Pj Gubernur Sulbar Salurkan Bantuan Stunting di Pasangkayu
Minggu, 02 Apr 2023 20:32
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik saat menyalurkan bantuan stunting kepada Warga di Desa Bambaira, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Minggu, (2/04/2023). Foto: Istimewa
PASANGKAYU - Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Akmal Malik kembali melakukan intervensi keluarga berisiko Stunting, tepatnya di Desa Bambaira, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Minggu, (2/04/2023).
Bentuk intervensi dilakukan dengan menyalurkan bantuan stunting, khususnya kepada anak di bawah usia dua tahun. Akmal Malik menjelaskan program keluarga asuh sebagai aksi nyata penanganan Stunting di Sulbar.
Termasuk di Pasangkayu, meskipun di Pasangkayu menunjukkan penurunan angka Stunting namun penurunan tersebut masih terbilang rendah, yakni 3 persen.
"Penurunan Stunting 3 persen. Masih rendah, padahal target dari presiden minimal 15 persen nanti 2024. Masih ada 13 persen yang harus diturunkan di Pasangkayu," kata Akmal Malik.
Untuk itu, Akmal Malik berharap gerakan bersama penanganan Stunting terus digalakkan bersama sama, mulai dari tingkat provinsi hingga desa agar dapat menekan angka Stunting hingga 15 persen pada Tahun 2024.
"Kalau seandainya pak kades, pak camat turun dari rumah ke rumah mengintervensi, memberi mereka telur dua perhari, khususnya anak anak yang di bawah usia dua tahun, kita bisa selesaikan persoalan stunting," pungkasnya.
Bentuk intervensi dilakukan dengan menyalurkan bantuan stunting, khususnya kepada anak di bawah usia dua tahun. Akmal Malik menjelaskan program keluarga asuh sebagai aksi nyata penanganan Stunting di Sulbar.
Termasuk di Pasangkayu, meskipun di Pasangkayu menunjukkan penurunan angka Stunting namun penurunan tersebut masih terbilang rendah, yakni 3 persen.
"Penurunan Stunting 3 persen. Masih rendah, padahal target dari presiden minimal 15 persen nanti 2024. Masih ada 13 persen yang harus diturunkan di Pasangkayu," kata Akmal Malik.
Untuk itu, Akmal Malik berharap gerakan bersama penanganan Stunting terus digalakkan bersama sama, mulai dari tingkat provinsi hingga desa agar dapat menekan angka Stunting hingga 15 persen pada Tahun 2024.
"Kalau seandainya pak kades, pak camat turun dari rumah ke rumah mengintervensi, memberi mereka telur dua perhari, khususnya anak anak yang di bawah usia dua tahun, kita bisa selesaikan persoalan stunting," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Fatmawati Rusdi Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting di Parepare
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendorong percepatan penurunan stunting melalui penguatan kolaborasi lintas sektor saat melakukan kunjungan kerja di Kota Parepare, Rabu (22/7/2026).
Kamis, 23 Jul 2026 09:44
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Layanan Kesehatan, Fokus Turunkan Stunting dan Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat layanan kesehatan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Rabu, 10 Jun 2026 16:42
Sulsel
Darmawangsyah Optimistis Stunting di Gowa Bisa Ditekan hingga 10 Persen
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Gowa tidak akan berpuas diri meski berhasil meraih penghargaan nasional atas capaian penurunan angka kemiskinan dan stunting.
Rabu, 03 Jun 2026 16:28
Sulsel
Wabup Gowa Salurkan 200 Paket Makanan Bergizi untuk Keluarga Berisiko Stunting
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai program intervensi gizi bagi kelompok sasaran.
Selasa, 02 Jun 2026 18:54
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Program MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting.
Sabtu, 23 Mei 2026 06:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Setelah 20 Tahun Vakum, Road Race Resmi Kembali Hadir di Gowa
2
Warga Lampia Minta Polemik Lahan PSN Tak Picu Perpecahan
3
Telkomsel Terus Bertumbuh, Laba Bersih Capai Rp10,4 Triliun di Semester I 2026
4
Sambut Perwali Baru, Hotel di Makassar Diajak Terapkan Sistem Pilah Sampah
5
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Setelah 20 Tahun Vakum, Road Race Resmi Kembali Hadir di Gowa
2
Warga Lampia Minta Polemik Lahan PSN Tak Picu Perpecahan
3
Telkomsel Terus Bertumbuh, Laba Bersih Capai Rp10,4 Triliun di Semester I 2026
4
Sambut Perwali Baru, Hotel di Makassar Diajak Terapkan Sistem Pilah Sampah
5
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras