LSI Denny JA Bantah Rilis Survei yang Unggulkan Budiman-Akbar di Pilkada Lutim 2024
Sabtu, 12 Okt 2024 19:05
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA membantah keras telah merilis survei yang menempatkan Pasangan Budiman-Akbar Andi Leluasa unggul di Pilkada Luwu Timur 2024. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA membantah keras telah merilis survei yang menempatkan Pasangan Budiman-Akbar Andi Leluasa unggul di Pilkada Luwu Timur 2024.
Pada Pilkada Lutim 2024, ada tiga Pasangan Calon (Paslon) yang bertarung yakni Isrullah Achmad-Usman Sadik, Budiman-Akbar Andi Leluasa dan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler.
Direktur LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menyebutkan hasil survei yang beredar di media sosial pada Sabtu (12/10/24), adalah palsu dan tidak bertanggung jawab.
Survei palsu tersebut mengklaim bahwa pasangan Budiman-Akbar memperoleh elektabilitas tertinggi dengan 42,3%, disusul Ibas-Puspa di posisi kedua dengan 30,3%, dan Isrullah-Usman di tempat ketiga dengan 16,1%. Sebanyak 11,3% responden disebut belum menentukan pilihan.
Namun hasil survei itu buru-buru dibantah pihak LSI Denny JA. "Hasil survei itu hoax, bukan rilis LSI Denny JA," kata Adjie Alfaraby pada Sabtu (12/10).
Adjie menyayangkan ada pihak yang sengaja mencatut lembaga survei yang dipimpinnya untuk menyebarkan informasi tidak benar atau hoax.
"Itu tidak bertanggung jawab dan memalukan. Kami kecewa karena survei hoax ini bisa menjatuhkan kredibilitas lembaga kami," tegas Adjie.
Menurutnya, LSI Denny JA sangat teliti, terstruktur dan komprehensif dalam membuat survei. Sehingga hasilnya 100 persen dapat dipertanggungjawabkan.
"Hasil yang kami keluarkan telah melalui proses penelitian yang ilmiah, dengan track record kami, dengan histori yang panjang yang telah kami lakukan, saya yakin bisa dipertanggungjawabkan," ujar Adjie
LSI Denny JA sendiri belum merilis hasil survei terbarunya soal Pilkada Luwu Timur 2024.
Terakhir kali mereka merilis survei Pilkada Lutim 2024 pada 20 September 2024. Survei itu dilakukan dalam rentang waktu 2-10 September.
Dalam survei LSI Denny JA itu, pasangan calon bupati dan wakil Bupati Luwu Timur, Ibas-Puspa memiliki elektabilitas tertinggi mencapai 44,9%.
Sementara paslon Budiman-Akbar dengan 39,2%, adapun paslon Isrullah-Usman hanya sebesar 3%.
Menyusul beredarnya survei hoax LSI Denny JA, Sabtu hari ini, Adjie mengaku tengah mempertimbangkan untuk melaporkan penyebar informasi bohong tersebut.
"Kami sedang mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. Sebab ini kan sudah merugikan lembaga kami," kata Adjie.
Sebelumnya, survei hoax LSI Denny JA yang mengunggulkan Budiman-Akbar itu ramai beredar di media sosial, Sabtu 12 Oktober 2024.
Foto tangkapan layar hasil survei ini beredar di media sosial Facebook dan Whatsapp. Terpantau ramai dibagikan tim pemenangan Paslon Budiman-Akbar.
Seperti pada status WA yang dibuat Tim Pemenangan Budiman-Akbar, Muhammad Haedir.
"Bocoran dari Samping," tulis Haedir pada ketarangan foto tangkapan layar hasil survei tersebut, diunggah Sabtu pagi pukul 06.40 WITA.
Tim Pemenangan Budiman-Akbar lainnya, Budiman Yahya juga membagikan tangkapan layar hasil survei tersebut di akun facebook pribadinya.
"Yang tidak suka dilarang komen," tulis Budiman Yahya disertai foto tangkapan layar hasil survei tersebut.
Budiman Yahya yang dikonfirmasi menjelaskan kronolgi ia mendapatkan data survei tersebut.
"Iye tadi malam saya dapat di FB terkait ini dan spontan saya save dan saya posting di FB, tanpa saya tau kebenaran datanya. Begitu kejadiannya," ungkapnya.
Budiman mengaku baru tahu bahwa data survei yang disebarkannya, ternyata tidak benar. Kendati begitu, ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk kedepannya.
"Saya buka FB (Facebook) dan baca-baca komentar dan saya dapati hal tersebut. Itulah, saya baca beritanya kalau LSI belum keluarkan rilis survei (terbatu)," jelasnya.
Pada Pilkada Lutim 2024, ada tiga Pasangan Calon (Paslon) yang bertarung yakni Isrullah Achmad-Usman Sadik, Budiman-Akbar Andi Leluasa dan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler.
Direktur LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menyebutkan hasil survei yang beredar di media sosial pada Sabtu (12/10/24), adalah palsu dan tidak bertanggung jawab.
Survei palsu tersebut mengklaim bahwa pasangan Budiman-Akbar memperoleh elektabilitas tertinggi dengan 42,3%, disusul Ibas-Puspa di posisi kedua dengan 30,3%, dan Isrullah-Usman di tempat ketiga dengan 16,1%. Sebanyak 11,3% responden disebut belum menentukan pilihan.
Namun hasil survei itu buru-buru dibantah pihak LSI Denny JA. "Hasil survei itu hoax, bukan rilis LSI Denny JA," kata Adjie Alfaraby pada Sabtu (12/10).
Adjie menyayangkan ada pihak yang sengaja mencatut lembaga survei yang dipimpinnya untuk menyebarkan informasi tidak benar atau hoax.
"Itu tidak bertanggung jawab dan memalukan. Kami kecewa karena survei hoax ini bisa menjatuhkan kredibilitas lembaga kami," tegas Adjie.
Menurutnya, LSI Denny JA sangat teliti, terstruktur dan komprehensif dalam membuat survei. Sehingga hasilnya 100 persen dapat dipertanggungjawabkan.
"Hasil yang kami keluarkan telah melalui proses penelitian yang ilmiah, dengan track record kami, dengan histori yang panjang yang telah kami lakukan, saya yakin bisa dipertanggungjawabkan," ujar Adjie
Baca Juga: Survei Pilwalkot Makassar Oktober 2024: Mulia 36,7%, Inimi 25%, Sehati 18,9% dan Aman 3,6%
LSI Denny JA sendiri belum merilis hasil survei terbarunya soal Pilkada Luwu Timur 2024.
Terakhir kali mereka merilis survei Pilkada Lutim 2024 pada 20 September 2024. Survei itu dilakukan dalam rentang waktu 2-10 September.
Dalam survei LSI Denny JA itu, pasangan calon bupati dan wakil Bupati Luwu Timur, Ibas-Puspa memiliki elektabilitas tertinggi mencapai 44,9%.
Sementara paslon Budiman-Akbar dengan 39,2%, adapun paslon Isrullah-Usman hanya sebesar 3%.
Menyusul beredarnya survei hoax LSI Denny JA, Sabtu hari ini, Adjie mengaku tengah mempertimbangkan untuk melaporkan penyebar informasi bohong tersebut.
"Kami sedang mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. Sebab ini kan sudah merugikan lembaga kami," kata Adjie.
Sebelumnya, survei hoax LSI Denny JA yang mengunggulkan Budiman-Akbar itu ramai beredar di media sosial, Sabtu 12 Oktober 2024.
Foto tangkapan layar hasil survei ini beredar di media sosial Facebook dan Whatsapp. Terpantau ramai dibagikan tim pemenangan Paslon Budiman-Akbar.
Seperti pada status WA yang dibuat Tim Pemenangan Budiman-Akbar, Muhammad Haedir.
"Bocoran dari Samping," tulis Haedir pada ketarangan foto tangkapan layar hasil survei tersebut, diunggah Sabtu pagi pukul 06.40 WITA.
Tim Pemenangan Budiman-Akbar lainnya, Budiman Yahya juga membagikan tangkapan layar hasil survei tersebut di akun facebook pribadinya.
"Yang tidak suka dilarang komen," tulis Budiman Yahya disertai foto tangkapan layar hasil survei tersebut.
Budiman Yahya yang dikonfirmasi menjelaskan kronolgi ia mendapatkan data survei tersebut.
"Iye tadi malam saya dapat di FB terkait ini dan spontan saya save dan saya posting di FB, tanpa saya tau kebenaran datanya. Begitu kejadiannya," ungkapnya.
Budiman mengaku baru tahu bahwa data survei yang disebarkannya, ternyata tidak benar. Kendati begitu, ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk kedepannya.
"Saya buka FB (Facebook) dan baca-baca komentar dan saya dapati hal tersebut. Itulah, saya baca beritanya kalau LSI belum keluarkan rilis survei (terbatu)," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Sulsel
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Sulsel
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Rencana besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan jalan dua jalur empat lajur dari wilayah Atue hingga Malili mulai menunjukkan titik terang.
Senin, 22 Jun 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Laskar Rasulullah Tolak Eksekusi Lahan, Minta PN Sungguminasa Tunda Pelaksanaan
2
Warga Pertanyakan Eksekusi Vonis Hj Bungsuari Baso Tika
3
KM Dharma Kartika III Naik Dock, DLU Pastikan Pelayanan Tetap Prima bagi Konsumen
4
Kolaborasi Pelindo Jasa Maritim & BSI Dukung UMKM Naik Kelas
5
Tak Ada Razia Pajak di SPBU, Pertamina Tegaskan Fokus Penyaluran BBM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Laskar Rasulullah Tolak Eksekusi Lahan, Minta PN Sungguminasa Tunda Pelaksanaan
2
Warga Pertanyakan Eksekusi Vonis Hj Bungsuari Baso Tika
3
KM Dharma Kartika III Naik Dock, DLU Pastikan Pelayanan Tetap Prima bagi Konsumen
4
Kolaborasi Pelindo Jasa Maritim & BSI Dukung UMKM Naik Kelas
5
Tak Ada Razia Pajak di SPBU, Pertamina Tegaskan Fokus Penyaluran BBM