Parpol di Sulsel Godok Strategi Persiapan Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024
Rabu, 12 Apr 2023 04:58
Desain ilustrasi Pemilu 2024. Foto: Perludem
MAKASSAR - Sejumlah partai di daerah sudah menyiapkan strategi dalam menghadapi Pemilu 2024 dengan sistem proporsional tertutup. Meski mereka mengharapkan tetap dengan sistem proporsional terbuka.
Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah menghormati proses yang sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK). Meski begitu, partainya tidak mempersoalkan bila nantinya Pemilu 2024 menggunakan sistem proporsional tertutup.
“Kami memperjuangkan tetap di proporsional terbuka. Bahwa ada upaya untuk terus (proporsional) tertutup menurut saya itu kan upayanya dia. Kami juga tidak terganggu,” kata Ulla sapaannya.
Ulla mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan 24 DPC kabupaten/kota untuk tetap mengikuti tahapan yang ada. Mulai dari mendaftarkan calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota pada 24 April 2023 mendatang.
“Kami sudah perintahkan seluruh DPC suruh daftar saja. Mau terbuka, mau tertutup itu bukan soal,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Ulla mengakui, Demokrat juga sudah memiliki solusi untuk menghadapi sistem proporsional tertutup. Salah satunya membuat aturan baru, yang bisa diterima semua Bacaleg partai.
“Nanti kita lihat, karena masih ada ruang untuk kita membuat PO (peraturan organisasi) secara internal, soal proporsional tertutup. Bagaimana supaya dia menjadi semi tertutup,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara mengungkapkan partainya tetap siap apapun sistem yang diputuskan MK nanti. Apalagi partai yang telah berusia 50 tahun telah pernah mengikuti dua sistem pemilu tersebut.
"Apapun keputusan MK, kami di PPP Sulsel sangat siap. Mau terbuka atau diubah menjadi tertutup, tidak ada masalah. Kalau nantinya diputuskan tertutup, malah kami lebih diuntungkan di Sulsel," ucap Fauzan.
Anggota DPRD Sulsel ini bilang, PPP sudah memiliki strategi yang matang dalam menghadapi Pemilu 2024 sistem proporsional tertutup. Dan, daftar bakal caleg relatif sudah terisi di seluruh daerah pemilihan. Di mana para caleg juga siap bertarung di sistem proporsional terbuka.
"Komposisi baka caleg kami aman, tidak ada masalah. Malahan banyak tokoh yang bergabung. Saya pun pastikan, nyaleg di PPP itu tidak ada yang dirugikan. Apakah itu sistem pemilu terbuka ataupun tertutup. Kami punya strategi. Makanya, nyaleg di PPP," jelasnya.
Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah menghormati proses yang sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK). Meski begitu, partainya tidak mempersoalkan bila nantinya Pemilu 2024 menggunakan sistem proporsional tertutup.
“Kami memperjuangkan tetap di proporsional terbuka. Bahwa ada upaya untuk terus (proporsional) tertutup menurut saya itu kan upayanya dia. Kami juga tidak terganggu,” kata Ulla sapaannya.
Ulla mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan 24 DPC kabupaten/kota untuk tetap mengikuti tahapan yang ada. Mulai dari mendaftarkan calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota pada 24 April 2023 mendatang.
“Kami sudah perintahkan seluruh DPC suruh daftar saja. Mau terbuka, mau tertutup itu bukan soal,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Ulla mengakui, Demokrat juga sudah memiliki solusi untuk menghadapi sistem proporsional tertutup. Salah satunya membuat aturan baru, yang bisa diterima semua Bacaleg partai.
“Nanti kita lihat, karena masih ada ruang untuk kita membuat PO (peraturan organisasi) secara internal, soal proporsional tertutup. Bagaimana supaya dia menjadi semi tertutup,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara mengungkapkan partainya tetap siap apapun sistem yang diputuskan MK nanti. Apalagi partai yang telah berusia 50 tahun telah pernah mengikuti dua sistem pemilu tersebut.
"Apapun keputusan MK, kami di PPP Sulsel sangat siap. Mau terbuka atau diubah menjadi tertutup, tidak ada masalah. Kalau nantinya diputuskan tertutup, malah kami lebih diuntungkan di Sulsel," ucap Fauzan.
Anggota DPRD Sulsel ini bilang, PPP sudah memiliki strategi yang matang dalam menghadapi Pemilu 2024 sistem proporsional tertutup. Dan, daftar bakal caleg relatif sudah terisi di seluruh daerah pemilihan. Di mana para caleg juga siap bertarung di sistem proporsional terbuka.
"Komposisi baka caleg kami aman, tidak ada masalah. Malahan banyak tokoh yang bergabung. Saya pun pastikan, nyaleg di PPP itu tidak ada yang dirugikan. Apakah itu sistem pemilu terbuka ataupun tertutup. Kami punya strategi. Makanya, nyaleg di PPP," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
PPP Sulsel Perkuat Struktur Lewat Muscab, Siap Kembali ke Senayan di Pileg 2025
Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menegaskan bahwa partainya kini fokus memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2025.
Sabtu, 25 Apr 2026 17:36
Sulsel
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi menyatakan pihaknya tengah mematangkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung serentak pada Sabtu, 25 April 2026.
Jum'at, 17 Apr 2026 20:45
Sulsel
Ilham Ari Fauzi Siapkan Road Show ke 24 Daerah, PPP Sulsel Gaspol Konsolidasi Jelang Muscab
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan yang baru, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, berencana melakukan road show ke 24 kabupaten/kota di Sulsel sebagai bagian dari konsolidasi organisasi menjelang Musyawarah Cabang (Muscab).
Jum'at, 06 Mar 2026 20:22
Sulsel
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Hotel Claro Makassar pada 11-12 Februari 2026. Namun, Waketum DPP Agus Suparmanto dan Sekjen Taj Yasin Maimoen tidak hadir.
Kamis, 12 Feb 2026 15:37
News
PPP Atur Strategi Hadapi Pemilu 2029 di Mukernas I Makassar
Ia mengingatkan agar Mukernas tidak sekadar menjadi agenda seremonial tanpa menghasilkan keputusan konkret.
Penegasan tersebut disampaikan Mardiono saat membuka Mukernas I PPP di Makassar,
Kamis, 12 Feb 2026 00:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar
5
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar
5
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik