KPU dan Bawaslu Sepakat Coret 381 Pemilih di PSU Pilwalkot Palopo
Kamis, 01 Mei 2025 20:58
KPU Sulsel mencoret ratusan pemilih untuk pemungutan suara ulang (PSU) Pilwalkot Palopo 2025. Foto: Istimewa
MAKASSAR - KPU Sulsel mencoret ratusan pemilih untuk pemungutan suara ulang (PSU) Pilwalkot Palopo 2025. Jumlahnya mencapai 381 pemilih karena dimasukkan dalam tidak memenuhi syarat (TMS).
"Pada rapat kerja tentang data pemilih pada hari ini di temukan terdapat pemilih yang TMS meninggal sebanyak 381. Pemilih tersebut telah memiliki dokumen yang bersumber dari instansi yang berwenang," kata Komisioner KPU Sulsel, Romy Harminto melalui keterangan resminya pada Kamis (01/05/2025).
Pencoretan 381 pemilih ini, membuat daftar pemilih tetap (DPT) PSU Pilwalkot Palopo menjadi berkurang. Sehingga yang awalnya 125.572 pemilih, menjadi 255.428 orang.
"KPU, Bawaslu dan LO paslon sepakat untuk melakukan pencoretan terhadap pemilih yang masuk kategori TMS meninggal," ujar Romy.
Kordiv Data dan Informasi ini menuturkan, KPU, Bawaslu dan LO paslon juga menganalisa data ganda yang bersumber dari Bawaslu dan memprosesnya (on progres).
"Hasil dari analisa tersebut akan dijadikan rujukan bersama antara KPU, Bawaslu dan LO paslon. Harapannya semoga dengan rapat kerja bersama ini mengurangi potensi-potensi PSU di tiap TPS," jelasnya.
"Pada rapat kerja tentang data pemilih pada hari ini di temukan terdapat pemilih yang TMS meninggal sebanyak 381. Pemilih tersebut telah memiliki dokumen yang bersumber dari instansi yang berwenang," kata Komisioner KPU Sulsel, Romy Harminto melalui keterangan resminya pada Kamis (01/05/2025).
Pencoretan 381 pemilih ini, membuat daftar pemilih tetap (DPT) PSU Pilwalkot Palopo menjadi berkurang. Sehingga yang awalnya 125.572 pemilih, menjadi 255.428 orang.
"KPU, Bawaslu dan LO paslon sepakat untuk melakukan pencoretan terhadap pemilih yang masuk kategori TMS meninggal," ujar Romy.
Kordiv Data dan Informasi ini menuturkan, KPU, Bawaslu dan LO paslon juga menganalisa data ganda yang bersumber dari Bawaslu dan memprosesnya (on progres).
"Hasil dari analisa tersebut akan dijadikan rujukan bersama antara KPU, Bawaslu dan LO paslon. Harapannya semoga dengan rapat kerja bersama ini mengurangi potensi-potensi PSU di tiap TPS," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
Sulsel
KPU Mengajar di SMA Negeri 2 Bantaeng, Tanamkan Pemahaman Asas Pemilu Generasi Muda
Dengan program KPU Mengajar dapat memberikan pemahaman mendasar tentang kepemiluan, khususnya terkait asas-asas pemilu yang menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.
Kamis, 15 Jan 2026 22:11
Sulsel
KPU Luwu Timur Gandeng Disdukcapil Perkuat Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Luwu Timur, Hamdan menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam menjalankan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Selasa, 13 Jan 2026 17:41
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Sulsel
Pawennari Sebut Pendidikan Politik Kunci Wujudkan Pemilih Berkualitas
Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Pawennari, menilai pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk pemilih yang sadar dan kritis, sehingga berpengaruh langsung terhadap kualitas Pemilu.
Senin, 29 Des 2025 13:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto