Sinergi TNI, Perkuat Penjaminan Layanan Kesehatan Prajurit Makassar
Jum'at, 13 Sep 2024 10:23

BPJS Kesehatan menggelar kegiatan sarasehan dengan Anggota TNI di Sulsel, Kamis (12/9/2024). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Perjalanan satu dekade Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memiliki tantangan sendiri, khususnya dalam menghadirkan kualitas pelayanan yang prima. Dengan pertumbuhan jumlah kepesertaan JKN, tuntutan kebutuhan peserta dalam mendapatkan jaminan hingga pelayanan kesehatan juga kian meningkat.
Hingga 1 September 2024, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 277 juta jiwa atau 98,67% dari total penduduk Indonesia. Bukan hanya dari sisi kepesertaan, jumlah mitra fasilitas kesehatan dan juga beragam inovasi kian bertambah untuk memenuhi kebutuhan peserta dalam mempermudah akses bagi peserta dalam mendapatkan layanan kesehatan.
“Meski capaian cakupan kepesertaan JKN telah tercapai sesuai dengan yang diamanatkan RPJMN, kami sadar tentu banyak hal yang menjadi perhatian kami, peningkatan dari berbagai sisi selalu kami upayakan untuk meningkatkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap Program JKN,” jelas Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun pada kegiatan Sarasehan dengan Anggota TNI di Sulsel, Kamis (12/9/2024).
David mengungkapkan, dengan manfaat yang diberikan, seluruh peserta JKN, berhak mendapatkan hak yang sama dalam penjaminan terhadap pelayanan kesehatan, baik tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Begitu juga dengan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), mereka dan seluruh anggota keluarganya pun berhak mendapatkan penjaminan dan akses pelayanan kesehatan yang sama.
Untuk mendukung akses pelayanan kesehatnnya, saat ini BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 685 fasilitas kesehatan milik TNI, yang tediri dari 570 klinik pratama dan 115 rumah sakit. Harapannya, dengan adanya perluasan akses fasilitas kesehatan dan manfaat penjaminan pelayanan kesehatan bagi prajurit TNI, hal ini bisa mendukung tugas pokok dan fungsi TNI.
“Dari hasil supervisi yang dilakukan kemarin, kami melihat bahwa seluruh fasilitas kesehatan milik TNI telah memberikan pelayanan yang baik terhadap peserta JKN. Tentu, dari hasil kunjungan tersebut juga masih terdapat hal-hal yang perlu ditingkatkan. Harapannya, ke depan kita akan terus bersinergi demi meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di fasilitas kesehatan milik TNI, sehingga peserta bisa merasakan pelayanan yang optimal,” tambah David.
David menambahkan, dinamika pergerakan tugas di lingkungan prajurit TNI sangat berdampak terhadap akses layanan kesehatan. Akses layanan kesehatan di tempat tugas yang baru sangat dibutuhkan para prajurit TNI untuk tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Untuk itu, David menyebut, bagi para prajurit TNI yang berpindah lokasi penugasan dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk melakukan perpindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di tempat penugasan yang baru.
Kepala Staf Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Rusmili mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan mengawal implementasi Program JKN, salah satunya dengan berkontribusi mendaftarkan seluruh prajurit TNI menjadi peserta JKN. Dukungan tersebut diberikan agar bisa menjaga Program JKN terus berkelanjutan dan terus memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Rusmili menyebut, kesehatan merupakan salah satu faktor yang penting dalam mendorong produktivitas kerja. Transformasi digital di bidang kesehatan juga menjadi aspek yang penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan. Dengan begitu, hadirnya jaminan kesehatan yang baik, bisa berpengaruh terhadap pencapaian kehidupan yang berkualitas.
“Saya berharap, dengan dilaksanakan kegiatan ini bisa melihat kondisi dan fakta di lapangan, dapat menggali permasalahan yang terjadi sehingga bisa mendapatkan solusi terbaik untuk memberikan peningkatan terhadap pelayanan,” kata Rusmili.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Brand Ambassador BPJS Kesehatan, Ade Rai juga mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya prajurit TNI untuk menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan bisa didapat dengan merubah perilaku melalui rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang sehat adalah dengan melakukan gerak dan menjaga waktu istirahat.
“Salah satu kunci untuk mendapatkan sehat bisa dilakukan dengan olahraga yang menggunakan tubuh sendiri seperti push up, sit up, pull up hingga plank. Selain itu, yang paling efektif adalah berpuasa. Banyak manfaat yang didapat dengan berpuasa. Harapannya, dengan pola hidup sehat yang diterapkan bisa mendapatkan kesempatan untuk hidup yang lebih lama,” kata Ade Rai.
Hingga 1 September 2024, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 277 juta jiwa atau 98,67% dari total penduduk Indonesia. Bukan hanya dari sisi kepesertaan, jumlah mitra fasilitas kesehatan dan juga beragam inovasi kian bertambah untuk memenuhi kebutuhan peserta dalam mempermudah akses bagi peserta dalam mendapatkan layanan kesehatan.
“Meski capaian cakupan kepesertaan JKN telah tercapai sesuai dengan yang diamanatkan RPJMN, kami sadar tentu banyak hal yang menjadi perhatian kami, peningkatan dari berbagai sisi selalu kami upayakan untuk meningkatkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap Program JKN,” jelas Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun pada kegiatan Sarasehan dengan Anggota TNI di Sulsel, Kamis (12/9/2024).
David mengungkapkan, dengan manfaat yang diberikan, seluruh peserta JKN, berhak mendapatkan hak yang sama dalam penjaminan terhadap pelayanan kesehatan, baik tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Begitu juga dengan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), mereka dan seluruh anggota keluarganya pun berhak mendapatkan penjaminan dan akses pelayanan kesehatan yang sama.
Untuk mendukung akses pelayanan kesehatnnya, saat ini BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 685 fasilitas kesehatan milik TNI, yang tediri dari 570 klinik pratama dan 115 rumah sakit. Harapannya, dengan adanya perluasan akses fasilitas kesehatan dan manfaat penjaminan pelayanan kesehatan bagi prajurit TNI, hal ini bisa mendukung tugas pokok dan fungsi TNI.
“Dari hasil supervisi yang dilakukan kemarin, kami melihat bahwa seluruh fasilitas kesehatan milik TNI telah memberikan pelayanan yang baik terhadap peserta JKN. Tentu, dari hasil kunjungan tersebut juga masih terdapat hal-hal yang perlu ditingkatkan. Harapannya, ke depan kita akan terus bersinergi demi meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di fasilitas kesehatan milik TNI, sehingga peserta bisa merasakan pelayanan yang optimal,” tambah David.
David menambahkan, dinamika pergerakan tugas di lingkungan prajurit TNI sangat berdampak terhadap akses layanan kesehatan. Akses layanan kesehatan di tempat tugas yang baru sangat dibutuhkan para prajurit TNI untuk tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Untuk itu, David menyebut, bagi para prajurit TNI yang berpindah lokasi penugasan dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk melakukan perpindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di tempat penugasan yang baru.
Kepala Staf Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Rusmili mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan mengawal implementasi Program JKN, salah satunya dengan berkontribusi mendaftarkan seluruh prajurit TNI menjadi peserta JKN. Dukungan tersebut diberikan agar bisa menjaga Program JKN terus berkelanjutan dan terus memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Rusmili menyebut, kesehatan merupakan salah satu faktor yang penting dalam mendorong produktivitas kerja. Transformasi digital di bidang kesehatan juga menjadi aspek yang penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan. Dengan begitu, hadirnya jaminan kesehatan yang baik, bisa berpengaruh terhadap pencapaian kehidupan yang berkualitas.
“Saya berharap, dengan dilaksanakan kegiatan ini bisa melihat kondisi dan fakta di lapangan, dapat menggali permasalahan yang terjadi sehingga bisa mendapatkan solusi terbaik untuk memberikan peningkatan terhadap pelayanan,” kata Rusmili.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Brand Ambassador BPJS Kesehatan, Ade Rai juga mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya prajurit TNI untuk menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan bisa didapat dengan merubah perilaku melalui rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang sehat adalah dengan melakukan gerak dan menjaga waktu istirahat.
“Salah satu kunci untuk mendapatkan sehat bisa dilakukan dengan olahraga yang menggunakan tubuh sendiri seperti push up, sit up, pull up hingga plank. Selain itu, yang paling efektif adalah berpuasa. Banyak manfaat yang didapat dengan berpuasa. Harapannya, dengan pola hidup sehat yang diterapkan bisa mendapatkan kesempatan untuk hidup yang lebih lama,” kata Ade Rai.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Pemkot Makassar Dorong Edukasi dan Sosialisasi BPJS Kesehatan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama BPJS Kesehatan Kota Makassar perkuat optimalisasi kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Makassar pada Rabu (26/3/2025).
Rabu, 26 Mar 2025 15:41

News
BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik di Pelabuhan Makassar, Bisa Cek Kesehatan-Pijat Gratis
Peresmian posko mudik di Pelabuhan Makassar dilakukan oleh Direktur SDM & Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal, dan beberapa pejabat terkait pada Rabu (26/3/2025).
Rabu, 26 Mar 2025 12:23

Makassar City
Perkuat Layanan Kesehatan, Wawali Makassar Bahas Kolaborasi Strategis dengan BPJS
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan audiensi dari BPJS Kesehatan Kota Makassar dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, di ruang rapat Wakil Wali Kota Makassar, Kamis (06/03/2025).
Kamis, 06 Mar 2025 22:30

Makassar City
Sosialisasi JKN-KIS Dongkrak Kesadaran dan Partisipasi Kepesertaan di Makassar
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) menggelar sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Cafe Vaan In Sky
Minggu, 23 Feb 2025 20:46

Sulsel
Tersedia Kuota BPJS Kesehatan 33.716, Desa/Lurah di Gowa Diminta Daftarkan Warganya
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan membuka Rapat Pemutakhiran Data PBPU Kabupaten Gowa bersama BPJS Kesehatan di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (12/2).
Kamis, 13 Feb 2025 10:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idulfitri PT Semen Tonasa: Momen Keberkahan & Kebersamaan Penuh Makna
2

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
3

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
4

Kapolrestabes Makassar Cek Kesiapan Pos Operasi Ketupat 2025 Pasca Lebaran
5

Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idulfitri PT Semen Tonasa: Momen Keberkahan & Kebersamaan Penuh Makna
2

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
3

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
4

Kapolrestabes Makassar Cek Kesiapan Pos Operasi Ketupat 2025 Pasca Lebaran
5

Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman