Kubu Naili-Ome Nilai Kuasa Hukum RMB-ATK Soal LHKPN Mengada-ada
Rabu, 25 Jun 2025 20:10
Calon Wakil Wali Kota Palopo terpilih, Akhmad Syarifuddin (Ome) bersama dengan kuasa hukumnya, Baihaki. Foto: Istimewa
PALOPO - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Naili TrisaL dan Akhmad Syarifuddin (Naili-Ome) menilai pernyataan kuasa hukum Rahmat Masri Bandaso-Andi Tenri Karta (RMB-ATK), Wahyu Kasrul terkait LHKPN mengada-ada, bahkan menyesatkan.
Hal itu diungkapkan Baihaki, kuasa hukum Naili-Ome, Rabu 25 Juni 2025. "Itu (LHKPN) pernyataan yang mengada-ada, bahkan sangat menyesatkan karena tidak didasari alat bukti," katanya.
Sebelumnya, dalam persidangan perdana yang digelar di Mahkamah Konstitusi pada 17 Juni 2025, Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya juga menyoal Naili Trisal yang diduga tidak melaporkan LHKPN sebagai syarat calon.
Selain terkait LHKPN, RMB-ATK juga menyoal laporan pajak tahunan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin yang dituding tidak mengumumkan bahwa dirinya pernah dipidana penjara.
"Sejak awal kami (kuasa hukum Naili-Ome) menilai gugatan paslon kosong tiga (RMB-ATK) sangat lemah karena semua yang didalilkan mengada-ada, bahkan terkesan ngarang," kata Baihaki.
Baihaki menuturkan, Naili adalah warga negara yang taat pajak dan laporan SPT selama lima tahun terakhir telah sesuai prosedur.
Hal ini dibuktikan dengan surat keterangan bebas fiskal yang dikeluarkan oleh DJP Tanjung Priok tanggal 19 Maret 2025, sebelum penetapan calon wali kota oleh KPU provinsi dan seluruh proses klarifikasi serta perbaikan juga telah dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara.
Terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibuktikan dengan tanda terima LHKPN yang dikeluarkan KPK per tanggal 21 Maret 2025.
"Sekali lagi, apa yang disampaikan kuasa hukum penggugat (RMB-ATK) pada persidangan di MK adalah tidak benar dan terkesan hanya ingin menggiring opini publik yang menyesatkan," katanya.
Mengenai dalil gugatan terhadap calon Wakil Wali Kota, Ahmad Syarifuddin, terkait status mantan terpidana, hal ini dianggap sebagai tuduhan yang tidak berdasar. Sebab, status tersebut telah tercantum dalam SKCK dan telah disampaikan ke media.
Akhmad Syarifuddin mengumumkan stausnya sebagai mantan terpidana di media massa tanggal 7 Maret 2025. Selain itu, juga diumumkan melalui media sosial dan tempat umum sebelum msa pendaftaran ke KPU.
Bahkan, Akhmad Syarifuddin kembali mengumumkan satusnya sebagai mantan terpidana tanggal 8 April 2025 setelah ada rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo.
Dalam SKCK, Akhmad Syarifuddin juga mencantumkan stausnya sebagai mantan terpidana.
"Bukan hanya itu, klien kami juga menyertakan surat keterangan bukan pelaku kejahatan berulang dari kejaksaan sebagai pengganti surat keterangan dari pengadilan sesuai rekomendasi dari KPU," kata Baihaki.
Akhmad Syarifuddin menyertakan surat keterangan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIa Palopo yang menerangkan bahwa dirinya tidak pernah menjalani kurungan badan. Hal ini sesuai dengan rekomendasi KPU.
"Kami (tim hukum) yakin bahwa MK akan menolak seluruh dalil pemohon dan tetap menetapkan pasangan 04 (Naili-Ome) sebagai walikota dan wakil walikota terpilih Kota Palopo," tegas Baihaki.
Baihaki juga meminta semua pihak agar tidak menyebar isu yang sifatnya provokatif dan terkesan membentuk opini sesat agar situasi kondusif di Kota Palopo tetap terjaga.
Hal itu diungkapkan Baihaki, kuasa hukum Naili-Ome, Rabu 25 Juni 2025. "Itu (LHKPN) pernyataan yang mengada-ada, bahkan sangat menyesatkan karena tidak didasari alat bukti," katanya.
Sebelumnya, dalam persidangan perdana yang digelar di Mahkamah Konstitusi pada 17 Juni 2025, Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya juga menyoal Naili Trisal yang diduga tidak melaporkan LHKPN sebagai syarat calon.
Selain terkait LHKPN, RMB-ATK juga menyoal laporan pajak tahunan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin yang dituding tidak mengumumkan bahwa dirinya pernah dipidana penjara.
"Sejak awal kami (kuasa hukum Naili-Ome) menilai gugatan paslon kosong tiga (RMB-ATK) sangat lemah karena semua yang didalilkan mengada-ada, bahkan terkesan ngarang," kata Baihaki.
Baihaki menuturkan, Naili adalah warga negara yang taat pajak dan laporan SPT selama lima tahun terakhir telah sesuai prosedur.
Hal ini dibuktikan dengan surat keterangan bebas fiskal yang dikeluarkan oleh DJP Tanjung Priok tanggal 19 Maret 2025, sebelum penetapan calon wali kota oleh KPU provinsi dan seluruh proses klarifikasi serta perbaikan juga telah dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara.
Terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibuktikan dengan tanda terima LHKPN yang dikeluarkan KPK per tanggal 21 Maret 2025.
"Sekali lagi, apa yang disampaikan kuasa hukum penggugat (RMB-ATK) pada persidangan di MK adalah tidak benar dan terkesan hanya ingin menggiring opini publik yang menyesatkan," katanya.
Mengenai dalil gugatan terhadap calon Wakil Wali Kota, Ahmad Syarifuddin, terkait status mantan terpidana, hal ini dianggap sebagai tuduhan yang tidak berdasar. Sebab, status tersebut telah tercantum dalam SKCK dan telah disampaikan ke media.
Akhmad Syarifuddin mengumumkan stausnya sebagai mantan terpidana di media massa tanggal 7 Maret 2025. Selain itu, juga diumumkan melalui media sosial dan tempat umum sebelum msa pendaftaran ke KPU.
Bahkan, Akhmad Syarifuddin kembali mengumumkan satusnya sebagai mantan terpidana tanggal 8 April 2025 setelah ada rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo.
Dalam SKCK, Akhmad Syarifuddin juga mencantumkan stausnya sebagai mantan terpidana.
"Bukan hanya itu, klien kami juga menyertakan surat keterangan bukan pelaku kejahatan berulang dari kejaksaan sebagai pengganti surat keterangan dari pengadilan sesuai rekomendasi dari KPU," kata Baihaki.
Akhmad Syarifuddin menyertakan surat keterangan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIa Palopo yang menerangkan bahwa dirinya tidak pernah menjalani kurungan badan. Hal ini sesuai dengan rekomendasi KPU.
"Kami (tim hukum) yakin bahwa MK akan menolak seluruh dalil pemohon dan tetap menetapkan pasangan 04 (Naili-Ome) sebagai walikota dan wakil walikota terpilih Kota Palopo," tegas Baihaki.
Baihaki juga meminta semua pihak agar tidak menyebar isu yang sifatnya provokatif dan terkesan membentuk opini sesat agar situasi kondusif di Kota Palopo tetap terjaga.
(UMI)
Berita Terkait
News
Tamsil Linrung Tegaskan Dinamika Putusan MK Tak Boleh Ganggu Tugas Presiden
Wakil Ketua Umum DPD RI, Tamsil Linrung, bersilaturahmi dengan sejumlah awak media di Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).
Selasa, 20 Okt 2026 15:01
News
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 mengenai persoalan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyisakan pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar persoalan ijazah: apakah keadilan substantif telah benar-benar menemukan tempatnya
Rabu, 07 Okt 2026 12:42
News
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA
MK menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang menjadi dasar penyetaraan dengan pendidikan paling rendah SMA atau sederajat.
Rabu, 07 Okt 2026 07:42
Ekbis
OJK Izinkan Manfaat Pensiun Dibayar Sekaligus Sesuai Putusan MK
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan kebijakan baru terkait pembayaran manfaat pensiun sebagai tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 139/PUU-XXIII/2025 dan Nomor 164/PUU-XXIII/2025.
Selasa, 14 Jul 2026 08:50
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang GIIAS Makassar 2026, Suzuki Ungkap Penjualan Tumbuh 39% di Sulsel
2
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
3
Asa Baru Sepak Bola, Appi Resmi Pimpin Asprov PSSI Sulsel Periode 2026–2030
4
Kantongi 19 Suara, Patarai Amir Kembalikan Formulir Bakal Calon Ketua Golkar Maros
5
AMI Awards 2026, Wujud Komitmen Majukan Musik Nusantara hingga ke Kancah Internasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang GIIAS Makassar 2026, Suzuki Ungkap Penjualan Tumbuh 39% di Sulsel
2
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
3
Asa Baru Sepak Bola, Appi Resmi Pimpin Asprov PSSI Sulsel Periode 2026–2030
4
Kantongi 19 Suara, Patarai Amir Kembalikan Formulir Bakal Calon Ketua Golkar Maros
5
AMI Awards 2026, Wujud Komitmen Majukan Musik Nusantara hingga ke Kancah Internasional