UIN Alauddin Perbaiki 1.326 Ijazah Alumni yang Bermasalah
Minggu, 01 Sep 2024 18:44
Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar. Foto: Dok/Istimewa
GOWA - Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis bertindak cepat setelah mendapatkan laporan terkait adanya permasalahan pada ijazah alumni dari angkatan 102, 103, dan 104.
Permasalahan tersebut terkait dengan kesalahan pengetikan pada nomor keputusan akreditasi universitas yang mempengaruhi proses pengimputan dokumen penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rektor meminta Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. H. Kamaluddin Abunawas, serta Kepala Biro AAKK, Dr. H. Kaswad Sartono untuk melakukan pengecekan dan mengambil langkah-langkah strategis agar hak-hak seluruh alumni dapat terpenuhi.
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan bahwa sebanyak 1.326 ijazah dari ketiga angkatan tersebut mengalami kesalahan dalam pengetikan. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kepala Biro AAKK bergerak cepat untuk memperbaiki dan menerbitkan kembali ijazah yang bermasalah.
Meski proses perbaikan dilakukan pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Ahad, 31 Agustus dan 1 September, yang merupakan hari libur, semua unit kerja mulai dari rektorat, fakultas, hingga pascasarjana berkolaborasi untuk menyelesaikan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 3786 Tahun 2021 tentang Panduan Penerbitan Ijazah.
Para alumni diimbau untuk mengambil ijazah yang sudah diperbaiki mulai hari Senin, 2 September 2024, di masing-masing fakultas dengan membawa ijazah asli yang terdapat kekeliruan untuk diganti. Harapannya, ijazah tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya, termasuk untuk melamar calon ASN/PNS tahun ini.
Kepala Biro AAKK, Dr. H. Kaswad Sartono, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras, khususnya kepada Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, Direktur PPS, serta seluruh staf akademik yang bekerja di hari libur.
Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para alumni atas kekhilafan yang terjadi, dengan harapan semua ini membawa hikmah dan berkah bagi semua.
Permasalahan tersebut terkait dengan kesalahan pengetikan pada nomor keputusan akreditasi universitas yang mempengaruhi proses pengimputan dokumen penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rektor meminta Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. H. Kamaluddin Abunawas, serta Kepala Biro AAKK, Dr. H. Kaswad Sartono untuk melakukan pengecekan dan mengambil langkah-langkah strategis agar hak-hak seluruh alumni dapat terpenuhi.
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan bahwa sebanyak 1.326 ijazah dari ketiga angkatan tersebut mengalami kesalahan dalam pengetikan. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kepala Biro AAKK bergerak cepat untuk memperbaiki dan menerbitkan kembali ijazah yang bermasalah.
Meski proses perbaikan dilakukan pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Ahad, 31 Agustus dan 1 September, yang merupakan hari libur, semua unit kerja mulai dari rektorat, fakultas, hingga pascasarjana berkolaborasi untuk menyelesaikan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 3786 Tahun 2021 tentang Panduan Penerbitan Ijazah.
Para alumni diimbau untuk mengambil ijazah yang sudah diperbaiki mulai hari Senin, 2 September 2024, di masing-masing fakultas dengan membawa ijazah asli yang terdapat kekeliruan untuk diganti. Harapannya, ijazah tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya, termasuk untuk melamar calon ASN/PNS tahun ini.
Kepala Biro AAKK, Dr. H. Kaswad Sartono, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras, khususnya kepada Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, Direktur PPS, serta seluruh staf akademik yang bekerja di hari libur.
Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para alumni atas kekhilafan yang terjadi, dengan harapan semua ini membawa hikmah dan berkah bagi semua.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
Menag RI, Nasaruddin Amir mengajak guru besar UIN Alauddin Makassar menjaga tradisi keilmuan. Ia mau, daerah di mana kampus berdiri, dikenal sebagai kota ilmuwan, episentrum peradaban Islam.
Senin, 09 Feb 2026 19:28
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
Komunitas Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forkeis Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup rangkaian kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) 2026 di Baruga Paralegal, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 11:17
News
Penguatan Publikasi dan Visibilitas Digital Dongkrak Posisi UIN Alauddin di Webometrics
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis web global, Webometrics.
Kamis, 05 Feb 2026 15:14
Sulsel
PMB Jalur SMM Afirmasi UIN Alauddin Makassar Dibuka, Ini Jalur dan Syaratnya
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi membuka pendaftaran Seleksi Masuk Mandiri (SMM) jalur Afirmasi mulai 1 Februari hingga 11 April 2026.
Selasa, 03 Feb 2026 14:45
Sulsel
Masjid UIN Alauddin Buka Dapur Ramadhan, Siapkan Menu Berbuka 400 Porsi/Hari
Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar akan membuka Dapur Ramadhan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Kamis, 29 Jan 2026 12:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Meramal Masa Depan Indonesia: Pemilu, Pilkada, dan Kuasa Partai Politik
3
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
4
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
5
11 Tahun Bank Mandiri Taspen, Komitmen Tumbuh Bersama Pensiunan dan UMKM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Meramal Masa Depan Indonesia: Pemilu, Pilkada, dan Kuasa Partai Politik
3
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
4
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
5
11 Tahun Bank Mandiri Taspen, Komitmen Tumbuh Bersama Pensiunan dan UMKM