Program MBG Berdayakan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
Minggu, 11 Mei 2025 10:44
Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sabtu, (10/05/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, turut memberdayakan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.
Hal ini disampaikan saat sosialisasi yang dilakukan Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sabtu, (10/05/2025).
Sosialisasi ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi dan mengurangi kasus stunting di masyarakat. Kegiatan sosialisasi program MBG dilaksanakan di Vann In Sky Makassar pada pukul 14.00 WIB.
Acara sosialisasi program MBG diikuti oleh 300-an peserta dan juga tokoh masyarakat setempat. Juga dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mochamad Halim, serta Dosen Universitas Hasanuddin Antropologi Hadisaputra.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi menjelaskan bahwa program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan gizi, khususnya bagi anak-anak sekolah.
“Selain gizi, program MBG bertujuan untuk memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Studi dari World Bank pada tahun 2024 menunjukkan bahwa pemberian makan bergizi tidak hanya meningkatkan tingkat kehadiran dan partisipasi anak di sekolah, tetapi juga mengurangi angka malnutrisi dan stunting,” terang Ashabul Kahfi.
Dalam kesempatan yang sama, pewakilan BGN Mochamad Halim memaparkan tujuan dari program MBG untuk meningkatkan gizi berkualitas, kualitas SDM, serta pemenuhan gizi bagi manusia.
“Harapannya dengan adanya gizi yang di berikan pada masyarakat dengan program ini akan meningkat gizi berkualitas pada masyarakat,” jelas Mochamad Halim.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis Badan Gizi Nasional yang bertujuan untuk pemenuhan gizi dan peningkatan pengetahuan gizi sasaran peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres tahun 2024) dalam rangka mendukung terwujudnya generasi emas menuju Indonesia 2045.
Hal ini disampaikan saat sosialisasi yang dilakukan Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sabtu, (10/05/2025).
Sosialisasi ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi dan mengurangi kasus stunting di masyarakat. Kegiatan sosialisasi program MBG dilaksanakan di Vann In Sky Makassar pada pukul 14.00 WIB.
Acara sosialisasi program MBG diikuti oleh 300-an peserta dan juga tokoh masyarakat setempat. Juga dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mochamad Halim, serta Dosen Universitas Hasanuddin Antropologi Hadisaputra.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi menjelaskan bahwa program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan gizi, khususnya bagi anak-anak sekolah.
“Selain gizi, program MBG bertujuan untuk memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Studi dari World Bank pada tahun 2024 menunjukkan bahwa pemberian makan bergizi tidak hanya meningkatkan tingkat kehadiran dan partisipasi anak di sekolah, tetapi juga mengurangi angka malnutrisi dan stunting,” terang Ashabul Kahfi.
Dalam kesempatan yang sama, pewakilan BGN Mochamad Halim memaparkan tujuan dari program MBG untuk meningkatkan gizi berkualitas, kualitas SDM, serta pemenuhan gizi bagi manusia.
“Harapannya dengan adanya gizi yang di berikan pada masyarakat dengan program ini akan meningkat gizi berkualitas pada masyarakat,” jelas Mochamad Halim.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis Badan Gizi Nasional yang bertujuan untuk pemenuhan gizi dan peningkatan pengetahuan gizi sasaran peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres tahun 2024) dalam rangka mendukung terwujudnya generasi emas menuju Indonesia 2045.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Menko Pangan Bareng Pemkab Gowa Perketat Kontrol Mutu MBG Jelang Ramadan
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan Program MBG berjalan sesuai standar mutu, terutama menjelang Ramadan.
Jum'at, 06 Feb 2026 20:08
Sulsel
Wabup Gowa Nilai Program MBG Dukung Penurunan Stunting
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri peresmian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Romang Lompoa, Kecamatan Bajeng Barat, Minggu (11/1).
Senin, 12 Jan 2026 10:35
Sulsel
Bupati Sidrap Antar Langsung Makanan Bergizi Gratis, Murid Sambut dengan Ceria
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif mengantar langsung makanan bergizi gratis ke sejumlah sekolah di Kecamatan Watang Sidenreng, Senin (27/10/2025).
Senin, 27 Okt 2025 14:05
Sulsel
Belatung Ditemukan Meliuk-liuk di Menu MBG, Kinerja SPPI Jeneponto Disorot
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, setelah ditemukan belatung meliuk-liuk dalam menu MBG siswa yang diduga terjadi di SD Negeri 8
Sabtu, 25 Okt 2025 10:48
Sulsel
Guru di Tarowang Jeneponto Temukan Makanan Basi di Menu MBG
Pasalnya, ditemukan makanan diduga tidak layak konsumsi. Makanan tersebut sudah basi namun tetap disalurkan ke salah satu sekolah dasar penerima program di Kecamatan Tarowang.
Selasa, 21 Okt 2025 13:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
2
Prodi Rekayasa Industri UNM Sosialisasi Jalur Masuk dan Beasiswa di SMKN 2 Makassar
3
38.760 Warga Makassar Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
4
OTT yang Kehilangan Rasa Malu
5
Kemenkum Sulsel Akan Gelar Rakor Pembentukan Produk Hukum Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
2
Prodi Rekayasa Industri UNM Sosialisasi Jalur Masuk dan Beasiswa di SMKN 2 Makassar
3
38.760 Warga Makassar Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
4
OTT yang Kehilangan Rasa Malu
5
Kemenkum Sulsel Akan Gelar Rakor Pembentukan Produk Hukum Daerah