Chaidir-Muetazim Komitmen Ciptakan Good and Clean Government
Minggu, 03 Nov 2024 23:33
Paslon AS Chaidir Syam-Andi Muetazim Mansyur memaparkan komitmennya andai terpilih memimpin Kabupaten Maros nantinya. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Maros, AS Chaidir Syam-Andi Muetazim Mansyur menegaskan komitmennya untuk menerapkan sistem merit dalam manajemen talenta ASN.
Hal ini mereka tegaskan dalam Debat Publik Pemaparan Visi Misi Paslon Bupati-Wakil Bupati Maros di Claro Makassar, Minggu (3/11/2024).
Chaidir Syam menekankan pentingnya mengidentifikasi dan memverifikasi kebutuhan organisasi untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional.
Chaidir menjelaskan, Kabupaten Maros telah diakui oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai salah satu dari tiga kabupaten yang berhasil menerapkan sistem merit dalam pengangkatan jabatan pimpinan tinggi.
"Kita harus menuju birokrasi yang profesional. Kita harus wujudkan Kabupaten Maros menerapkan sistem merit manajemen talenta di dalamnnya dengan baik," sebutnya.
Dia menegaskan pentingnya penempatan job desk yang sesuai dengan kemampuan masing-masing pegawai untuk mencapai good and clean government.
Sementara itu, Muetazim Mansyur menambahkan kedepannya, pihaknya akan menata birokrasi dengan memberikan kesempatan bagi talenta melalui rotasi jabatan.
"Ini bertujuan agar setiap pegawai dapat berkontribusi sesuai bidangnya, sehingga pengembangan karir dapat berjalan lebih optimal," sebutnya.
Inisiatif ini diharapkan dapat menghilangkan masalah ketidakpuasan di kalangan pegawai dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan profesional di Kabupaten Maros.
Hal ini mereka tegaskan dalam Debat Publik Pemaparan Visi Misi Paslon Bupati-Wakil Bupati Maros di Claro Makassar, Minggu (3/11/2024).
Chaidir Syam menekankan pentingnya mengidentifikasi dan memverifikasi kebutuhan organisasi untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional.
Chaidir menjelaskan, Kabupaten Maros telah diakui oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai salah satu dari tiga kabupaten yang berhasil menerapkan sistem merit dalam pengangkatan jabatan pimpinan tinggi.
"Kita harus menuju birokrasi yang profesional. Kita harus wujudkan Kabupaten Maros menerapkan sistem merit manajemen talenta di dalamnnya dengan baik," sebutnya.
Dia menegaskan pentingnya penempatan job desk yang sesuai dengan kemampuan masing-masing pegawai untuk mencapai good and clean government.
Sementara itu, Muetazim Mansyur menambahkan kedepannya, pihaknya akan menata birokrasi dengan memberikan kesempatan bagi talenta melalui rotasi jabatan.
"Ini bertujuan agar setiap pegawai dapat berkontribusi sesuai bidangnya, sehingga pengembangan karir dapat berjalan lebih optimal," sebutnya.
Inisiatif ini diharapkan dapat menghilangkan masalah ketidakpuasan di kalangan pegawai dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan profesional di Kabupaten Maros.
(MAN)
Berita Terkait
News
Chaidir Syam Pimpin PMI Maros Ketiga Kalinya, Fokus untuk Kemanusian
Bupati Maros, AS Chaidir Syam kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros untuk ketiga kalinya.
Kamis, 17 Sep 2026 20:39
Sulsel
Chaidir Syam Sebut MTQ Bukan Sekadar Lomba, Tapi Upaya Membumikan Al-Qur’an
Kabupaten Maros menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang resmi dibuka pada Minggu (12/4/2026) di Lapangan Pallantikang.
Minggu, 12 Apr 2026 18:45
Sulsel
Data Aset Tak Sinkron, 10 Sekolah di Maros Disorot BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa 10 sekolah di Kabupaten Maros setelah menemukan persoalan pada pencatatan dan administrasi aset.
Minggu, 22 Feb 2026 14:27
Sulsel
Refleksi Setahun Chaidir–Muetazim: Stunting Turun, Infrastruktur Digenjot
Kepemimpinan Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros tepat berusia setahun. Melalui kegiatan Refleksi Satu Tahun Pengabdian, capaian keduanya dipaparkan.
Jum'at, 20 Feb 2026 19:31
Sulsel
Bupati Maros Raih Dua Gelar Doktor dalam Dua Tahun
Bupati Maros AS Chaidir Syam menjadi Bupati pertama yang meraih doktor dua kali dalam dua tahun. Gelar dua doktor tersebut diperoleh dari dua bidang ilmu yang berbeda.
Rabu, 11 Feb 2026 15:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
2
Guru Kehilangan HP saat Kemah di Jeneponto, Tim Pegasus Tangkap Terduga Pelaku
3
Jelang Pilkades, Bawaslu Lutim Ajak DPMD Perkuat Pendidikan Politik di Desa
4
Pelindo Marine Dorong Perajin Batik Eks-Dolly Naik Kelas di Era Industri 5.0
5
Jelang Penjurian, 24 Guru se-Sulawesi Peserta TTC 2026 Bakti BCA Ikuti Bootcamp
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
2
Guru Kehilangan HP saat Kemah di Jeneponto, Tim Pegasus Tangkap Terduga Pelaku
3
Jelang Pilkades, Bawaslu Lutim Ajak DPMD Perkuat Pendidikan Politik di Desa
4
Pelindo Marine Dorong Perajin Batik Eks-Dolly Naik Kelas di Era Industri 5.0
5
Jelang Penjurian, 24 Guru se-Sulawesi Peserta TTC 2026 Bakti BCA Ikuti Bootcamp