Survei Cabup Lutim Bersih dari Korupsi: Ibas 33,2%, Budiman 28,5%, Isrullah 5,25%
Minggu, 13 Okt 2024 07:03
Lembaga Poros Survei Indonesia (PSI) merilis hasil temuannya di Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2024. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Lembaga Poros Survei Indonesia (PSI) merilis hasil temuannya di Pilkada Luwu Timur (Lutim). Selain meneliti tingkat elektabilitas calon, PSI juga memotret sifat kepemimpinan yang diinginkan oleh masyarakat Luwu Timur.
Hasilnya, masyarakat Luwu Timur condong menginginkan sifat pemimpin yang jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi. Indikator ini diinginkan oleh 46,5%.
Disusul sifat kepemimpinan yang merakyat 30% dan mampu memimpin Luwu Timur 17,25%. Selebihnya yakni religious atau taat beragama, tegas dan berwibawa, pintar dan lainnya berada di Bawah masing-masing 3%.
"Pada tiga sifat kepemimpinan yang banyak diinginkan oleh masyarakat, kami kemudian mendowngradenya ke masing-masing calon," kata Direktur Riset PSI, Zulfahri Rahman.
Hasilnya, calon yang dianggap jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi ialah Ibas 33,25%, Budiman 28,5%, Puspawati Husler 7,75%, Isrullah 5,25%, Usman Sadik 2%, Akbar 1,25%, tidak ada 6,75% dan tidak tahu/tidak jawab/rahasia (TT/TJ) 15,25%.
Kemudian, survei calon yang dinilai paling peduli dan perhatian pada rakyat alias merakyat yakni Ibas 43,25%, Budiman 33,75%, Isrullah 5,55%. Selanjutnya Puspawati Husler 5,25%, Usman Sadik 3,5%, Akbar 0,5%, tidak ada 2% dan tidak tahu/tidak jawab/rahasia (TT/TJ) 6,25%.
Berikutnya survei calon yang dinilai mampu memimpin Luwu Timur ialah Ibas 42%, Budiman 37,50%, Isrullah 5,75%. Selanjutnya Usman Sadik 2,75%, Puspawati Husler 1,5%, Akbar 0,5%, tidak ada 0,5% dan tidak tahu/tidak jawab/rahasia (TT/TJ) 9,5%.
"Jadi dari tiga sifat kepemimpinan yang paling diinginkan oleh masyarakat Luwu Timur, itu didominasi oleh Ibas ya. Disusul Budiman dan Isrullah," jelasnya.
Pada Pilkada Lutim 2024, ada tiga Pasangan Calon (Paslon) yang bertarung yakni Isrullah Achmad-Usman Sadik, Budiman-Akbar Andi Leluasa dan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler.
Zul sapaannya menyampaikan, survei ini dilakukan pada 21 sampai 30 September 2024 menggunakan 400 responden yang tersebar di 11 kecamatan di Luwu Timur. Dengan menggunakan metode Multistage Random Sampling.
"Margin of error +/- 5% pada level of confidence atau tingkat kepercayaan 95%. Kami menggunakan wawancara tatap muka langsung," kata Zul sapaannya saat merilis surveinya di Makassar pada Kamis, 10 Oktober 2024.
Zul menuturkan, survei ini menggunakan quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor.
Adapun sebaran responden di 11 kecamatan yakni Malili 15%, Wasuponda 7,5%, Angkona 7,5%, Kalaena 5%, Wotu 10% dan Burau 12,5%. Selanjutnya Mangkutana 7,5%, Tomoni 7,5%, Tomoni Timur 5%, Nuha 7,5% dan Towuti 15%.
Lembaga PSI merupakan salah satu anggota Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).
Hasilnya, masyarakat Luwu Timur condong menginginkan sifat pemimpin yang jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi. Indikator ini diinginkan oleh 46,5%.
Disusul sifat kepemimpinan yang merakyat 30% dan mampu memimpin Luwu Timur 17,25%. Selebihnya yakni religious atau taat beragama, tegas dan berwibawa, pintar dan lainnya berada di Bawah masing-masing 3%.
"Pada tiga sifat kepemimpinan yang banyak diinginkan oleh masyarakat, kami kemudian mendowngradenya ke masing-masing calon," kata Direktur Riset PSI, Zulfahri Rahman.
Baca Juga: Survei Pilwalkot Makassar Oktober 2024: Mulia 36,7%, Inimi 25%, Sehati 18,9% dan Aman 3,6%
Hasilnya, calon yang dianggap jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi ialah Ibas 33,25%, Budiman 28,5%, Puspawati Husler 7,75%, Isrullah 5,25%, Usman Sadik 2%, Akbar 1,25%, tidak ada 6,75% dan tidak tahu/tidak jawab/rahasia (TT/TJ) 15,25%.
Kemudian, survei calon yang dinilai paling peduli dan perhatian pada rakyat alias merakyat yakni Ibas 43,25%, Budiman 33,75%, Isrullah 5,55%. Selanjutnya Puspawati Husler 5,25%, Usman Sadik 3,5%, Akbar 0,5%, tidak ada 2% dan tidak tahu/tidak jawab/rahasia (TT/TJ) 6,25%.
Berikutnya survei calon yang dinilai mampu memimpin Luwu Timur ialah Ibas 42%, Budiman 37,50%, Isrullah 5,75%. Selanjutnya Usman Sadik 2,75%, Puspawati Husler 1,5%, Akbar 0,5%, tidak ada 0,5% dan tidak tahu/tidak jawab/rahasia (TT/TJ) 9,5%.
"Jadi dari tiga sifat kepemimpinan yang paling diinginkan oleh masyarakat Luwu Timur, itu didominasi oleh Ibas ya. Disusul Budiman dan Isrullah," jelasnya.
Pada Pilkada Lutim 2024, ada tiga Pasangan Calon (Paslon) yang bertarung yakni Isrullah Achmad-Usman Sadik, Budiman-Akbar Andi Leluasa dan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler.
Zul sapaannya menyampaikan, survei ini dilakukan pada 21 sampai 30 September 2024 menggunakan 400 responden yang tersebar di 11 kecamatan di Luwu Timur. Dengan menggunakan metode Multistage Random Sampling.
"Margin of error +/- 5% pada level of confidence atau tingkat kepercayaan 95%. Kami menggunakan wawancara tatap muka langsung," kata Zul sapaannya saat merilis surveinya di Makassar pada Kamis, 10 Oktober 2024.
Zul menuturkan, survei ini menggunakan quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor.
Adapun sebaran responden di 11 kecamatan yakni Malili 15%, Wasuponda 7,5%, Angkona 7,5%, Kalaena 5%, Wotu 10% dan Burau 12,5%. Selanjutnya Mangkutana 7,5%, Tomoni 7,5%, Tomoni Timur 5%, Nuha 7,5% dan Towuti 15%.
Lembaga PSI merupakan salah satu anggota Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Sulsel
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Sulsel
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Rencana besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan jalan dua jalur empat lajur dari wilayah Atue hingga Malili mulai menunjukkan titik terang.
Senin, 22 Jun 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
5
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
5
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026