Rangga Lakukan Pengawasan Pelaksanaan APBD di Desa Bontosunggu Takalar
Minggu, 16 Apr 2023 21:28
Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga bertemu warga di Desa Bontosunggu, Takalar. Foto: Humas Fraksi Golkar
TAKALAR - Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga melakukan pengawasan pelaksanaan APBD Provinsi Sulawesi Selata di Desa Bontosunggu Kecamatan Galesong Utara pada Ahad, 16 April 2023.
Rangga mengatakan, lokasi yang dikunjunginya ialah titik pertama dalam kegiatan pengawasan. Mereka yang hadir mayoritas dari masyarakat tani dan nelayan yang ada di desa ini.
“Sebenarnya jumlah undangan yang disebar staf ahli selaku pendamping sebanyak 100 lembar, namun peserta yang hadir melebihi jumlah undangan yang diedarkan,” kata Rangga.
Politisi Golkar ini memberikan penjelasan tentang maksud dan tujuan dari kegiatan pengawasan ini diprogramkan dalam rencana kerja DPRD Sulsel. Bahwa untuk mengoptimalkan setiap penggunaan dana APBD Provinsi Sulsel.
Dia bilang, tentu dibutuhkan pengawasan yang maksimal agar apa yang menjadi harapan masyarakat dapat tercapai dan kualitas dari setiap kegiatan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sehingga pemantauan secara langsung, masukan dan informasi dari masyarakat sangat diperlukan agar setiap penggunaan APBD dapat tepat sasaran. Sehingga semakin mempercepat laju pertumbuhan dan perputaran ekonomi yang ada di wilayah kelurahan dan desa,” bebernya.
"Yang implikasinya diharapkan dapat semakin mendorong percepatan peningkatan perekonomian di wilayah Sulawesi Selatan," lanjutnya.
Lebih lanjut Rangga memberikan motivasi, dorongan dan mengharapkan kepada semua peserta yang hadir dalam kegiatan pengawasan ini untuk menjadi mediator utama untuk menyampaikan secara luas ke masyarakat lainnya.
"Saya mengharapkan keaktifan masyarakat dalam mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan dan dibiayai APBD Pemprov Sulsel," kuncinya.
Salah satu tokoh masyarat, Daeng Erang meminta kepada Rangga agar wilayahnya bisa dipriritaskan pemberian bantuannya. “Kami harap kepada Pak Rangga untuk memperjuangkan desa kami di DPRD,” harapnya.
Rangga mengatakan, lokasi yang dikunjunginya ialah titik pertama dalam kegiatan pengawasan. Mereka yang hadir mayoritas dari masyarakat tani dan nelayan yang ada di desa ini.
“Sebenarnya jumlah undangan yang disebar staf ahli selaku pendamping sebanyak 100 lembar, namun peserta yang hadir melebihi jumlah undangan yang diedarkan,” kata Rangga.
Politisi Golkar ini memberikan penjelasan tentang maksud dan tujuan dari kegiatan pengawasan ini diprogramkan dalam rencana kerja DPRD Sulsel. Bahwa untuk mengoptimalkan setiap penggunaan dana APBD Provinsi Sulsel.
Dia bilang, tentu dibutuhkan pengawasan yang maksimal agar apa yang menjadi harapan masyarakat dapat tercapai dan kualitas dari setiap kegiatan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sehingga pemantauan secara langsung, masukan dan informasi dari masyarakat sangat diperlukan agar setiap penggunaan APBD dapat tepat sasaran. Sehingga semakin mempercepat laju pertumbuhan dan perputaran ekonomi yang ada di wilayah kelurahan dan desa,” bebernya.
"Yang implikasinya diharapkan dapat semakin mendorong percepatan peningkatan perekonomian di wilayah Sulawesi Selatan," lanjutnya.
Lebih lanjut Rangga memberikan motivasi, dorongan dan mengharapkan kepada semua peserta yang hadir dalam kegiatan pengawasan ini untuk menjadi mediator utama untuk menyampaikan secara luas ke masyarakat lainnya.
"Saya mengharapkan keaktifan masyarakat dalam mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan dan dibiayai APBD Pemprov Sulsel," kuncinya.
Salah satu tokoh masyarat, Daeng Erang meminta kepada Rangga agar wilayahnya bisa dipriritaskan pemberian bantuannya. “Kami harap kepada Pak Rangga untuk memperjuangkan desa kami di DPRD,” harapnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 16:22
News
Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Kolektif
Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026 berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel sebesar 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y), disertai peningkatan penyerapan tenaga kerja serta membaiknya kualitas pekerjaan masyarakat.
Senin, 11 Mei 2026 10:40
Ekbis
Muslim Life Fair Makassar 2026 Sukses Digelar, Perkuat Ekonomi Syariah di Indonesia Timur
Muslim Life Fair pertama di luar Pulau Jawa ini membuka peluang lebih luas bagi pengembangan pasar halal & penguatan ekosistem UMKM di kawasan Indonesia timur.
Kamis, 07 Mei 2026 09:02
Ekbis
BI Sulsel Dorong Efisiensi dan Akselerasi Investasi Lewat DTM PINISI SULTAN 2026
Pemprov Sulsel bersama Kantor Perwakilan BI Sulsel menggelar Dedicated Team Meeting (DTM) Forum PINISI SULTAN yang dirangkaikan dengan Kick-Off South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
Kamis, 30 Apr 2026 12:07
News
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam penanggulangan bencana.
Rabu, 29 Apr 2026 18:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
5
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
5
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi