Iwan Aras Dorong Pemerintah Wujudkan Makassar Miliki Fasilitas Olahraga Skala Internasional

Minggu, 07 Apr 2024 22:41
Iwan Aras Dorong Pemerintah Wujudkan Makassar Miliki Fasilitas Olahraga Skala Internasional
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras memimpin Kunker reses di Makassar. Foto: Web Resmi DPR RI
Comment
Share
MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras meminta pemerintah merealisasikan komitmennya untuk membangun stadion sepak bola bertaraf internasional di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut disampaikan Andi Iwan Aras usai Kunjungan Kerja Reses (Kunres) Komisi V DPR RI ke Kota Makassar, Provinsi Sulsel beberapa waktu lalu.

"Jauh-jauh hari, Komisi V mendorong agar kota Makassar ini mendapatkan fasilitas olahraga, terutama stadion yang memadai berskala internasional. Tentu dengan perintah direktif langsung dari Presiden akan memudahkan langkah kami untuk memenuhi hal tersebut," kata Andi Iwan.



Sebelumnya Presiden RI, Joko Widodo berjanji membangun stadion sepak bola di provinsi ini kepada Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Negara pada akhir bulan Februari 2024 yang lalu.

Andi Iwan menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel pun sangat antusias dengan rencana Presiden ini. Mereka bahkan, sudah menyiapkan lahan tempat stadion itu akan dibangun.

"Makanya kami berharap rencana ini bisa teralisasi. Karena kehadiran stadion bisa memberi manfaat signifikan bagi kemajuan Provinsi Sulawesi Selatan," ujar Andi Iwan dilansir dari web resmi DPR RI.



Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyampaikan, lokasi stadion memiliki luas 74 hektare, dan tidak ada lagi persoalan lahan yang dapat menghambat proyek ini. Groundbreaking direncanakan oleh Presiden, sebagai tanda dimulainya pembangunan stadion yang dinanti-nantikan ini.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulsel, Pemda Kabupaten/Kota, Bahtiar mengucapkan terima kasih pada Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI yang memberi atensi luar biasa dan perhatian serius untuk memberikan dukungan dan mewujudkan pembangunan stadion ini.
(UMI)
Berita Terkait
Milad ke-72 UMI, Muzakkir Aqil Dorong Lahirnya Generasi Emas Berbasis Nilai Islam dan Teknologi
News
Milad ke-72 UMI, Muzakkir Aqil Dorong Lahirnya Generasi Emas Berbasis Nilai Islam dan Teknologi
Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperingati Milad ke-72 sebagai momentum refleksi dan penguatan peran dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Selasa, 16 Jun 2026 20:51
Langgar Tata Ruang, Pemerhati Konservasi Alam Minta DPR RI Hentikan Operasi PT Conch
Sulsel
Langgar Tata Ruang, Pemerhati Konservasi Alam Minta DPR RI Hentikan Operasi PT Conch
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menjadi forum penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk menyampaikan keberatan terhadap aktivitas PT Conch Cement Indonesia di Barru.
Selasa, 09 Jun 2026 16:45
Moratorium Semen Harus Dikawal, Investasi Wajib Taat Hukum dan Berpihak pada Rakyat
News
Moratorium Semen Harus Dikawal, Investasi Wajib Taat Hukum dan Berpihak pada Rakyat
Komisi VI DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat kebijakan moratorium pembangunan pabrik semen di Indonesia guna melindungi industri nasional, menjaga keseimbangan pasar, serta memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.
Senin, 08 Jun 2026 17:33
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
News
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
Penerapan E-voting Pemilu 2029 Harus Mulai Dikaji Lebih Dalam
News
Penerapan E-voting Pemilu 2029 Harus Mulai Dikaji Lebih Dalam
Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) hahrus mulai dikaji secara mendalam, sebagai bagian dari modernisasi demokrasi Indonesia menuju Pemilu 2029.
Kamis, 04 Jun 2026 18:16
Berita Terbaru