar-Rahman berhasil meraih suara terbanyak di Pileg Makassar. Bahkan ia siap memperjuangkan program pelayanan kesehatan di Makassar. Foto: Maman Sukirman
MAKASSAR - Nama Fahrizal Ar-Rahman di Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Makassar menjadi buah bibir. Ia berhasil memecahkan rekor dengan menjadi legislator terpilih dengan suara terbanyak yakni mencapai 12.103 suara.
Maju dengan mengendarai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah pemilihan 1 meliputi Kecamatan Makassar, Kecamatan Ujung Pandang dan Kecamatan Rappocini, ia berhasil meraup suara dengan maksimal. Padahal Ical sapaannya merupakan caleg pendatang baru di Kota Daeng.
Legislator dengan latar belakang seorang dokter ini mampu menggaet hati pemilih dengan sejumlah program kampanye yang mumpuni. Salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan di 25 titik selama masa kampanye berlangsung.
Ical juga memaksimalkan jejaring timnya untuk mengumpulkan suara, bahkan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, calon legislator kelahiran 3 Juni 1993 berkomitmen akan terus menjalankan programnya untuk konstituen nya nanti, bahkan siap mendorong ke pemerintahan pelayanan kesehatan bisa lebih meningkat.
"Dengan latar belakang saya sebagai dokter, salah satu kampanye yang paling diminati masyarakat yakni pemeriksaan kesehatan gratis," kata dia saat diwawancara SINDO Makassar, Minggu, (17/03/2024).
Ia mengatakan, selama masa kampanye program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut menjadi primadona di masyarakat. Dirinya dan tim bahkan memeriksa sekitar 2500 masyarakat untuk di daerah pemilihannya. Beruntung nya kata dia, karena sejumlah rekan sejawat sesama dokter mau membantunya.
"Makanya ketika nanti saya di parlemen, saya akan fokus terus dorong program kesehatan ke pemerintah. Karena memang ini latar belakang saya," katanya.
Bahkan kata dia, setelah Ramadan ini dirinya menggagas program Halo Dok untuk di dapilnya. Ia akan membuat aplikasi agar masyarakat bisa berinteraksi dengan dirinya dan tim dokter yang sebelumnya membantu saat pemenangnya.
"Dalam aplikasi nanti, masyarakat bisa berkonsultasi masalah kesehatan dengan kami, kemudian untuk obat dasarnya akan diberikan gratis. Ini jadi komitmen kami agar kesehatan masyarakat bisa lebih maksimal," jelasnya.
Upaya Ical melanggeng ke parlemen sebenarnya bukan hal yang mudah, apalagi sebagai pendatang baru yang masih belum mengetahui banyak peta politik di Makassar. Untuk itu, ia bahkan mencuri star awal untuk memperkenalkan dirinya ke masyarakat.
Dia menyebutkan, memulai langkah politiknya sejak bulan Juni 2023 dengan langsung memetakan kelurahan yang bisa menjadi basis suaranya dan membentuk tim agar bisa mencari strong voters di tengah masyarakat.
"Tim saya sendiri sebenarnya berjumlah 50 orang dan kami pakai sistem multi-level untuk mengumpulkan suara, kami hanya maksimalkan dua kecamatan dan hasilnya bisa dapat 12.103 suara," kata dia.
Dia merinci seperti di Kecamatan Makassar hanya menjadikan 1 kelurahan sebagai basis dan berhasil mengumpulkan suara sekitar 3.200 dan selebihnya Kecamatan Rappocini ada empat kelurahan berhasil mengumpulkan sekitar 9 ribu suara.
Perjalanan Ical untuk maju ke panggung politik tidak lepas dari dorongan orang terdekat nya yakni bapaknya sendiri Prof Husain Syam yang merupakan Rektor UNM. Dia mengaku, sempat berbincang dengan dengan ayahnya sebelum memutuskan maju sebagai calon legislatif.
"Saat itu saat umrah di bulan Maret. Bapak menawari saja untuk bertarung di panggung politik, sementara saya masih mau ambil S2 dan spesialis dokter. Namun terakhir saya ambil keputusan untuk ambil jalur politik," katanya.
Maju dengan mengendarai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah pemilihan 1 meliputi Kecamatan Makassar, Kecamatan Ujung Pandang dan Kecamatan Rappocini, ia berhasil meraup suara dengan maksimal. Padahal Ical sapaannya merupakan caleg pendatang baru di Kota Daeng.
Legislator dengan latar belakang seorang dokter ini mampu menggaet hati pemilih dengan sejumlah program kampanye yang mumpuni. Salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan di 25 titik selama masa kampanye berlangsung.
Ical juga memaksimalkan jejaring timnya untuk mengumpulkan suara, bahkan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, calon legislator kelahiran 3 Juni 1993 berkomitmen akan terus menjalankan programnya untuk konstituen nya nanti, bahkan siap mendorong ke pemerintahan pelayanan kesehatan bisa lebih meningkat.
"Dengan latar belakang saya sebagai dokter, salah satu kampanye yang paling diminati masyarakat yakni pemeriksaan kesehatan gratis," kata dia saat diwawancara SINDO Makassar, Minggu, (17/03/2024).
Ia mengatakan, selama masa kampanye program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut menjadi primadona di masyarakat. Dirinya dan tim bahkan memeriksa sekitar 2500 masyarakat untuk di daerah pemilihannya. Beruntung nya kata dia, karena sejumlah rekan sejawat sesama dokter mau membantunya.
"Makanya ketika nanti saya di parlemen, saya akan fokus terus dorong program kesehatan ke pemerintah. Karena memang ini latar belakang saya," katanya.
Bahkan kata dia, setelah Ramadan ini dirinya menggagas program Halo Dok untuk di dapilnya. Ia akan membuat aplikasi agar masyarakat bisa berinteraksi dengan dirinya dan tim dokter yang sebelumnya membantu saat pemenangnya.
"Dalam aplikasi nanti, masyarakat bisa berkonsultasi masalah kesehatan dengan kami, kemudian untuk obat dasarnya akan diberikan gratis. Ini jadi komitmen kami agar kesehatan masyarakat bisa lebih maksimal," jelasnya.
Upaya Ical melanggeng ke parlemen sebenarnya bukan hal yang mudah, apalagi sebagai pendatang baru yang masih belum mengetahui banyak peta politik di Makassar. Untuk itu, ia bahkan mencuri star awal untuk memperkenalkan dirinya ke masyarakat.
Dia menyebutkan, memulai langkah politiknya sejak bulan Juni 2023 dengan langsung memetakan kelurahan yang bisa menjadi basis suaranya dan membentuk tim agar bisa mencari strong voters di tengah masyarakat.
"Tim saya sendiri sebenarnya berjumlah 50 orang dan kami pakai sistem multi-level untuk mengumpulkan suara, kami hanya maksimalkan dua kecamatan dan hasilnya bisa dapat 12.103 suara," kata dia.
Dia merinci seperti di Kecamatan Makassar hanya menjadikan 1 kelurahan sebagai basis dan berhasil mengumpulkan suara sekitar 3.200 dan selebihnya Kecamatan Rappocini ada empat kelurahan berhasil mengumpulkan sekitar 9 ribu suara.
Perjalanan Ical untuk maju ke panggung politik tidak lepas dari dorongan orang terdekat nya yakni bapaknya sendiri Prof Husain Syam yang merupakan Rektor UNM. Dia mengaku, sempat berbincang dengan dengan ayahnya sebelum memutuskan maju sebagai calon legislatif.
"Saat itu saat umrah di bulan Maret. Bapak menawari saja untuk bertarung di panggung politik, sementara saya masih mau ambil S2 dan spesialis dokter. Namun terakhir saya ambil keputusan untuk ambil jalur politik," katanya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, berencana menggelar open house pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kamis, 19 Mar 2026 20:45
Sulsel
Administrasi Rampung, THR Anggota DPRD Makassar Cair Jelang Lebaran
Sekretariat DPRD Kota Makassar memastikan proses administrasi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi anggota DPRD telah rampung.
Selasa, 17 Mar 2026 14:51
Makassar City
DPRD Makassar Ultimatum Pengusaha Akibat Parkir yang Bikin Macet
DPRD Kota Makassar menyoroti persoalan parkir yang dinilai berkontribusi terhadap kemacetan di sejumlah titik kota.
Selasa, 17 Mar 2026 04:23
Makassar City
Komisi B DPRD Makassar Sidak Pasar Terong, Pantau Harga Jelang Lebaran
Komisi B DPRD Kota Makassar bersama Perumda Pasar Makassar Raya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Makassar, untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).
Sabtu, 14 Mar 2026 15:11
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
2
KEPMI Bone Komisariat Latenriruwa Dorong Pembentukan IKA
3
Melanggar, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Sinjai
4
Halalbihalal Unhas Jadi Ajang Perkuat Kolaborasi dan Harmoni Kampus
5
Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
2
KEPMI Bone Komisariat Latenriruwa Dorong Pembentukan IKA
3
Melanggar, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Sinjai
4
Halalbihalal Unhas Jadi Ajang Perkuat Kolaborasi dan Harmoni Kampus
5
Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh