Bawaslu Maros Kukuhkan 100 Alumni SKPP jadi Relawan Awasi TPS di Pilkada Serentak
Kamis, 14 Nov 2024 17:41
Sebanyak 100 pemuda dan pemudi desa se-Kabupaten Maros dilatih untuk menjadi Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS untuk pilkada serentak 2024. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sebanyak 100 pemuda dan pemudi desa se-Kabupaten Maros dilatih untuk menjadi Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS untuk pilkada serentak 2024. Yaitu Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Bawaslu Kabupaten Maros yang digelar selama 4 hari di Hotel Aryaduta Makassar.
"Mereka dilatih pemahaman dan keterampilan menjadi Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS. Untuk terlibat secara aktif dalam pengawasan dan pencegahan pelanggaran Pilkada,” ujar Saiyed Mahmuddin Assaqqaf, anggota Bawaslu Kabupaten Maros pada Rabu (13/11/2024).
Setelah dikukuhkan sebagai Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS, alumni SKPP diharapkan berani mencegah pelanggaran dan melaporkan segera ke Bawaslu jika menemukan pelanggaran.
Diketahui, tahapan Pilkada memasuki masa kampanye, masih ada beberapa tahapan ke depan.Yaitu masa tenang, pungut hitung dan rekapitulasi. Mahmuddin mengatakan mereka sudah diajarkan untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran. Juga, mereka sudah dibekali bagaimana alur pelaporan dugaan pelanggaran ke Bawaslu.
"Tentu alumni SKPP ini akan sangat membantu Bawaslu untuk mencegah pelanggaran seminimal mungkin. Dan kita sangat berharap adik-adik berani melaporkan ketika menemukan dugaan pelanggaran," tambahnya.
Alumni SKPP, yang kini resmi menjadi Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS, diharapkan dapat menjaga integritasnya dan berkontribusi aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada.
"Mereka dilatih pemahaman dan keterampilan menjadi Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS. Untuk terlibat secara aktif dalam pengawasan dan pencegahan pelanggaran Pilkada,” ujar Saiyed Mahmuddin Assaqqaf, anggota Bawaslu Kabupaten Maros pada Rabu (13/11/2024).
Setelah dikukuhkan sebagai Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS, alumni SKPP diharapkan berani mencegah pelanggaran dan melaporkan segera ke Bawaslu jika menemukan pelanggaran.
Diketahui, tahapan Pilkada memasuki masa kampanye, masih ada beberapa tahapan ke depan.Yaitu masa tenang, pungut hitung dan rekapitulasi. Mahmuddin mengatakan mereka sudah diajarkan untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran. Juga, mereka sudah dibekali bagaimana alur pelaporan dugaan pelanggaran ke Bawaslu.
"Tentu alumni SKPP ini akan sangat membantu Bawaslu untuk mencegah pelanggaran seminimal mungkin. Dan kita sangat berharap adik-adik berani melaporkan ketika menemukan dugaan pelanggaran," tambahnya.
Alumni SKPP, yang kini resmi menjadi Relawan Gerakan Bersama Awasi TPS, diharapkan dapat menjaga integritasnya dan berkontribusi aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Sulsel
Pawennari Sebut Pendidikan Politik Kunci Wujudkan Pemilih Berkualitas
Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Pawennari, menilai pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk pemilih yang sadar dan kritis, sehingga berpengaruh langsung terhadap kualitas Pemilu.
Senin, 29 Des 2025 13:51
Sulsel
Bawaslu Soppeng Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan
KPU Soppeng memyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan dan Peraturan KPU 3 Tahun 2025 Tentang Penggantian Antar Waktu Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.
Jum'at, 19 Des 2025 20:54
Sulsel
Bawaslu Soppeng Gelar Outbond Leadership Camp, Perkuat SDM dan Kelembagaan
Bawaslu Soppeng menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Kapasitas Sumber Daya Manusia bertajuk “Transformasi Sumber Daya Manusia Bawaslu Soppeng lewat Outbond Leadership Camp”.
Senin, 15 Des 2025 12:31
Sulsel
40 Kader P2P Bawaslu Bantaeng Ikuti Diskusi Daring Pengawasan Partisipatif
Sebanyak 40 kader Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) dari Kabupaten Bantaeng mengikuti diskusi daring yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis (20/11/2025)
Kamis, 20 Nov 2025 14:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar