Survei Pilkada Lutim September 2024: Budiman-Akbar 47,32%, Ibas-Puspa 41,95%
Jum'at, 13 Sep 2024 13:51
Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) merilis hasil temuannya di Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2024. Istimewa
MAKASSAR - Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) merilis hasil temuannya di Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2024. Mereka memotret dinamika politik masyarakat Kabupaten Luwu Timur jelang Pilkada serentak November mendatang.
Hasilnya, pasangan Budiman-Akbar Andi Leluasa unggul tipis di angka 47,32%, sedangkan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler 41,95%.
Adapun tempat ketiga ialah Isrullah Achmad-Usman Sadik 2,93%. Dan pemilih yang belum jawab atau tidak tahu 7,80%.
Direktur Riset dan Data SSI, Bambang Patunru mengatakan survei ini dilaksanakan pada 2 sampai 8 September 2024. Total responden sebanyak 410 yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan Luwu Timur.
Metodologi yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error 4,8 persen. Periode Survei 2 - 8 September 2024.
"Kami ada 4,8 persen margin error, bisa jadi plus, bisa juga jadi minus. Tapi tingkat toleransi kami mentok di 3 persen," kata Bambang saat merilis hasil surveinya di Makassar pada Jumat (13/09/2024).
Direktur Eksekutif SSI, Yuhardin menyampaikan tingginya survei Budiman-Akbar, karena tingkat elektabilitasnya tinggi di mayoritas kecamatan.
"Detail perolehan suara per kecamatan Budiman - Akbar sementara unggul di 7 kecamatan yakni Malili, Angkona, Wotu, Burau, Tomoni, Tomoni Timur, Kalaena. Sementara Ibas - Puspawati 41.95% unggul di 4 kecamatan yakni Mangkutana, Nuha, Wasuponda, Towuti," ujar Yuhardin.
Selain itu, kelompok pemilih Grasroot (kelas bawah) pasangan Budiman - Akbar berada pada posisi teratas dengan perolehan 52,65%. Di posisi kedua dengan angka 36,33% ditempati oleh Ibas - Puspawati. Untuk posisi ketiga adalah pasangan Isrullah - Usman dengan suara sebesar 2,93%
Sementara untuk pemilih milienial Pasangan Budiman - Akbar unggul dengan perolehan 47,72%, kemudian disusul Ibas - Puspawati 42,13% dan Isrullah - Usman 2,54%.
Pada kategori pemilih terpelajar Pasangan Ibas - Puspawati posisi teratas dengan perolehan 51,61%, Budiman - Akbar 32,26% dan Isrullah - Usman 6,45%.
Pada kategori pemilih emak-emak Pasangan Budiman - Akbar Posisi teratas 50,73%, kemudian Ibas - Puspawati 40.49%, dan Isrullah - Usman 6,93%.
Yuhardin mengatakan, Sebanyak 38,53% pemilih mengaku masih ragu (kemungkinan mengubah pilihan/swing voters), sehingga peluang untuk perubahan posisi kandidat masih terbuka.
"Temuan kami di lapangan alasan utama dalam memilih calon bupati dan wakil bupati adalah sederhana, ramah/merakyat, berprestasi/kinerja terbukti, ada hubungan keluarga, memperjuangkan kesejahteraan rakyat, membawa harapan baru dan lain-lain," kuncinya.
Hasilnya, pasangan Budiman-Akbar Andi Leluasa unggul tipis di angka 47,32%, sedangkan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler 41,95%.
Adapun tempat ketiga ialah Isrullah Achmad-Usman Sadik 2,93%. Dan pemilih yang belum jawab atau tidak tahu 7,80%.
Direktur Riset dan Data SSI, Bambang Patunru mengatakan survei ini dilaksanakan pada 2 sampai 8 September 2024. Total responden sebanyak 410 yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan Luwu Timur.
Metodologi yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error 4,8 persen. Periode Survei 2 - 8 September 2024.
"Kami ada 4,8 persen margin error, bisa jadi plus, bisa juga jadi minus. Tapi tingkat toleransi kami mentok di 3 persen," kata Bambang saat merilis hasil surveinya di Makassar pada Jumat (13/09/2024).
Direktur Eksekutif SSI, Yuhardin menyampaikan tingginya survei Budiman-Akbar, karena tingkat elektabilitasnya tinggi di mayoritas kecamatan.
"Detail perolehan suara per kecamatan Budiman - Akbar sementara unggul di 7 kecamatan yakni Malili, Angkona, Wotu, Burau, Tomoni, Tomoni Timur, Kalaena. Sementara Ibas - Puspawati 41.95% unggul di 4 kecamatan yakni Mangkutana, Nuha, Wasuponda, Towuti," ujar Yuhardin.
Selain itu, kelompok pemilih Grasroot (kelas bawah) pasangan Budiman - Akbar berada pada posisi teratas dengan perolehan 52,65%. Di posisi kedua dengan angka 36,33% ditempati oleh Ibas - Puspawati. Untuk posisi ketiga adalah pasangan Isrullah - Usman dengan suara sebesar 2,93%
Sementara untuk pemilih milienial Pasangan Budiman - Akbar unggul dengan perolehan 47,72%, kemudian disusul Ibas - Puspawati 42,13% dan Isrullah - Usman 2,54%.
Pada kategori pemilih terpelajar Pasangan Ibas - Puspawati posisi teratas dengan perolehan 51,61%, Budiman - Akbar 32,26% dan Isrullah - Usman 6,45%.
Pada kategori pemilih emak-emak Pasangan Budiman - Akbar Posisi teratas 50,73%, kemudian Ibas - Puspawati 40.49%, dan Isrullah - Usman 6,93%.
Yuhardin mengatakan, Sebanyak 38,53% pemilih mengaku masih ragu (kemungkinan mengubah pilihan/swing voters), sehingga peluang untuk perubahan posisi kandidat masih terbuka.
"Temuan kami di lapangan alasan utama dalam memilih calon bupati dan wakil bupati adalah sederhana, ramah/merakyat, berprestasi/kinerja terbukti, ada hubungan keluarga, memperjuangkan kesejahteraan rakyat, membawa harapan baru dan lain-lain," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
APBD 2025 Disahkan, Bupati Irwan Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 Senilai Rp2,16 Triliun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama DPRD Kabupaten Luwu Timur resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar, Senin (13/07/26).
Senin, 13 Jul 2026 18:25
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Sulsel
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
2
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
3
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
4
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
5
Kasi Pidum Kejari Jeneponto Tegaskan Proses P21 Terkendala Tahap II Penyidik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
2
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
3
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
4
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
5
Kasi Pidum Kejari Jeneponto Tegaskan Proses P21 Terkendala Tahap II Penyidik